Cosplayer Satu Ini Agak-nya Terlalu Mendalami Sosok Karakter Tingyun

Sekitar beberapa hari yang lalu miHoYo melepas update 1.2 untuk game Honkai: Star Rail yang bawakan lembar cerita lanjutan petualangan akan keluarga Astral Express. Walau demikian, agaknya fans setuju bahwa sosok karakter Tingyun justru menjadi salah satu sorotan utama kali ini.

Tanpa terlalu memberikan spoiler apa yang terjadi dalam jalan ceritanya, sebut saja bahwa Tingyun melakukan gerakan head tilt yang mungkin sering kamu lihat di berbagai anime, terutama karya-karya besutan Shaft. Jika penasaran, kamu bisa cek detail lengkapnya pada artikel ini (awas spoiler).

Aksi-nya tersebut bisa dibilang membuat geger komunitas penggemar Honkai: Star Rail. Bahkan beberapa cosplayer pun mencoba tiru gerakan head tilt-nya tersebut saat ber-cosplay sebagai Tingyun. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh cosplayer asal China dengan panggilan Fluctuate_yzy.

Kamu bisa cek penampakkan cosplay Tingyun tersebut di bawah ini.

Tingyun Head Tilt Cosplay
via Weibo

Diketahui ia terus melakukan pose head tilt ini saat melakukan photoshoot, begitu juga saat melakukan sebuah livestream (red). Namun agaknya ia terlalu mendalami sosok karakter tersebut, sampai-sampai lehernya pun mengalami cedera.

Lewat postingan-nya di laman Weibo, sang cosplayer mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan lehernya memakai gips; semacam penyangga suatu bagian tubuh ketika mengalami cedera agar meminimalisir pergerakan saat proses penyembuhan.

Terlalu Mendalami Karakter Tingyun
Akibat terlalu mendalami karakternya

Tidak hanya para cosplayer saja yang nampaknya tertarik dengan hal ini, beberapa artist pun hadirkan karya-karya gambar dimana Tingyun mengalami cedera setelah melakukan pose head-tilt tersebut. Salah satunya seperti karya dari akun Twitter @Huoxing_0v0 di bawah ini.

Perlu diingat tentunya bahwa mengikut suatu tren adalah hal yang wajar, namun perlu diingat juga untuk sebaiknya tidak berlebihan dalam melakukan hal-hal tersebut, apalagi yang dapat mengancam nyawa. Kita harus ingat bahwa sejatinya kita ini adalah manusia dan bukan karakter anime.

Nah, menurut kalian bagaimana brott dengan tren yang tengah terjadi karena karakter Tingyun dalam game Honkai: Star Rail ini? Skuy, share pendapatmu di kolom komentar ya.


Baca juga informasi menarik atau artikel keren lainnya dari Andy Julianto. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Terlalu Cepat Selebrasi, Team Liquid Kalahkan Talon Esports di Riyadh Masters 2023 Playoffs Day 3

Riyadh Masters 2023 Playoffs Day 3 – Talon Esports yang merupakan salah satu tim kuat pada turnamen Riyadh Masters 2023 Dota 2 dan satu – satunya tim asal Asia Tenggara (SEA) yang bermain pada turnamen tersebut gagal mengamankan posisi Top 3 setelah kalah melawan Team Liquid.

Kekalahan tersebut membuat Talon Esports harus jatuh ke Lower Bracket dan akan bertemu pemenang dari pertarungan antara 9Pandas melawan Team Aster yang akan bertanding nanti malam.

Ronde 2 Upper Bracket Riyadh Masters 2023 Playoffs Day 3, Comeback Terbaik Tahun Ini?

Talon Esports Vs Team Liquid Riyadh Masters 2023 Playoffs Day 3
Talon Esports Vs Team Liquid Riyadh Masters 2023 Playoffs Day 3

Pertandingan antara Team Liquid melawan Talon Esports patut menjadi puncak Anime Moment pada turnamen Riyadh Masters 2023 ini. Pertandingan dimulai dengan dominasi Team Liquid pada ronde pertama.

Pada ronde pertama tersebut, Team Liquid sangat mendominasi dengan Carry tim tersebut yaitu miCKe yang menggunakan Luna dan Midlaner Nisha yang menggunakan Leshrac membuat permainan sangat kuat.

Pada ronde 2 juga Team Liquid mendominasi pertarungan dan fans sudah berfikir bahwa Team Liquid akan meratakan Talon Esports. Namun permainan dari 23Savage yang merupakan Carry dari tim Talon Esports mampu menahan Liquid.

Dengan permainan luar biasanya, 23Savage mampu mengembalikan momentum tim dengan menggunakan Terrorblade. Pertarungan sengit ronde 2 akhirnya dimenangkan oleh Talon Esports.

Ronde 3 Menjadi Anime Moment Riyadh Master 2023

23savage Lakukan Selebrasi Sebelum Pertandingan Berakhir
23savage Lakukan Selebrasi Sebelum Pertandingan Berakhir

Ronde 3 terbukti menjadi pertarungan yang sangat sengit dimana kedua tim menolak untuk menyerah. Early game dipimpin oleh Talon Esports yang dengan mudah meratakan Team Liquid.

Meskipun begitu, Team Liquid mampu menahan serangan Talon dan memenangkan beberapa pertarungan penting sehingga masih mampu menahan. Sayangnya dengan jadinya para hero dari Talon, Team Liquid hampir kalah.

23Savage yang sangat mendominasi mampu melakukan Fountain Dive dan membantai beberapa hero Team Liquid. Kemenangan sudah hampir ditangan Talon dan 23Savage sudah melakukan Selebrasi. Namun disinilah Anime Moment terjadi.

never celebrate too early in Dota 2

Ketika 23Savage melakukan selebrasi yang terlalu dini meskipun Ancient Team Liquid masih belum hancur, Offlaner Liquid yaitu Zai sesuatu yang sangat luar biasa. Dengan perhitungan yang cepat, dirinya langsung menjual item yang ia miliki untuk membeli Boots of Travel.

Sepatu yang dapat melakukan Teleportasi tersebut menjadi penentu Comeback dari Team Liquid dimana Zai langsung Teleport menuju Ancient Talon Esports dan melakukan Solo Push Ancient sementara Talon masih berusaha menghancurkan Ancient Liquid.

Kedua tim saling menarget Ancient namun Liquid berhasil mengganggu Talon dan membiarkan Zai menghancurkan Ancient secara bebas. Hal tersebut membuat Team Liquid memenangkan ronde 3 dan Lolos ke Final Upper Bracket dengan skor 2-1.

Saat ini Team Liquid telah mengamankan posisi Top 3 pada Riyadh Masters 2023. Meskipun kalah, Talon Esports tetap dapat bertanding di Lower Bracket dan masih mewakili region SEA sebagai salah satu tim terkuat saat ini.

Riyadh Masters 2023 masih berlangsung Hingga 30 Juli 2023. Turnamen Dota 2 ini memiliki Prize Pool 15 Juta USD dan menjadi salah satu turnamen dengan hadiah terbesar di game tersebut.


Baca juga informasi menarik lainnya terkait Game Android atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Terlalu Berdedikasi, Pemain Stardew Valley Bikin Spreadsheet untuk Kemajuan Gameplay

Untuk sebagian besar pemain, Stardew Valley menjadi game yang bagus jika menginginkan game yang tidak kompetitif. Namun, tidak menutup kemungkinan pula lahir pemain yang terlalu berdedikasi atau try hard banget di game yang seharusnya nyantai ini.

Pemain Stardew Valley Bikin Spreadsheet untuk Kemajuan Gameplay

pemain stardew valley bikin spreadsheet
Sumber: KillerChipmunk (Reddit)

Seorang pemain bernama KillerChipmunk membagikan spreadsheet atau sheet Excel yang berisi informasi data profit crops atau tanaman yang menguntungkannya di selama memainkan game ini.

Tak hanya crops, spreadsheet buatannya juga memuat informasi seputar tanaman liar atau item foraging yang bisa dikumpulkan sekaligus harga jualnya. Mungkin untuk pemain baru bakal bingung banget darimana harus membaca data tersebut saking detail dan lengkapnya.

Pemain Stardew Valley Bikin Spreadsheet
Pemain Bikin Spreadsheet

Namun, tak sedikit juga pemain yang memuji dedikasinya KillerChipmunk sebab informasi yang dimuat sangat detail dan lengkap. Dalam satu komentar, ia juga menjelaskan bahwa dirinya juga membuat satu sheet baru yang dikhususkan untuk segala jenis cooking, ikan yang bagus untuk membuat sashimi, dan lain sebagainya.

Hal ini menekankan bahwa Stardew Valley bisa dilakukan dengan berbagai pendekatan. Ada yang mainnya santuy dan let it flow saja, dan tidak menutup kemungkinan pula ada pemain lain yang sama berdedikasinya dengan KillerChipmunk.

10 Misteri Stardew Valley yang Aneh dan Belum Terpecahkan Hingga Saat Ini

misteri 10 stardew Valley yang belum terungkap
Stardew Valley, farming simulator bukan sembarang farming simulator

 Kehidupan di Stardew Valley biasanya terlihat santai dan damai tentram; bercocok tanam di kebun peninggalan kakek, berteman dengan penduduk sekitar, membangun peternakan yang mana semuanya terlihat gampang.

Namun, faktanya, di balik visual grafik 8-bit yang terlihat ringan itu, Stardew Valley justru menyimpan segudang hal rumit yang menembus standar farming simulator. Standar apa saja yang telah ditembus olehnya? Yuk simak di artikel ini, brott!


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita Game atau artikel lainnya dari Sofie Diana. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com

Pengumuman The Elder Scrolls VI Terlalu Cepat Menurut Todd Howard

Pengumuman The Elder Scrolls VI – Sudah 12 tahun sejak perilisan The Elder Scrolls V: Skyrim dan game keenam belum ada pertanda akan rilis dalam waktu dekat. Pada E3 2018 lalu, Bethesda umumkan keberadaan game keenam tersebut, namun dapat dibilang proyek tersebut masih jauh dari rampung melihat banyaknya proyek yang dikembang Todd Howard dan timnya saat ini.

Starfield menjadi salah satu game yang memakan banyak fokus Bethesda. Dikembangkan selama satu dekade lebih, game ini dicap sebagai proyek terambisius mereka karena tak hanya miliki satu peta, melainkan satu semesta yang dapat ditelusuri pemain.

Todd Howard Akui Terlalu Terburu-Buru Berikan Pengumuman The Elder Scrolls VI

Pengumuman The Elder Scrolls VI
Todd Howard Akui Terlalu Terburu-Buru Umumkan The Elder Scrolls VI

Lewat wawancara eksklusif dari GQ Magazine, Todd Howards akui bahwa dia terlalu terburu-buru umumkan The Elder Scrolls VI, karena timnya sepenuhnya fokus dengan Starfield selama 5 tahun terakhir.

Baginya game keenam itu seharusnya tidak diumumkan di tahun 2018 karena hingga saat ini proyek game tersebut masih jauh progresnya dan belum dapat diperlihatkan secara publik. Dia juga beranggapan bahwa game itu mungkin belum dapat rilis dalam waktu 4-5 tahun mendatang.

Todd Howards berharap dia dapat membuat TES 6 menjadi game fantasi terbaik yang pernah ada melihat lama waktu yang telah dihabiskan untuk proyek tersebut. Tetapi lagi-lagi, Howard belum dapat bagikan bagaimana progres dari game tersebut untuk saat ini.

Image 50 2
The Elder Scrolls

Fallout 5 Bakal Lebih Lama Lagi dari Sekarang

Image 50 1
Fallout

Meski game ini masih lama pengumuman jadwal rilis gamenya yang bahkan sampai sekarang masih dikerjakan, setidaknya fans The Elder Scrolls masih bisa sedikit senang dibandingkan fans Fallout.

Itu karena Todd Howard pernah konfirmasi sebelumnya di tahun 2022 dimana Fallout 5 takkan rilis dalam waktu dekat sampai Starfield dan The Elder Scrolls 6 meluncur. Itu berarti game TES 6 bakal lebih cepat dirilis dan tidak lebih lama dari game Fallout 5.

Game kelima itu bahkan belum dapat dipastikan apakah bakal rilis di generasi Xbox Series X/S sekarang ini. Maka dari itu, fans dari Fallout harus bersabar selagi mengisi waktu mereka bermain game RPG lain seperti Starfield yang rilis pada awal September mendatang.


Baca pula informasi Gamebrott lainnya tentang The Elder Scrolls beserta dengan kabar-kabar menarik lainnya seputar dunia video game dari saya, Muhammad Maulana. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

YouTube Shorts Terlalu Sukses, YouTube Takut Format Video Panjang akan Ditinggal Pengguna

YouTube Shorts bisa dikatakan sebagai salah satu media untuk menguras waktu yang seru. Format video baru ini pun belakangan terakhir terus bertambah jumlah penontonnya. Video short form ini mulai berkembang sejak boomingnya trend Vine dan TikTok dimana konten yang mereka hasilkan semuanya adalah video berdurasi pendek.

YouTube pun tidak mau ketinggalan sepotong kue di dalam market yang sangat menguntungkan ini. Maka itu mereka mulai mengenalkan Shorts video sebagai fitur tambahan untuk bersaing dengan rival. Ternyata taktik ini malah sukses, atau lebih tepatnya terlalu sukses.

YouTube Shorts Terlalu Sukses, YouTube Takut Format Video Panjang Tidak Populer

youtube shorts terlalu sukses
Konten video pendek semakin populer di YouTube

Seorang senior staff YouTube menginformasikan lewat FinancialTimes (via Wccftech) kalau video berdurasi panjang bisa jadi terdampak resiko ditinggali pengguna karena kebanyakan berpindah ke format video pendek.

Bagi YouTube tentu ini bukanlah hal yang baik sepenuhnya karena video berdurasi panjang lebih mendatangkan profit dibanding video shorts yang durasinya tidak boleh lebih dari satu menit. Tapi, pengguna malah lebih suka terhadap konten yang singkat ini dibanding harus menonton satu video yang panjang dan menyita waktu.

youtube shorts terlalu sukses
Short form video yang belakangan ini semakin digandrungi

Pengaruhnya terhadap YouTube adalah konten Shorts lebih sedikit mendatangkan revenue iklan dibanding video berdurasi panjang. Video panjang bisa menampilkan lebih banyak iklan dan juga click through rate yang lebih tinggi.

YouTube Harus Bisa Balance Antara Short-Form dan Long-Form Video

youtube shorts terlalu sukses
YouTube harus bisa cari cara untuk mengatur keseimbangan

Wajar saja kesuksesan Shorts ini dinilai sebagai ancaman untuk keberlangsungan video panjang ke depan. Bagaimana pun juga, YouTube tentu mementingkan profit dari iklan dibanding hal lainnya terlebih dahulu.

Walau tidak dapat disangkal video panjang tetap bisa memberikan informasi yang lebih lengkap, dengan bergesernya trend market ke arah durasi video pendek, mau tidak mau YouTube juga harus bisa mencari keseimbangan yang tepat antara kedua format ini.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Dev. Baldur’s Gate 3 Tak Sengaja Buat Companions Terlalu “Nafsu”

Sebulan lebih berlalu sudah semenjak peluncuran Baldur’s Gate 3 garapan Larian Studios. Dan selama itu pula banyak pemainnya sukses dibuat terpesona terhadap hal-hal yang ditawarkan dalam gamenya, bahkan layak menjadikannya sebagai salah satu game terbaik tahun ini.

Namun mendapatkan predikat game terbaik bukan berarti lepas dari kendala teknis aka bug atau glitch yang tertinggal di dalam game. Baru-baru ini pun diketahui bahwa ternyata karakter Companions yang hadir dalam Baldur’s Gate 3 tidak sengaja dibuat terlalu “nafsu” ketika berinteraksi dengan pemain.

Sayang-nya bukan spesifik dalam konteks seksual, melainkan berkaitan dengan approval rating para karakter Companions yang naik lebih cepat secara tidak wajar. Swen Vincke selaku CEO Larian Studios dan sutradara gamenya (via TheGamer) mengungkapkan bahwa terselip bug dimana “approval thresholds” para Companions tersebut dibuat terlalu rendah, sehingga terlihat seperti tergesa-gesa untuk bercinta dengan pemain.

Itulah mengapa mereka (terlihat) begitu nafsu di awal (permainan).

Swen Vincke, Larian Studios

Baldur's Gate 3 Gale
Karakter Gale di Baldur’s Gate 3 (via Larian Studios)

Gale dan Karlach menjadi karakter yang di-notice para pemain akan kenafsuannya tersebut, dimana sukses melakukan beberapa interaksi positif dengan mereka di awal permainan akan langsung memunculkan dialog spesial di Camp yang merujuk pada munculnya bibit-bibit cinta.

Walau sejatinya tidak terlihat ada komplain dari para pemain terkait para karakter Companions yang tergesa-gesa untuk membangun rumah tangga ini, sang developer tetap akan memperbaiki hal tersebut karena dirasa akan sangat problematika bila disandingkan dengan dunia nyata.

Hal ini mungkin juga sedikit mengingatkan bahwa ada pemain yang melakukan speedrun untuk meniduri salah satu karakter companionnya. Kamu bisa cek artikelnya di halaman ini.

Saat artikel ini ditulis, sudah ada perbaikan terhadap beberapa karakter Companions tersebut, beberapa karakter sisanya akan diperbaiki pada patch berikutnya. Mungkin bersamaan dengan rilisnya versi full release Baldur’s Gate versi PlayStation 5 diluncurkan.

Baldur’s Gate 3 telah hadir di platform PC. Versi PlayStation 5 direncanakan meluncur pada 6 September. Belum ada estimasi tanggal rilisnya di Xbox Series X|S.


Baca juga informasi menarik lainnya terkait Baldur’s Gate 3 atau artikel keren lainnya dari Andy Julianto. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Pimpinan Capcom Ungkap Harga Game Saat Ini Terlalu Rendah

Ada beberapa hal yang disampaikan oleh pihak Capcom mengenai Industri Game dari beberapa Interview pada acara Tokyo Game Show 2023 kemarin. Hal ini disampaikan langsung oleh Haruhiro Tsujimoto yang merupakan COO dari perusahaan tersebut.

Selain menolak secara sopan mengenai tawaran akuisisi dari Microsoft jika terjadi, Tsujimoto juga membahas perihal harga game yang dijual saat ini. Komentar Tsujimoto ini didapat dari laporan Nikkei.

Alasan Pimpinan Capcom Ungkap Harga Game Saat Ini Terlalu Rendah

Game Game Capcom Masih Menggunakan Harga 60 Dollar Us
Game Game Capcom Masih Menggunakan Harga 60 Dollar Us

Tsujimoto berfikir bahwa harga game dapat naik dari harga saat ini. Hal ini ia sampaikan pada acara TGS yang juga disponsori oleh Computer Entertainment Supplier’s Association (CESA) dimana dirinya merupakan pimpinan asosiasi tersebut.

“Menurut pribadi saya, saya rasa harga game saat ini terlalu rendah”, ungkap Tsujimoto mengenai meningkatnya biaya pengembangan dan kebutuhan untuk menaikkan gaji pengembangan.

“Biaya pengembangan saat ini sekitar 100 kali lebih banyak daripada saat era Famicom, tapi harga software tidak meningkat hingga sebesar itu”, jelasnya. “Juga kebutuhan untuk menaikkan gaji agar bertujuan menarik talenta. Melihat gaji meningkat dalam industri secara keseluruhan, menurut saya meningkatkan harga unit adalah model bisnis yang sehat”, lanjut Tsujimoto.

Capcom sendiri adalah salah satu publisher yang belum mengikuti tren harga game 70 Dollar US sebagai standar. Buktinya, game – game mereka yang rilis pada tahun ini semuanya masih menggunakan harga 60 Dollar US.

Dengan adanya komentar ini, Capcom mungkin saja mempertimbangkan untuk meningkatkan harga game yang mereka jual menjadi 70 Dollar US cepat atau lambat mengikuti tren pasar.

Harga 70 Dollar US Mendapat Kritik oleh Fans

Harga Terkadang Tak Sebanding Dengan Kualitas
Harga Terkadang Tak Sebanding Dengan Kualitas

Meningkatnya harga menjadi 70 Dollar US ini sangat dikritik oleh para fans. Terutama beberapa waktu yang lalu dimana Mortal Kombat 1 versi Nintendo Switch menggunakan harga tersebut.

Dengan menggunakan harga standar baru ini, para fans menganggap game tersebut adalah sebuah “perampokan” karena versi Switch mengalami beberapa kendala meskipun dijual dengan harga game “premium”.

Namun memang cepat atau lambat, standar harga game akan meningkat karena beberapa faktor yang dijelaskan oleh Tsujimoto tadi. Jadi, tidak aneh rasanya jika kedepannya harga standar sebuah game adalah 70 Dollar US.

Di kesempatan lain, Tsujimoto juga memberikan pernyataan bahwa Capcom secara sopan menolak akuisisi apapun dari Microsoft karena mereka ingin kerja sama yang seimbang dan memilih perkembangan secara organik dibanding akuisisi.


Baca juga informasi Gamebrott menarik lainnya terkait Capcom atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Player Old School Runescape Kena Banned karena Terlalu Kaya

Player Old School Runescape Banned – Hampir di setiap video game terlebih game online memiliki fitur uang agar Player bisa membeli item, seperti Potion, Material, Weapon, dan lainnya. Sama halnya di dunia nyata, money in-game currency atau mata uang di dalam game juga memerlukan usaha keras untuk bisa mendapatkannya.

Namun apa jadinya jika seorang Player memiliki uang yang terlalu banyak sampai-sampai akun dia kena Banned dalam sebuah game online? Wait, what?

Seorang Player Old School Runescape Tiba-tiba Kena Banned karena Terlalu Kaya

Player Old School Runescape
Player OSRS kena Banned karena terlalu kaya?

Seorang gamer dan juga merupakan Streamer game bernama BTCs harus mengalami pengalaman kurang menyenangkan di game favoritnya berjudul Runescape. Dia dikenal sebagai Player game Old School Runescape atau biasa disingkat OSRS paling kaya yang memiliki uang Gold lebih dari 1 triliun.

Namun kekayaannya tersebut tampak harus menghilang karena akun game miliknya tiba-tiba kena banned secara permanen. Dia dituduh karena melakukan trading item dalam game dengan uang asli yang mana tindakan tersebut merupakan sebuah pelanggaran.

Old School Runescape
Old School Runescape

Hal ini dia ungkap melalui sebuah tweet di akun Twitter miliknya yang mana dirinya tidak melakukan pelanggaran apapun terkait akunnya kena Banned. Dia mengatakan ketika BTCs memiliki Gold sebanyak 1 triliun pada bulan September yang lalu, momen tersebut telah ‘diawasi’ langsung oleh salah satu moderator dan hasilnya dia tidak kena Banned sampai kejadian ini terjadi.

Pada tweet-nya, dia juga menjelaskan kalau dirinya sama sekali tidak menjual Gold tersebut ke situs untuk mendapatkan uang asli. Itu karena dia sendiri tahu kalau melakukan hal ini bisa membuat akunnya kena Banned.

Perlu kalian ketahui, melakukan trading gold dalam game RPG Runescape sendiri memiliki nilai yang luar biasa di situs-situs tertentu. Berdasarkan infromasi yang didapatkan, melakukan trading Gold di game tersebut bisa mencapai $160.000 atau sekitar Rp 2,51 Miliar.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, akun BTCs kena Banned tepat setelah dia mengumumkan akan melakukan Giveaway ke penggemarnya sebagai bentuk perayaan. Kalian bisa lihat tweet-nya di bawah ini.

Gold Hilang, Akun Juga Hilang

Player Old School Runescape
Apakah akunnya bisa kembali?

BTCs sudah mencoba menghubungi Customer Service dan tim developer Runescape mengenai tuduhan terhadap dirinya melakukan trading secara illegal membuat akun dia kena Banned. Namun hasilnya juga sama, akun game OSRS milik BTCs tetap kena Banned dan tidak bisa dikembalikan.

Sementara itu, penggemarnya yang memenangkan Giveway dari BTCs juga mendapatkan notifikasi bahwa akun mereka juga kena banned sementara. Itu karena akun mereka terdeteksi telah melakukan trading secara illegal dalam game.

Pada saat artikel ini ditulis (13/10), belum ada informasi lebih lanjut mengenai nasib akun game OSRS milik BTCs.

Itulah informasi mengenai akun game OSRS milik BTCs kena Banned karena terlalu kaya. Semoga saja akun miliknya bisa kembali seperti sedia kala.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita Game atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Terlalu Besar, Orang Ini Modifikasi RTX 4080 Supaya Lebih Mungil

Modifikasi RTX 4080 biasanya dilakukan untuk dapat menambah performa, maupun turunkan suhu pada kartu grafis tersebut. Namun orang ini tampaknya memiliki rencana yang berbeda, karena ia justru melakukan hal yang lebih ekstrim, yaitu membuat ukuran kartu grafis tersebut menjadi mungil.

Orang Ini Modifikasi RTX 4080 Supaya Lebih Mungil

Vga Rtx 4080 Ditimbun
RTX 4080 memang memiliki ukuran yang sangat besar

Semenjak diperkenalkannya RTX 3000 Series alias Ampere, kita tentunya mengetahui ukuran dari kartu grafis buatan NVIDIA menjadi semakin bongsor saja. Bahkan, dalam kasus yang ekstrim sampai memaksa mereka yang gunakan case ala kadarnya untuk membeli case yang lebih besar guna mengakomodasi besarnya ukuran kartu grafis tersebut.

Hal tersebut tampaknya memotivasi seorang modder untuk mencoba modifikasi RTX 4080 yang ia miliki supaya menjadi lebih mungil – alih-alih menghabiskan tiga sampai empat slot pada komputer.

TechTaxi adalah nama dari modder yang terdorong untuk mencoba hal ekstrim tersebut. Ia tidak menunjukkan keraguannya untuk bereksperimen dengan kartu grafis yang masih mahal di pasaran sampai ini supaya dapat terlihat lebih ringkas saja.

Techtaxi Rtx 4080 Basic Terlalu Besar
RTX 4080 yang ukurannya terlalu bongsor

Ia memodifikasi dengan segenap hati. Di mana hal tersebut tampak dari bermacam kombinasi yang ia temukan untuk membuat kartu grafis tersebut semakin kecil.

Rtx 4080 Dengan Shroud Rtx 4070
Memanfaatkan shroud dari RTX 4070 Ghost OC karena bentuknya pas

Setelah sekian lama mencari kombinasi yang ideal, akhirnya ia temukan kombinasi yang pas – kombinasi dari PCB dari Gainward 4080 Phoenix GS dan shroud dari Gainward 4070 Ghost OC.

Modifikasinya Berakhir dengan Kesuksesan

Upaya diet kartu grafis RTX 4080 milik TechTaxi tampak membutuhkan kombinasi bermacam komponen untuk dapat terwujud. Setelah gabungkan dua komponen yang dibutuhkan, tidak lupa ia menjajal kemampuan kartu grafisnya yang kini lebih kecil tersebut, dan membagikan seberapa panas kartu grafis tersebut saat digeber untuk mainkan game.

Techtaxi Rtx 4080 Custom
Tidak ada penurunan performa yang berarti

Berdasarkan tabel di atas, hal ini mengartikan kesuksesan TechTaxi dalam mengecilkan kartu grafis yang ia miliki. Selisih sekian derajat dan tanpa masalah juga bisa diartikan sebenarnya NVIDIA bisa melakukan hal serupa, namun entah mengapa kebanyakan manufaktur lebih menyukai ukurannya yang bongsor.

Gimana menurut kalian, brott? Apakah kalian tertarik untuk memodifikasi kartu grafis yang kalian miliki?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Pemain Counter Strike 2 Bisa Kena Banned ketika Gerakkan Mouse Terlalu Cepat

Player Counter Strike 2 Banned – Perilisan game terbaru Counter Strike 2 milik Valve mendapatkan antusias tinggi dari para gamer terlebih pemain ESports. Setelah lebih dari 10 tahun setelah Counter Strike Global Offensive, permintaan terhadap game sekuel akhirnya terwujud.

Namun game tersebut masih banyak beberapa permasalahan seperti bug ataupun masalah teknis lainnya ketika pemain Counter Strike 2 memainkannya. Salah satunya adalah akun mereka bisa kena banned ketika menggerakkan mouse terlalu cepat. Wait, what?

Menggerakkan Mouse Terlalu Cepat, Pemain Counter Strike 2 Bisa Kena Banned

Counter Strike 2
Counter Strike 2

Informasi ini sedang heboh menjadi perbincangan dalam komunitas CS2. Itu karena mereka menemukan adanya sebuah cara yang dapat men-trigger sistem Valve Anti-Cheat atau biasa disingkat VAC ketika Player Counter Strike 2 menggerakkan mouse mereka terlalu cepat.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, jika Player mengatur settingan pergerakan sensifititas mouse mereka di atas 10 ribu DPI dan menggerakkan karakternya berputar-putar secara terus menerus dalam Match. Ketika melakukan hal tersebut, maka sistem VAC akan aktif dan akun Player langsung kena Banned karena adanya gerak-gerik mencurigakan.

Telah Diuji Coba oleh Player

Pemain Counter Strike 2
Telah diuji coba oleh beberapa Player

Mengetahui informasi tersebut, beberapa Player mencoba mempraktekkannya apakah menggerakkan Mouse terlalu cepat dengan settingan 10 ribu DPI bisa membuat akunnya kena Banned atau tidak.

Channel Youtuber bernama TabbynDump mencoba mendemonstrasikan lewat video terbarunya. Setelah mengatur settingan sensitifitas Mouse di atas 10 ribu DPI dan berputar-putar tidak karuan saat sesi warm-up dalam Match, sistem VAC langsung melakukan Banned terhadap akun milik Somethingsee.

Pemain Counter Strike 2 Banned
Hati-hati buat kalian yang suka putar-putar

Selain dari Somethingsee, channel Youtuber lainnya seperti Water CS2 juga mempraktekkan kebenaran dari hal ini. Dan memang benar adanya kalau pemain Counter Strike 2 bisa kena banned kalau mereka menggerakkan mouse terlalu cepat, terlebih dengan kecepatan sensitifitas lebih dari 10 ribu DPI.

Kalian bisa lihat beberapa buktinya di bawah ini.

Itulah informasi mengenai pemain CS2 bisa kena Banned kalau mereka menggerakkan mouse terlalu cepat dengan settingan sensitifitas di atas 10 ribu DPI. Jadi kalian yang suka pemanasan berputar-putar tidak jelas di awal match harus lebih berhati-hati, ya.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait CS2 atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].