Kreator Video Nakal Tifa Bernama Shirakami Ditangkap Polisi

Video Nakal Tifa Shirakami – Karakter Tifa dari game Final Fantasy VII memang sangat populer bagi kalangan gamer. Saking populernya, banyak kreator membuat berbagai macam konten untuk mengabadikan kehebatan Tifa, dari konten yang normal bisa dinikmati semua umur sampai “konten nakal” untuk orang dewasa.

Ada banyak nama kreator populer yang ada di internet. Namun baru-baru ini salah satu dari kreator tersebut dikabarkan baru saja ditangkap oleh pihak Kepolisian di Cina.

Kepolisian di Cina Menangkap Salah Satu Kreator Video Nakal Tifa

Video Nakal Tifa Shirakami
Salah satu kreator yang membuat video nakal Tifa dan banyak karakter Genshin Impact ditangkap oleh Kepolisian Cina
(Sumber: Jiangxi Public Security)

Dilansir dari pengumuman yang diberikan oleh pihak kepolisian Jiangxi Public Security, mereka baru saja menangkap seorang pelaku yang membuat berbagai video konten “nakal”, mulai dari banyak karakter Genshin Impact dan paling populer Tifa dari Final Fantasy VII. Di Patreon, pelaku menggunakan nama sebagai Shirakami.

Pelaku diketahui membuat berbagai macam animasi video “nakal” yang dia pelajari di internet. Dengan bakat animasi buatannya, dia membuat video tersebut sebagai konten berbayar untuk menarik perhatian para audiens yang ingin membelinya di Patreon.

Berdasarkan hasil laporan, sang kreator telah membuat sebanyak 84 “video nakal” dengan berbagai macam karakter yang mampu menghasilkan pendapatan sekitar 1,83 juta Yuan atau sekitar Rp 3,84 Miliar.

Hasil Laporan dari Pihak Kepolisian

Tifa Shirakami
Pelaku diketahui pemilik akun Patreon bernama “Shirakami”
(Sumber: Jiangxi Public Security)

Ketika ditangkap, pihak kepolisian telah menemukan berbagai macam barang bukti, mulai dari PC disertai banyak data-data yang ada di dalamnya, termasuk karya “video nakal” yang dibuat oleh Shirakami.

Pelaku langsung mengakui perbuatannya tersebut telah melanggar hukum di Cina. Dia meminta maaf karena telah melakukan hal ini dan tidak menduga kalau pihak Kepolisian Cina berhasil menemukan jejaknya yang padahal sudah menggunakan platform luar negeri seperti Patreon.

Video Nakal Tifa Ditangkap
Pelau kooperatif ketika akan diinterogasi oleh pihak kepolisian
(Sumber: Jiangxi Public Security)

Setelah dirinya ditangkap, dia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi mau berapa pun orang membayarnya. Dia juga akan berusaha kooperatif dengan pihak kepolisan ketika interogasi dilakukan.

Setelah kejadian ini terjadi, diketahui banyak kreator yang berprofesi sama seperti Shirakami dari Cina mulai was-was dengan apa yang mereka lakukan. Bahkan ada salah satu dari mereka yang berencana memutuskan untuk berhenti membuat kontennya.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tifa Lockhart atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Fitur Video Message WhatsApp Bakal Dihadirkan

WhatsApp menjadi salah satu aplikasi instant messaging milik Meta yang paling banyak digunakan di berbagai kalangan. Fitur voice call dan video call sudah ada, ditambah dengan voice message (atau yang lebih akrab disebut ‘VN‘) juga sudah disediakan buat kalian yang ingin ngomong panjang tapi males ngetik.

Ia telah hadir melengkapi fitur – fitur yang diperlukan dalam sebuah aplikasi instant messaging. Dan kali ini, mereka umumkan pula bakal hadirkan fitur video message WhatsApp! Seperti apa cara kerjanya?

Fitur Video Message WhatsApp

fitur video message whatsapp
Fitur baru WA, nih!

WhatsApp akhirnya hadirkan fitur menerima dan mengirim sebuah video message yang berdurasi 60 detik yang akan diproteksi oleh end-to-end encryption milik WhatsApp. Cara kerjanya kurang lebih sama seperti Voice Message atau VN, namun, kali ini kamu bisa sertakan video di dalamnya.

Jadi, ikon yang biasa dipakai untuk mengirim voice message kini juga dijadikan sebagai tombol mengirim video message. Kalian hanya perlu menekannya dan menahan tombol untuk mulai merekam sebagaimana mengirim VN.

fitur video message whatsapp
Video Message di WhatsApp

Dan ketika kamu melepas tombolnya, maka video akan secara otomatis terkirim. Kamu juga bisa swipe up untuk mengunci tombol jadi kamu ga perlu capek – capek menekan tombol terus menerus. Lagi, fiturnya mirip dengan VN.

Video yang dikirim akan secara otomatis terputar dalam keadaan mute di dalam chat. Ketika kamu tap video ketika ia sedang terputar, maka akan secara otomatis mengaktifkan suara dari video message yang dikirim.

Dikabarkan fitur ini akan hadir untuk seluruh pengguna WhatsApp dalam beberapa minggu ke depan. Duh, gak sabar deh pengen coba fitur baru ini!

Norwegia Denda Meta Rp1,5 Miliar per Hari Jika Tidak Atasi Masalah Privasi

Norwegia denda Meta

Permasalahan yang melanda perusahaan Meta belum juga ditemukan duduk perkaranya, ditambah setelah mereka luncurkan Threads sebagai sosial media baru yang lakunya bukan main, namun juga melahirkan banyak penjahat cyber.

Praktiknya dalam melacak pengguna Instagram dan Facebook untuk iklan bertarget mengantarkan Badan Perlindungan Data Norwegia menggelar siaran pers pada hari Senin (17/07) kemarin.

Sebenarnya apa yang terjadi? Langsung intip penjelasannya di artikel ini, brott!


Baca juga informasi menarik Gamebrott terkait Tech atau artikel lainnya dari Sofie Diana. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Akt Animation dan Kreator Video Nakal Genshin Impact Mulai Hapus Postingan

Kreator Video Nakal Genshin Impact Akt Animation – Beberapa waktu yang lalu, para penyelam internet mendapatkan kabar kalau salah satu kreator video “nakal” Tifa dan juga Genshin Impact dikabarkan telah ditangkap.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, kreator dengan nama Shirakami ditangkap dengan beberapa kasus yang menjerat dirinya terkait konten video “nakal” yang dia buat. Ternyata kasus tersebut mendapatkan berbagai respon termasuk juga kreator lain yang memiliki profesi yang sama dengan kreator tersebut.

Kreator Video Nakal Genshin Impact dan Honkai Impact 3rd Mulai Hapus Postingan di Platform Cina

Video Nakal Tifa Shirakami
Kreator video “nakal” Tifa dan juga Genshin baru-baru ini ditangkap kepolisian di Cina

Dan baru-baru ini muncul sebuah kabar kalau banyak kreator video “nakal” seperti Shirakami, mulai menghapus postingan mereka di akun platform Cina maupun juga Global. Salah satunya adalah kreator Akt.

Melalui akun Twitter miliknya, dia mengatakan sudah mendapatkan banyak pesan dari followers-nya setelah kejadian penangkapan dari kreator Shirakami. Banyak dari mereka memberikan saran untuk segera menghapus akun miliknya yang ada di platform Cina dimana hal tersebut akan dia lakukan.

Kreator Video Nakal Genshin Impact
If you know, you know

Untuk jaga-jaga, dia juga tidak akan menghubungi pihak server domestik ataupun website dalam beberapa waktu kedepan. Hal ini bertujuan agar kejadian yang dialami oleh kreator video “nakal” sebelumnya terjadi tidak menimpa dirinya.

Akt Animation Sudah Tidak Tinggal di Cina

Akt Animation
Dan mereka hidup bahagia selamanya

Namun pada tweet lanjutan dari postingan sebelumnya, dia tidak jadi menghapus akun di platform Cina karena bakal repot mengurus membuat akun baru. Dia akan mencoba membuat berbagai konten video lucu pada akun yang sudah lama dibuatnya.

Sementara postingan di beberapa platform Global miliknya seperti Patreon, tampaknya postingan hasil “karya” dia masih ada di sana.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, diketahui Akt sudah menghapus beberapa postingan di akun miliknya pada platform Cina yang menunjuk pada pekerjaan sebagai kreator video “nakal”. Selain itu, diketahui dia juga sudah tidak tinggal di Cina pada saat postingan tersebut dibuat.

Selain kreator Akt, saya menemukan beberapa kreator video “nakal” lainnya mulai menghapus postingan maupun akun sosial media mereka di platform Cina dan juga Global. Saya tidak akan menyebut siapa nama kreatornya. Kalian bisa menemukannya sendiri di beberapa forum.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Genshin, HI3 atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Runway Gen 2 Diperkenalkan, AI Kini Bisa Ubah Foto Menjadi Video

Kemampuan dari AI dalam memudahkan keseharian umat manusia tampak makin nyata saja. Hal itu dibuktikan dengan diperkenalkannya Runway Gen 2, di mana AI tersebut mampu ubah foto menjadi video. Jadi, apakah ini akan menjadi masa keemasan untuk kecerdasan buatan karena mampu sulap foto menjadi video?

Runway Gen 2 Bolehkanmu Sulap Foto Jadi Video

Tahun ini tampaknya merupakan masa keemasan kecerdasan buatan. Hal tersebut dibuktikan dengan berkembangnya AI yang tidak hanya terbatas perintah berdasarkan teks saja. Malahan, kali ini kami mendapati AI yang mampu menyulap foto menjadi video hanya dengan bermodalkan teks dan foto yang akan menjadi dasar.

Runway Gen 1 Ai Kecerdasan Buatan
Meneruskan jejak dari generasi terdahulu

Runway Research kali ini hadirkan Runway Gen 2 untuk meneruskan generasi pertamanya yang telah luncur pada awal tahun 2023 silam. Tentu saja lalui Runway Gen 2 ini kemungkinan besar menjadi puncak keemasan dari kecerdasan buatan yang kita ketahui.

Bila Runway Gen 1 masih membutuhkan video untuk dapat menciptakan video lainnya, tidak dengan penerusnya yang kini hanya membutuhkan kombinasi gambar dan teks untuk dapat menciptakan video dengan durasi pendek sesuai keinginan dari penggunanya.

Bukti Nyata Kecerdasan Buatan Makin Dicari

Berbekal rasa penasaran, tidak pake lama kami langsung menjajalnya untuk menyulap foto menjadi video. Langsung saja kami asal comot gambar yang ada di internet, kemudian memasukkan teks atau prompt untuk menciptakan video dari AI yang menarik.

Empat Preview Dari Prompt Kecerdasan Buatan
Ada empat gambar yang bisa dipilih untuk dijadikan video

Sebagaimana yang dapat kalian lihat di atas, hasil dari kecerdasan buatan yang dikembangkan oleh Runway Research ini ternyata tidak main-main. Hasilnya bisa dikatakan bagus, bahkan meski untuk ukuran prompt gratisan dan sederhana.

Prompt Dengan Runway Gen 2 Model Benu
Keren sih bisa buat AI hanya dengan bermodalkan teks

Menariknya, Runway Gen 2 ini memiliki standar komunitasnya tersendiri, di mana saat kami coba mengupload gambar sosok ‘inspiratif’, kami mendapatkan pemberitahuan di mana gambar yang kami upload melanggar standar komunitas.

Melanggar Standar Komunitas Ai Runway Gen 2
Ada standar komunitas yang lumayan membatasi kreativitas

Namun, terlepas dari masalah kecil tersebut, kami merasa kehadiran dari kecerdasan buatan yang mampu menyulap foto jadi video ini masih bisa kita manfaatkan untuk menciptakan video pendek yang kocak untuk konsumsi pribadi atau bersama dengan teman.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Twitter X Konfirmasi akan Masukkan Fitur Video Call

Untuk meningkatkan pengalaman para user, platform media sosial Twitter X konfirmasi akan masukkan fitur video call. Di mana sesuai namanya, fitur tersebut akan memudahkan kita untuk dapat lakukan video call layaknya aplikasi yang umum kita gunakan semacam WhatsApp.

Twitter X Konfirmasi akan Masukkan Fitur Video Call

Fitur Video Call Di Twitter X
Goda fitur video call di Twitter X

Ketika kita ingin mengembangkan aplikasi menjadi lebih baik, biasanya para pengembang bakal memasukkan satu dua fitur baru untuk dapat menambah fungsional dari aplikasi terkait. Kali ini, fitur video call bakal dimasukkan ke dalam Twitter yang kini sudah berubah namanya menjadi X tersebut.

Melansir informasi dari CNBC, Twitter atau X kedapatan tengah mengembangkan fitur video call untuk platform-nya. Hal tersebut telah dikonfirmasi oleh CEO Twitter, Linda Yaccarino pada wawancaranya dengan CNBC, di mana kehadiran fitur tersebut tentunya akan memudahkan para user untuk senantiasa dapat tetap terhubung.

Twitter X Konfirmasi Kehadiran Video Call
Twitter X konfirmasi kehadiran fitur tersebut

Dalam wawancara tersebut, Linda Yaccarino mengatakan user nantinya akan dapat melakukan video call tanpa harus membagikan nomor telepon. Menurutnya, fitur ini akan menjadi lompatan untuk jadikan platform ini menjadi aplikasi serba bisa yang senantiasa dibutuhkan generasi zaman now.

Langkah Awal untuk Jadikan Twitter X Menjadi Aplikasi Serba Bisa

Video Call Di Twitter X
Linda Yaccarino mewakili Twitter X dalam memberikan konfirmasi

Linda Yaccarino, mewakili Twitter X konfirmasi bahwa fitur ini adalah langkah awal menuju aplikasi serba bisa. Linda menambahkan bahwa ini merupakan impian dari Elon Musk untuk membuat aplikasi serba bisa dengan tujuan untuk ‘membebaskan’ Twitter dari kungkungan ‘media sosial’ secara umum.

Untuk mewujudkan hal tersebut, tidaklah heran bila kita melihat implementasi bermacam fitur ambisius semacam benefit tertentu untuk user yang lakukan verifikasi atau centang biru, termasuk dukungan jumlah kata maksimal mencapai 25.000 kata.

Kemungkinan ini juga erat kaitannya dengan cuitan Elon pada 4 Agustus silam, di mana dalam cuitannya Elon mengatakan bahwa fitur live video telah bekerja tanpa masalah, dan user cukup menekan ikon kamera saat kita akan memposting.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

YouTuber Kwebbelkop Dikecam Karena Gunakan AI untuk Semua Video Terbarunya

Kehadiran AI terbukti mampu mudahkan kehidupan umat manusia. Namun, tidak dengan YouTuber Kwebbelkop, yang baru-baru ini dikecam oleh fans-nya karena gunakan AI untuk semua video terbarunya. Lah, memangnya kenapa yah?

Gunakan AI, YouTuber Kwebbelkop Kena Kecam

Ai Youtuber Kwebbelkop
Membuat konten dengan AI, gantikan manusia aslinya

Di zaman now, ada banyak sekali fitur kecerdasan buatan atau AI yang dapat menunjang produktivitas umat manusia. Entah itu untuk menambah referensi, membuat visualisasi, maupun hal-hal lainnya yang mungkin dirasa sukar untuk dilakukan secara terus-menerus.

Mungkin hal inilah yang muncul di benak YouTuber Kwebbelkop, yang mana baru-baru ini gunakan AI untuk gantikan dirinya saat membuat konten di platform tersebut. Bukannya mendapatkan pujian atas kreativitasnya, YouTuber tersebut justru dikecam oleh fans-nya, setidaknya dari yang kami lansir dari Dexerto.

YouTuber Kwebbelkop yang memiliki nama asli Jordi Maxim van den Bussche tersebut awalnya mengira dengan dimasukkannya AI ke dalam semua kontennya justru akan membuat para fans-nya senang, mengingat AI perlahan sudah masuk ke hampir semua aktivitas kehidupan manusia.

Ai Dari Kwebbelkop
Demi meningkatkan produktivitas secara maksimum

Dikatakan AI yang dibuat sedemikian rupa menyerupai dirinya tersebut sudah diluncurkan semenjak awal bulan Agustus 2023. Di mana dirinya juga mengatakan AI tersebut akan gantikan dirinya membuat konten karena memang dirancang untuk menyerupai kreativitas dan cara ia bermain.

YouTuber tersebut juga beralasan bahwa dengan memanfaatkan AI justru akan memudahkan brand besar maupun influencer untuk senantiasa dikenal dengan satu personalitas, yang mungkin tidak bisa digantikan.

Respon dari Para Fans

Sebuah konten yang dibawa kreator tentunya mampu berikan hiburan tersendiri untuk para fans-nya. Sayangnya, hampir semua respon YouTuber Kwebbelkop ternyata tidak sesuai dengan yang diharapkan YouTuber tersebut. Respon dari para fans tersebut kami lansir dari salah satu video yang ia upload sekitar sembilan hari lalu.

Schlunt4532 Kwebbelkop

“YouTube seharusnya mengubah kebijakan di platform ini untuk membatasi konten berbasis AI. Sejujurnya ini adalah salah satu hal paling menyedihkan yang pernah kulihat.” – Schlunt4532

Tnovix2 Youtuber Kwebbelkop

“Jadi hanya itu alasanmu? Kamu merasa lelah membuat konten selama 10 tahun berturut-turut dan kamu inginkan AI untuk gantikanmu? Kurasa tidak akan ada yang menonton AI mengomentari permainan yang tidak kamu mainkan, dan bila ada, palingan hanya sekadar untuk memberikan dislike.” – TNovix2

Xoioti Fans Kwebbelkop

“Ini benar-benar memprihatinkan. Menurutku ini bukan hanya sekadar AI, namun hanya ‘Vtuber’ yang diubah namanya menjadi AI.” – Xoioti

Tidak hanya tiga komentar di atas, masih ada banyak sekali kecaman lainnya yang disayangkan oleh para fans Kwebbelkop yang kini mempercayakan semua kontennya untuk dikerjakan oleh AI.

Waduh, ada-ada saja yah, brott?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Linus Tech Tips Minta Maaf atas Kontroversi Video Review

Linus Tech Tips Minta Maaf – Siapa sih yang tidak kenal dengan Linus Sebastian bersama timnya Linus Tech Tips? Mereka selalu menghadirkan berbagai konten video teknologi, mulai dari rakit PC, review produk sampai beberapa tips dan trik yang bisa dipelajari oleh penontonnya.

Namun beberapa hari terakhir ini, Sebastian bersama tim Linus Tech Tips menghadapi sebuah masalah terkait dengan salah satu konten video produk. Apa yang sebenarnya terjadi?

Linus Tech Tips Minta Maaf Terkait Video Kontroversi Review Produk dari Mereka

Linus Tech Tips Minta Maaf
Kronologi kontroversi yang terjadi pada tim Linus Tech Tips

Kontroversi bermula pada 24 Juni kemarin ketika LTT mengulas prototype cooling block mahal buatan Billet Labs yang bernama Monoblock. Video tersebut dikritisi karena Linus mengujinya menggunakan GeForce RTX 4090. Padahal cooling block tersebut dirancang menggunakan GeForce 3090 Ti.

Tidak sampai situ, Gamers Nexus selaku kompetitor, melalui Editor-in-Chief nya, yaitu Steve Burke mengatakan bahwa LTT “menjual” cooling block tersebut setelah selesai mengulasnya. Hal tersebut dilakukan alih-alih mengembalikannya ke Billet Labs seperti kesepakatan di awal.

Dalam video berjudul “What do we do now?”, Linus Tech Tips menyampaikan permintaan maaf mereka sekaligus mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan semua produksi video selama seminggu sembari membuat perubahan internal guna meningkatkan kualitas konten-konten mereka.

Linus Cvo Bukan Akhir Dari Segalanya
Linus Sebastian

Video berdurasi 20 menitan itu menampilkan beberapa petinggi perusahaan seperti Terren Tong selaku CEO Linus Media Group, Yvonne Ho selaku CFO dan beberapa kepala dari departemen tertentu di perusahaan.

Linus sendiri muncul menjelang akhir video, di mana ia mengakui bahwa ia membuat situasi menjadi makin buruk ketika bereaksi terhadap kritikan yang menurutnya terlalu pribadi.

Ia meminta maaf atas kesalahan yang dibuatnya dalam video ulasan tersebut namun di sisi lain, tetap membela penanganan LTT di belakang layar. Ia mengatakan jika perusahaan telah mencoba memperbaiki situasi tersebut dengan Billet Labs sebelum diketahui secara luas.

Mantan Karyawan Linus Tech Tips Ungkap Lingkungan Kerja Toxic dan Pelecehan yang Diterimanya

Linustechtips
Linus Tech Tips

Di hari yang sama, Madison Reeve yang merupakan mantan Social Media Manager Linus Tech Tips memposting thread di Twitter/X. Ia mengatakan bahwa dirinya terpaksa meninggalkan perusahaan tersebut 2 tahun lalu karena lingkungan kerja yang toxic dan tekanan untuk memproduksi konten merusak kesehatan mentalnya.

Dalam thread tersebut, Madison juga mengatakan bahwa ia tidak merekomendasikan siapapun yang ia kenal untuk bekerja disana, terutama setelah ia mendapat perlakuan yang mengarah ke pelecehan seksual.

Menyusul tuduhan tersebut, Terren mengirim email ke beberapa media seperti Kotaku, The Verge dan PC Gamer dengan mengatakan jika penyelidik luar akan dipekerjakan untuk menyelidiki klaim yang dibuat Madison.

Itu karena ia merasa jika lingkungan kerja yang dideskripsikan Madison tidak sesuai dengan pengalamannya bersama tim sejak ia ditunjuk sebagai CEO enam minggu yang lalu.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Linus Tech Tips atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Video Persona 5 The Phantom X Tampilkan Versi Baru Kota Shinjuku

Persona 5 The Phantom X kembali dengan informasi terbaru lainnya yang hadir ke dalam game. Setelah menghadirkan karakter wanita baru, game juga memberikan perubahan signifikan kota Shinjuku, latar tempat yang menjadi inti cerita Phantom X nanti.

Perubahan apa sajakah yang ada di kota Shinjuku ini? Penasaran? Langsung saja kita ulik bersama!

Kota Shinjuku Baru di Video Persona 5 The Phantom X

Video Persona 5 The Phantom X
Shinjuku di Persona 5 The Phantom X

Perubahan kota Shinjuku ini dibagikan oleh Faz, di mana ia mendapatkan akses versi beta kedua Persona The Phantom X. Lewat videonya, Faz perlihatkan bagaimana kota Shinjuku kembali di spin-off ini.

Shinjuku kini terlihat lebih besar dua kali lipat dari area asli di Persona 5 Royal. Pemain dapat melihat toko – toko serta restoran baru sebagai latar belakang, menyusuri jalur dan gang baru yang tak dapat diakses sebelumnya, area – area menarik, dan NPC yang berbeda.

Selain itu, banyak pula arsitektur yang juga berubah di Persona 5 The Phantom X. Seperti gerbang merah Kabuchiko yang telah dipasang hingga mirip dengan aslinya. Beberapa lokasi klasik dari game original tetap dipertahankan, seperti kios ramalan Chihaya Mifune, palang persimpangan, teater, toko bunga, toko buku, dan banyak lagi.

Reaksi Para Penggemar

Video Persona 5 The Phantom X
Kagum dengan suasana baru Shinjuku

Para penggemar yang melihat hal ini pun terkesan dengan ragam tempat yang dapat mereka kunjungi di Shinjuku baru. Beberapa orang berkata bahwa video dari Faz tersebut ditampilkan pada siang hari, dan penasaran bagaimana suasananya saat di malam hari nanti.

Tak hanya itu, masih dengan harapan sama, mereka ingin game Persona 5 The Phantom X dirilis secara global dan tidak terbatas hanya di Tiongkok saja. Karena penggemar internasional juga ingin merasakan suasana kota Shinjuku baru meski telah beredar rumor bahwa game akan dirilis juga di pasar global.

Penampakan kota baru Shinjuku dapat kalian tonton di video ini:

Persona 5 The Phantom X hingga kini masih dalam tahap pengembangan untuk Mobile dan PC eksklusif di Tiongkok.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita Game atau artikel lainnya dari Nadia Haudina. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

YouTube Shorts Terlalu Sukses, YouTube Takut Format Video Panjang akan Ditinggal Pengguna

YouTube Shorts bisa dikatakan sebagai salah satu media untuk menguras waktu yang seru. Format video baru ini pun belakangan terakhir terus bertambah jumlah penontonnya. Video short form ini mulai berkembang sejak boomingnya trend Vine dan TikTok dimana konten yang mereka hasilkan semuanya adalah video berdurasi pendek.

YouTube pun tidak mau ketinggalan sepotong kue di dalam market yang sangat menguntungkan ini. Maka itu mereka mulai mengenalkan Shorts video sebagai fitur tambahan untuk bersaing dengan rival. Ternyata taktik ini malah sukses, atau lebih tepatnya terlalu sukses.

YouTube Shorts Terlalu Sukses, YouTube Takut Format Video Panjang Tidak Populer

youtube shorts terlalu sukses
Konten video pendek semakin populer di YouTube

Seorang senior staff YouTube menginformasikan lewat FinancialTimes (via Wccftech) kalau video berdurasi panjang bisa jadi terdampak resiko ditinggali pengguna karena kebanyakan berpindah ke format video pendek.

Bagi YouTube tentu ini bukanlah hal yang baik sepenuhnya karena video berdurasi panjang lebih mendatangkan profit dibanding video shorts yang durasinya tidak boleh lebih dari satu menit. Tapi, pengguna malah lebih suka terhadap konten yang singkat ini dibanding harus menonton satu video yang panjang dan menyita waktu.

youtube shorts terlalu sukses
Short form video yang belakangan ini semakin digandrungi

Pengaruhnya terhadap YouTube adalah konten Shorts lebih sedikit mendatangkan revenue iklan dibanding video berdurasi panjang. Video panjang bisa menampilkan lebih banyak iklan dan juga click through rate yang lebih tinggi.

YouTube Harus Bisa Balance Antara Short-Form dan Long-Form Video

youtube shorts terlalu sukses
YouTube harus bisa cari cara untuk mengatur keseimbangan

Wajar saja kesuksesan Shorts ini dinilai sebagai ancaman untuk keberlangsungan video panjang ke depan. Bagaimana pun juga, YouTube tentu mementingkan profit dari iklan dibanding hal lainnya terlebih dahulu.

Walau tidak dapat disangkal video panjang tetap bisa memberikan informasi yang lebih lengkap, dengan bergesernya trend market ke arah durasi video pendek, mau tidak mau YouTube juga harus bisa mencari keseimbangan yang tepat antara kedua format ini.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

YouTube Create, Aplikasi Editing Video YouTube adri Google Masuk Fase Beta

Siapa yang tidak kenal YouTube. Platform yang digunakan sebagai sarana unjuk kreativitas dalam bentuk video ini sudah menjadi raja di bidangnya. Tidak banyak yang bisa sesukses YouTube dalam menjadi sebuah platform berbagi video.

Kepopuleran YouTube berarti juga ada banyak konten kreator berjasa dibaliknya. Berkat YouTube pula belakangan ini aplikasi editing video mulai digandrungi pengguna awam. Hanya saja aplikasi sejenis Adobe Premiere atau Final Cut tentu menakutkan bagi awam yang baru mau coba pelajari. Google pun turun tangan soal ini dan merilis sebuah aplikasi pendamping YouTube.

Aplikasi YouTube Create untuk Edit Video YouTube di Mobile Masuk Fase Beta

youtube create
Aplikasi edit video dari Google

Melansir dari halaman blog YouTube, mereka merilis sebuah aplikasi baru untuk mobile bernama YouTube Create. Aplikasi ini digunakan sebagai media untuk editing video YouTube baik Shorts maupun video panjang dan sekarang sudah masuk fase beta.

Menurut Google, aplikasi ini akan tersedia secara gratis bagi pengguna untuk mengedit video YouTube dan menjadi salah satu sarana mempersingkat proses pembuatan video. Nantinya aplikasi ini akan berisikan fitur dasar yang diperlukan untuk editing video.

youtube create
Baru masuk fase beta

Contohnya seperti trimming dan editing yang presisi, sulih suara, teks keterangan otomatis, hingga pustaka berisikan efek, filter, transisi, dan musik tanpa royalti yang bisa pengguna manfaatkan.

Baru Tersedia di Beberapa Market

youtube create
Tidak perlu lagi pake aplikasi editing kompleks?

Semua ini menurut Google bisa digunakan tanpa perlu lagi bergantung pada aplikasi editing video tambahan yang kompleks dan tersedia secara langsung di perangkat mobile. Lalu kapan aplikasi ini tersedia?

Halaman tersebut katakan kalau aplikasi YouTube Create ini sudah masuk fase beta testing untuk beberapa negara. Belum dikabarkan kapan akan dirilis di global secara resmi. Yang jelasnya kita masih harus menunggu pengguna mereview apakah fitur ini benar-benar bisa gantikan Premiere atau bahkan Final Cut. Bagaimana menurut kalian soal aplikasi ini brott?


Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].