Telah Lama Kerja Sama, Akhirnya Capcom Akuisisi Swordcanes Studio

Kegiatan pengakusisian studio yang dilakukan developer bukan lagi kegiatan yang asing di kancah gaming. Seperti yang dilakukan oleh Microsoft yang mengakuisisi Activision Blizzard, atau developer game mobile seperti NetEase yang sudah mengakuisisi banyak sekali studio lain.

Tampaknya, Capcom juga ikut dalam kegiatan ini dimana ia umumkan pengakuisisian studio baru. Dan daripada mengakuisisi studio besar, mereka justru menarik studio kecil yang dikabarkan telah lama menjadi partner.

Capcom Akuisisi Swordcanes Studio

capcom akuisisi swordcanes studio
Pengakuisisian setelah lama kerja sama untuk Street Fighter 6

Sebuah pengumuman resmi dari Capcom telah ungkapkan pengakuisisian Swordcanes Studio yang secara resmi menjadikan studio animasi itu menjadi sebagai anak perusahaan Capcom. Melalui pengumumannya, mereka telah membayar sebesar 8 juta Yen atau setara dengan Rp. 865.623.128

Mungkin tidak banyak penggemar yang tahu mengenai Sworcanes Studio yang mana sebenarnya sudah banyak berkontribusi terhadap beberapa game besar milik Capcom. Beberapa tahun ini, Swordcanes membantu bagian animasi untuk game Street Fighter 6 dan Monster Hunter Rise.

capcom akuisisi swordcanes studio
Biayanya sebesar 8 juta Yen!

Pengakuisisian ini diikuti dengan kuatnya perilisan Street Fighter 6 yang merupakan hasil kolaborasi dari keduanya. Street Fighter 6 sendiri bakal pecahkan rekor di Steam untuk jumlah pemain di game fighting dan dilaporkan telah terjual sebanyak 2 juta unit hanya dalam satu bulan.

Pengakuisian ini diharapkan akan membawa keduanya serta game yang mereka kerjakan bersama menjadi produk hiburan yang jauh lebih baik.

Capcom Ungkap Deretan Karakter Street Fighter 6 Terpopuler Saat Ini

karakter street fighter 6 terpopuler
Karakter Street Fighter 6 Terpopuler Saat Ini

Sukses mendulang ragam respon yang begitu positif tentu menandakan bahwa Street Fighter 6 berhasil mengembalikan kepercayaan fans terhadap franchise game gelut besutan Capcom tersebut. Dan sang developer pun tentu masih going strong mendukung keberlangsungan gamenya untuk waktu yang tidak sebentar.

Satu hal yang cukup menarik, sebelumnya developer sempat mengungkapkan deretan karakter Street Fighter terpopuler di Jepang. Dan baru-baru ini pun developer asal Jepang tersebut juga ungkap deretan petarung populer pilihan pemain global.

Kamu bisa cek langsung di artikel ini ya, brott!


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita Game atau artikel lainnya dari Sofie Diana. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Dev. Shadow Gambit, Shadow Tactics dan Desperados 3 Akan Tutup Studio

Jika berbicara tentang developer yang secara berkala merilis game berkualitas, maka saya ingin menobatkan Mimimi Games sebagai salah satu di antaranya. Namun sayang, game berkualitas yang juga mendapat begitu banyak respon positif ternyata tak menjamin keberlangsungan studio pengembangannya.

Melalui sebuah postingan baru di laman websitenya, Mimimi Games mengumumkan bahwa game Shadow Gambit: The Cursed Crew ternyata menjadi karya terakhir yang mereka rilis.

Shadow Gambit Mimimi Tutup
Shadow Gambit: The Cursed Crew (via Mimimi Games)

Johannes Roth selaku founder menceritakan bahwa tiap game baru yang mereka kembangkan terus menjadi lebih ambisius daripada game sebelumnya. Bahkan semenjak game PC pertama mereka di tahun 2011; The Last Tinker, dimana saat gamenya akan selesai dikembangkan, ia bersama timnya masih harus berjuang demi dapatkan pendanaan untuk proyek-proyek selanjutnya.

Hal tersebut terus berulang saat pengembangan Shadow Tactics: Blades of the Shogun dan Desperados 3. Kemudian mempertahankan bahkan membawakan kualitas yang harus lebih baik lagi daripada game sebelumnya juga membuat tim developer begitu kewalahan, bahkan harus mengorbankan waktu bersama keluarga.

Atas dasar itulah; alih-alih mengulangi siklus yang melelahkan tersebut, sang founder memillih untuk menutup Mimimi Games setelah 15 tahun berkarya.

Desperados 3 Mimimi Tutup
Desperados 3 (via Mimimi Games)

Belum dijelaskan secara pasti akan waktu penutupan resmi studionya, namun ia berjanji bahwa Mimimi Games masih akan terus memberikan dukungan terhadap Shadow Gambit dalam beberapa waktu ke depan. Ia juga menjanjikan masih ada update berupa konten besar baru yang akan diluncurkan tahun ini.

Bersamaan dengan ini, sang founder ungkapkan juga telah menghubungi berbagai developer maupun publisher di industri video game, dengan harapan dapat membantu semua karyawan Mimimi mendapatkan pekerjaan baru di tempat lain. Kemudian penjualan Shadow Gambit saat peluncuran juga dikabarkan cukup untuk memberikan bonus kepada semua karyawannya demi membantu mereka di masa transisi ini.

Tidak ketinggalan, sang developer juga mengucapkan terima kasih kepada semua pemain yang telah memainkan dan terus mendukung game buatan mereka, kemudian penerbit seperti Kowloon Nights, THQ Nordic dan Daedalic Entertainment, serta rekan-rekan satu industri yang telah membantu mereka merilis game terakhirnya ini secara mandiri.

Shadow Tactics Mimimi Tutup
Shadow Tactics (via Mimimi Games)

Sebagai seseorang yang begitu terpesona dengan Shadow Tactics dan Desperados 3 (saat ini sedang mencoba menyelesaikan Shadow Gambit), hal ini tentu merupakan kabar yang menyedihkan. Low-key berharap perusahaan besar seperti Microsoft dapat mengakuisisi Mimimi Games agar tetap terus berkarya.

Terima kasih Mimimi Games, akhirnya bisa segera nggak nangis lagi dengan menanggalkan slogan “making games and crying about it“.


Baca juga informasi menarik lain atau artikel keren lainnya dari Andy Julianto. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

[Rumor] Game Horror Scream Sedang Dikembangkan Studio Veteran

Game Horror Scream – Beberapa waktu lalu muncul sebuah rumor mengenai film horror cult classic yang sangat populer yaitu Scream. Dikabarkan bahwa ada studio yang sedang mengembangkan game dari seri tersebut.

Rumor tersebut mengatakan bahwa game horror scream ini sedang dikembangkan oleh studio yang merupakan studio veteran dengan genre game horror. Studio manakah yang mengerjakannya?

Game Horror Scream Sedang Dikembangkan oleh Studio Supermassive Games

Dirumorkan Dikembangkan Oleh Supermassive Games
Dirumorkan Dikembangkan Oleh Supermassive Games

Bocoran ini berasal dari post Reddit yang memberi klaim bahwa dirinya mendapatkan informasi dari orang dalam studio mengenai game horror Scream yang kini sedang dikembangkan.

Studio yang mengembangkan game tersebut adalah Supermassive Games yang merupakan studio dibalik seri game horror The Dark Picture Anthalogy seperti Man of Medan, Until Dawn, dan The Quarry.

Akun Twitter dengan nama The Tipster juga membagikan bocoran. Menurut akun tersebut, dirinya mendengar pada bulan Mei lalu bahwa ada sebuah game berdasarkan seri horror Scream dalam pengembangan.

Namun akun tersebut tidak pernah mendengar siapa developer yang mengerjakan game ini. Dan menurutnya Suppermassive Games sangat cocok jika benar merupakan pengembang game horror ini.

Dianggap Merupakan Studio yang sangat Cocok

Supermassive Merupakan Studio Yang Berpengalaman
Supermassive Merupakan Studio Yang Berpengalaman

Beberapa pihak yang mendengar rumor ini beranggapan bahwa Supermassive Games merupakan studio yang sangat pas. Bagaimana tidak, studio ini memang terkenal menghadirkan game – game horror yang bagus.

Dengan banyaknya game horror dari studio tersebut, wajar saja jika benar mereka yang mengembangkan game horror dari film yang memiliki karakter Ghostface tersebut.

Dan jika memang benar, pastinya game yang dikembangkan akan memiliki gaya Interactive Horror Games seperti game – game lain dari studio tersebut. Gambaran di mata beberapa gamer tentunya game akan mirip seperti The Quarry.

Sementara itu, masih belum ada informasi maupun pengumuman tentang game ini secara resmi.


Baca juga informasi Gamebrott menarik lainnya terkait Rumor atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Analis Ungkap Kemungkinan Sony akan Akuisisi Studio Lagi Sebagai Reaksi Transaksi Activision-Blizzard

Akuisisi Microsoft terhadap Activision-Blizzard baru saja usai. Setelah beberapa waktu lalu pengadilan AS mengizinkan transaksi terbesar di industri game ini rampung, kini giliran CMA di Inggris Raya menyetujui akuisisi akbar tersebut.

Beberapa pihak selama pergumulan setahun terakhir ini mengungkap kalau akuisisi terhadap Activision-Blizzard akan jadikan Microsoft lebih besar lagi dari sekarang. Pada spektrum lain, Sony menurut beberapa analis butuh respons sigap dan tanggap dalam hadapi akuisisi yang sudah lewat ini.

Analis Ungkap Kemungkinan Sony akan Akuisisi Studio Lagi Imbas Activision-Blizzard

sony akan akuisisi
Game first-party Sony

Melansir dari Gamesindustry, Karol Severin dari Midia research ungkap selesainya akuisisi ini akan memaksa Sony untuk mencapai hal lain. Dia percaya kalau Sony punya kesempatan untuk mencapai lebih banyak dari yang Microsoft sedang bangun.

Severin mengungkapkan kalau masa depan Xbox adalah cross-platform, maka Sony bisa bergantung pada cross-entertainment karena punya andil yang besar di industri film, TV, musik, dan games.

Sony Harus Investasi dan Akuisisi Lagi

sony akan akuisisi
Bungie yang diakuisisi Sony

Langkah akuisisi Sony harus besar, Severin mencontohkan kalau Sony harus bisa mengakuisisi nama sebesar Take-Two, namun hal itu dirasa tidak memungkinkan. Bahkan akuisisi Bungie saja tidak mampu membendung Sony untuk terus bereaksi. Sony butuh menambah investasi dan akuisisi lagi agar dapat meninggalkan jejak berarti dalam persaingan kali ini.

Analis Piers Harding-Rolls dari Ampere Analysis memprediksi kalau Sony masih akan terus aktif dalam merger dan akuisisi. Sedangkan Dr. Serkan Toto ber-ekspektasi strategi produk mereka apa tetap fokus pada game blockbuster seharga $70 seperti Marvel’s Spider-Man 2.

sony akan akuisisi
Game blockbuster Sony

Bagaimana menurut kalian soal klaim para analis ini brott? Apakah kalian setuju kalau Sony bakalan terus akuisisi juga seperti Microsoft? Atau adakah cara lain yang bisa dilakukan? Coba beri komentar di bawah ya brott.


Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Berita Game atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Studio Bungie PHK Massal Karyawan, Tunda Beberapa Proyek

Banyak studio game pada tahun ini melepas karyawannya. Dan kini, salah satu studio besar yang diakuisisi oleh Sony yaitu Bungie PHK Massal karyawannya. Studio ini pada tahun lalu diakuisisi sebesar 3,6 Milyar US Dollar oleh Sony.

PHK massal dari Bungie ini menambah deretan studio yang telah melepas karyawannya pada tahun ini. Tentunya pelepasan ini akan mempengaruhi proyek – proyek yang sedang dikerjakan oleh studio tersebut.

Studio Bungie PHK Massal Karyawan, Proyek Tertunda?

Marathon Sepertinya Tertunda
Marathon Sepertinya Tertunda

Dikabarkan bahwa Bungie PHK massal karyawannya sebagai bagian dari restruktur Sony. Dilansir melalui Bloomberg, sumber yang familiar dengan hal ini mengatakan bahwa proyek game Marathon ditunda ke tahun 2025.

Selain hal tersebut, Ekspansi Destiny 2 yaitu The Final Shape juga harus diundur ke bulan Juni tahun depan dari rencana awal pada bulan Februari. Hal ini membuat ekspansi baru tersebut tidak termasuk dalam tahun fiskal Sony saat ini.

Menurut Analis TD Cowen, Doug Creutz, “kejadian yang terjadi beberapa hari terakhir ini membuat kita percaya bahwa PlayStation saat ini sedang mengadakan restruktur perusahaan”.

PHK Massal dari studio ini juga cukup mendadak karena diumumkan secara tiba – tiba. Masih belum diketahui berapa banyak karyawan yang akan dilepas oleh studio ini, namun dipastikan akan cukup banyak.

Respon Pihak Bungie Mengenai PHK Massal

Ceo Bungie Umumkan Kabar Melalui Twitter
Ceo Bungie Umumkan Kabar Melalui Twitter

CEO Bungie yaitu Pete Parsons buka suara pada akun sosial media Twitternya. Pada akun tersebut dirinya mengatakan, “Hari ini merupakan hari yang sedih di Bungie karena kami mengucapkan selamat tinggal kepada kolega yang telah membuat dampak yang signifikan terhadap studio kami”.

Dan Pete Parsons sendiri juga sempat mengirimkan email kepada para pegawai dan mengatakan mereka akan “mendengar beberapa berita hari ini” serta akan ada team meeting nantinya untuk mendiskusikan “kejadian hari ini”.

Parsons sendiri juga belum memberikan penjelasan ataupun balasan terhadap pernyataannya di Twitter. Hingga berita ini diangkat, masih belum diketahui secara pasti berapa pegawai yang terkena PHK oleh studio ini


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]