Detail Baru Venom di Marvel’s Spider-Man 2 Diungkap Insomniac

Venom di Marvel’s Spider-Man 2 – Marvel’s Spiderman-Man 2 sangat ditunggu-tunggu baik oleh gamers pemilik konsol PS5 maupun fans dari Spider-Man itu sendiri. Dunia original yang terpisah dari film dan komik membuat Marvel’s Spider-Man 2 buatan Insomniac punya hype tinggi sejak game pertamanya.

Insomniac Bagikan Detail Venom di Marvel’s Spider-Man 2

Venom di Marvel's Spider-Man 2
Insomniac Bagikan Detail Venom

Baru-baru ini, Insomniac selaku developer membagikan detail seputar venom yang akan menjadi salah satu antagonis utama pada gamenya.

Detail mengenai Venom Marvel’s Spider-Man 2 dibeberkan oleh para staff insomniac pada pagelaran acara Comic-Con. Sebelumnya, teaser untuk Venom sendiri sudah ada sejak game pertamanya melalui post credit scene. Selain itu, pada Spider-Man: Miles Morales juga memberikan teaser venom melalui cara yang sama.

Bryan Intihar, selaku senior Creative Director Insomniac mengatakan bahwa Venom akan mendapatkan spotlight yang sama dengan Doctor Octopus pada game sebelumnya. Artinya, Venom akan menjadi villain utama pada game kedua ini.

Venom Akan Dibuat Lebih Emosional Dalam Mempengaruhi Inangnya
Venom Akan Dibuat Lebih Emosional Dalam Mempengaruhi Inangnya

Intihar juga mengatakan bahwa cerita pada Marvel’s Spider-Man 2 juga akan lebih dark untuk standar sebuah game Spider-Man serta lebih emosional. Dimana Venom akan terus mempengaruh inang yang ia tumpangi, yaitu Peter Parker alias Spider-Man.

Intihar sedikit membocorkan bahwa Peter Parker justru akan ikut andil secara tidak langsung dalam pengembangan penokohan Venom. Hal ini sudah digambarkan pada trailer perdananya dimana Peter mengenakan kostum Venom.

Gameplay Spider Man Saat Menggunakan Kostum Symbiote
Gameplay Spider-Man Saat Menggunakan Kostum Symbiote

Sayangnya, mengenai gameplay staff Insomniac masih merahasiakan bagaimana gameplay Venom nantinya. Namun, dari trailer pertamanya yang dilepas bulan lalu, gameplay dari Spidey berkostum hitam bisa dibilang brutal dan tidak menahan kekuatannya seperti Spider-Man pada umumnya.

Jadi, bisa kita anggap bahwa gameplay Venom tidak jauh-jauh dari menyiksa lawan, berdamage besar, namun tidak selincah Spidey original.

Insomniac Sempat Kesulitan Mencari Pengisi Suara Venom

Insomniac Kesulitan Mencari Pengisi Suara Venom
Insomniac Kesulitan Mencari Pengisi Suara Venom

Masih pada wawancara Comic-Con yang sama, Bryan Intihar mengaku timnya sempat kesulitan dalam memilih Voice Actor yang cocok untuk memerankan Venom. Hal ini dikarenakan pendekatan Venom pada game yang nantinya lebih emosional dalam mempengaruhi peter. Serta, Inthiar ingin geraman dan raungan Venom yang khas juga ada pada gamenya.

Tony Todd Voice Actor Venom
Tony Todd Voice Actor Venom

Setelah melakukan seleksi yang cukup lama, Imsomniac memilih Tony Todd untuk mengisi si alien symbiote. Bagi kamu yang belum tahu, Tony Todd merupakan aktor senior yang terkenal berkat penampilannya pada film horror Candyman yang rilis pada tahun 1992 silam.

Selain pemilihan voice actor, desain Venom itu sendiri juga merupakan sebuah tantangan bagi Insomniac. Jacinda Chew selaku art director mengatakan timnya telah berusaha untuk menggambarkan Venom mulai dari desain logo laba-laba, cara bicara, dan bagaimana Venom menggunakan rahang yang penuh gigi tajam tersebut.

Bagaimana? Menurut kamu, apakah desain Venom untuk Marvel’s Spider-Man 2 sudah benar benar bagus?


Baca pula informasi Gamebrott lainnya tentang Marvel’s Spider-Man 2 beserta dengan kabar-kabar menarik lainnya seputar dunia video game dari saya, Ananda Pratama. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Insomniac Janji Grafis Marvel’s Spider-Man 2 akan Lebih Bagus Saat Rilis

Graphic Marvel’s Spider-Man 2 – Marvel’s Spider-Man 2 menjadi salah satu game yang paling diantisipasi tahun 2023 ini. Kesuksesan dua game sebelumnya tentu menimbulkan hype tak hanya di kalangan gamer, namun juga para penggemar superhero garapan Marvel.

Baru-baru ini, developer Insomniac baru saja merilis video story trailer yang memperlihatkan banyak detail baru. Tak hanya itu, developer juga menjanjikan fans bahwa tampilan visual game akan lebih baik dari yang terlihat di trailer.

Rilis Story Trailer Baru, Grafis Marvel’s Spider-Man 2 Bakal Lebih Bagus Saat Rilis

Grafis Marvel's Spider-Man 2
Rilis Story Trailer Baru, Grafis Marvel’s Spider-Man 2 Bakal Lebih Bagus Saat Rilis

Melalui penyelenggaraan San Diego Comic-Con 2023, Insomniac pamerkan story trailer yang menampilkan banyak detail baru seputar Marvel’s Spider-Man 2. Terlihat sejumlah karakter lama dengan penampilan baru, serta aksi Venom dan penampilan perdana dari Harry Osborne yang sepertinya akan menjadi fokus utama dalam narasi cerita.

Respon yang didapat melalui trailer dapat dikatakan cukup positif. Beberapa fans mengapresiasi desain karakter baru serta peningkatan aspek visual dari trailer sebelumnya. Merespon apresiasi fans, developer menyatakan bahwa grafis game nantinya akan lebih baik lagi saat game dirilis.

Grafis Marvel's Spider-Man 2
James Stevenson via Twitter

Info Detail Baru Venom di Marvel’s Spider-Man 2 Diungkap oleh Insomniac

Grafis Marvel's Spider-Man 2
Info Detail Baru Venom di Marvel’s Spider-Man 2 Diungkap oleh Insomniac

Creative Director dari Insomniac yakni Brian Intihar bagikan sejumlah detail baru dari Marvel’s Spider-Man ini melalui event Comic-Con. Dirinya menyatakan bahwa Venom akam menjadi karakter antagonis utama, dimana aoaj memiliki spotlight yang sama dengan karakter antagonis sebelumnya yakni Doctor Octupus.

Developer juga mengungkap bahwa narasi cerita akan memiliki tema yang lebih kelam dan emosional dari game-game sebelumnya. Sekaligus menyinggung hadirnya Symbiote yang akan mempengaruhi sang inang yang tak lain adalah sang tokoh utama yakni Peter Parker.

Grafis Marvel's Spider Man 2 2
Kostum Symbiote Spider-Man

Aspek lainnya yang menjadi pembicaraan dalam event Comic-Con adalah mengenai pengisi suara Venom. Sebelumnya developer sempat kesulitan mencari aktor yang cocok untuk menyuarakan karakter.

Hingga akhirnya Tony Todd, aktor yang dikenal melalui film Horror klasik Candyman menjadi.pilihan yang tepat untuk perankan musuh ikonis dari Spider-Man.


Baca juga artikel-artikel Gamebrott lainnya terkait Marvel’s Spider-Man 2 serta berita terkini lainnya dari Lauda Ifram. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Insomniac Games Kerjakan Game AAA Baru Selain Spider-Man dan Wolverine

Insomniac Games Kerjakan Game Baru – Sebagai studio first party Sony, Insomniac sudah berhasil berjaya selama bertahun-tahun sejak era PlayStation 1. Berawal dari kepopuleran seri Spyro dan Ratchet & Clank, kini developer masih memepertahankan kesuksesannya melalui seri game Marvel’s Spider-Man.

Akhir-akhir ini, baru saja dikabarkan bahwa selain mengerjakan game Spider-Man dan superhero Marvel lainnya yakni Wolverine. Studio goda fans bahwa mereka juga tengah disibukan dengan game AAA baru yang masih belum diumumkan.

Insomniac Games Kerjakan Game AAA Baru

Insomniac Games Kerjakan Game AAA Baru
Insomniac Games Kerjakan Game AAA Baru

Kabar sebenarnya sudah diumumkan pada bulan September lalu melalui siaran seminar developer dengan Full Sail University. Namun informasi baru saja beredar di sosial media belakangan ini, dimana Erin Eberhardt selaku developer dari Insomniac nyatakan studio tengah mengerjakan projek baru yang belum diumumkan.

Everhardt sendiri mengaku bahwa projek merupakan game AAA pertama bagi dirinya sebagai director. Dimana sebelumnya sang developer memiliki rekam jejak sebagai penggarap PlayStation Now dan juga sempat bekerja di Blizzard sebagai esports initiative.

Insomniac Games Kerjakan Game Aaa Baru 2
Spyro dan Ratchet & Clank, Game Garapan Insomniac Games

Meski Everhardt menyatakan bahwa projek belum bisa diumumkan secara publik, namun tentunya banyak fans yang sudah berspekulasi. Insomniac sendiri memiliki sejumlah IP ternama yang patut dapatkan game terbaru seperti Resistance dan Sunset Overdrive. Terdapat juga spekulasi bahwa game akan miliki genre multiplayer berdasarkan lowongan kerja yang dibuka beberapa waktu lalu.

Insomniac Janji Grafis Marvel’s Spider-Man 2 akan Lebih Bagus Saat Rilis

Insomniac Games Kerjakan Game Aaa Baru 3
Insomniac Janji Grafis Marvel’s Spider-Man 2 akan Lebih Bagus Saat Rilis

Disamping game terbarunya, seperti yang sudah diketahui developer Insomniac memang kini tengah sibuk melalui game terbarunya yakni Marvel’s Spider-Man 2. Saat ini, game tengah mempersiapkan perilisan yang rencananya siap meluncur bulan Oktober mendatang di platform PS5.

Kehadiran game cukup membuat hype para fans, terlebih dengan kehadiran sejumlah informasi baru mengenai musuh Venom dan juga kostum Symbiote yang ikonis. Developer pun juga kembali meningkatkan semangat fans melalui klaim bahwa grafis atau aspek visual game akan lebih bagus saat rilis nanti.


Baca juga artikel-artikel Gamebrott lainnya terkait Insomniac Games serta berita terkini lainnya dari Lauda Ifram. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

[Rumor] Game Spider-Man 2 Banned di Timur Tengah, Ada Apa?

Game Spider-Man 2 Banned – Sepertinya Game Super Hero Marvel yaitu Spider-Man 2 menjadi game selanjutnya yang terkena sensor di daerah Timur Tengah dan terindikasi terkena ban atau pengunduran waktu perilisan.

Sebelumnya, Sony telah membuka Pre-order untuk game yang rilis di platform PS5 bulan lalu setelah perusahaan ini mengumumkan tanggal rilis game Spider-Man 2 pada tanggal 20 Oktober 2023.

Game Spider-Man 2 Banned di Timur Tengah, Kemungkinan Diundur?

Game Spider Man 2 Banned Karena Tak Lulus Sensor
Game Spider Man 2 Banned Karena Tak Lulus Sensor

Setelah pembukaan Pre-order untuk game tersebut, beberapa pengguna konsol PlayStation yang berada di region Timur Tengah seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Kuwait sepertinya tidak dapat melakukan Pre-Order.

Rating Usia untuk Game Spider-Man 2 juga dilaporkan telah dicabut dari situs lokal PlayStation seperti di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab meskipun halaman tersebut masih memperlihatkan tanggal perilisan yaitu 20 Oktober 2023 dan juga “released date to be determined”.

Kemungkinan besar game ini akan mengalami pengunduran perilisan untuk region Timur Tengah. Pihak Sony sendiri masih belum memberikan penjelasan terkait status game tersebut pada region ini.

Game Spider-Man 2 Terindikasi Diundur Karena Sensor?

Game Spider Man 2 Ada Moment Yang Tak Sesuai Adat Dan Budaya Timur Tengah
Game Spider Man 2 Ada Moment Yang Tak Sesuai Adat Dan Budaya Timur Tengah?

Game Spider-Man 2 di region Timur Tengah kemungkinan diundur karena proses sensor untuk menyesuaikan dengan nilai adat dan budaya region tersebut. Saat ini belum ada pernyataan mengenai sensor game tersebut.

Namun film Spider-Man: Across the Spider-Verse sebelumnya tidak lulus sensor dan tidak dirilis di Uni Emirat Arab karena gagal memenuhi peraturan sensor negara tersebut. Hal ini karena beberapa bagian film yang dianggap tidak sesuai denga nilai adat dan budaya.

Game PlayStation 5 lainnya yang juga terkena Banned di region tersebut adalah Final Fantasy 16 karena pihak Square Enix dikabarkan menolak untuk mengubah game untuk memenuhi persyaratan sensor.

Saat ini hanya region Timur Tengah saja yang terkendala proses sensor dan penyesuaian game. Region lainnya direncanakan rilis sesuai dengan jadwal. Game Spider-Man 2 direncanakan rilis pada tanggal 20 Oktober 2023 untuk Platform PlayStation 5.


Baca juga informasi menarik lainnya terkait Game Android atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Cover PlayStation 5 Spider-Man Limited Edition Habis Diborong Penimbun

PlayStation 5 Spider-Man Limited Edition – Dalam beberapa bulan kedepan, fans akan kembali dimanjakan dengan kehadiran game superhero baru yang bertajuk Marvel’s Spider-Man 2. Kehadiran game tersebut pastinya sudah dinantikan oleh gamer berkat dua game sebelumnya yang sukses mendapat apresiasi positif.

Menyambut perilisan sekuel Marvel’s Spider-Man tersebut, Sony turut merilis cover atau plate untuk konsol PS5 edisi terbatas bertemakan Spider-Man yang unik. Sayang kehadiran cover edisi spesial ini ternyata tercium oleh para tengkulak, dimana seluruh unit yang ada terborong habis dalam kurun waktu satu jam semenjak penjualan dibuka.

Penimbun Borong Habis Cover PlayStation 5 Spider-Man Limited Edition

Playstation 5 Spider Man Limited Edition 1
Penimbun Borong Habis Cover PlayStation 5 Spider-Man Limited Edition

Awalnya, diduga cover tersebut terjual dengan cepat karena antusias fans. Sayangnya, beberapa pembeli justru bukanlah kalangan fans, melainkan para penimbun yang berniat menjual kembali produk dengan harga yang jauh lebih mahal.

Kehadiran cover ini dapat dilihat penjualannya lalui platform marketplace eBay dengan harga yang mencapai dua kali lipatnya, bahkan lebih. Dilaporkan oleh video game analyst yakni Mat Piscatella, harga resmi awalnya yang dibanderol sebesar $65 atau sekitar 982 ribu rupiah, namun harga reseller dapat menembus hingga $215 atau sekitar 3 juta rupiah

Playstation 5 Spider Man Limited Edition
Mat Piscatella via Twitter

Bukan hanya cover, item lainnya juga dijual dengan harga lebih mahal. Contohnya seperti controller DualSense edisi Spider-Man yang memiliki harga resmi $80 (1,2 juta rupiah), namun kini habis dan dijual penimbun dua kali lipat lebih mahal yakni $160 (2,4 juta rupiah).

Belum lagi konsol bundle Marvel’s Spider-Man 2 yanng juga turut menjadi korban reseller. Berawal memiliki harga resmi $600 atau 9 juta rupiah, kini menembus hingga $1.000 atau 15 juta rupiah. Hingga kini, pihak Sony maupun Insomniac belum memberikan tanggapan mengenai kasus penimbunan ini

Kasus Penimbunan Video Game Semakin Marak

Playstation 5 Spider Man Limited Edition 2
Kasus Penimbunan Video Game Semakin Marak

Bukan hal yang mengejutkan lagi bahwa aktivitas penimbunan video game kini menjadi semakin marak. Akses pembelian secara online dengan pembayaran yang semakin mudah justru menjadi jalan pintas bagi para scalper atau penimbun untuk melakukan penimbunan.

Kasus sebelumnya seperti Metroid Prime Remaster versi fisik yang kembali dijual dengan harga menembus $100. Sama halnya dengan konsol Steam Deck dan PS5 pada awal perilisan.

Meski perusahaan sudah ketat dalam menghindari penimbun, namun timbulnya scalper tetap tak bisa terhindar karena sudah terbukti aktivitas penimbunan memiliki keuntungan yang besar.


Baca juga artikel-artikel lainnya terkait PlayStation 5 serta berita terkini lainnya dari Lauda Ifram. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Subtitle Marvel’s Spider-Man 2 Bahasa Indonesia Bisa Dipilih

Subtitle Marvel’s Spider-Man 2 – Lokalisasi sudah menjadi hal yang umum di video game. Sayangnya, cakupan yang ternaungi masih terbatas. Hanya beberapa negara saja yang biasanya mendapat support bahasa secara resmi. Tentu hal tersebut dipengaruhi oleh kepopuleran beredarnya game di wilayah yang didukung.

Indonesia sendiri saat ini masih sangat jarang mendapat lokalisasi bahasa untuk game dari studio besar. Namun, mengingat pasar video game tanah air yang semakin populer, publisher Sony dilaporkan bakal sediakan lokalisasi game Marvel’s Spider-Man 2 dengan substile Bahasa Indonesia. Lho, serius nih?!

Opsi Subtitle Marvel’s Spider-Man 2 Bahasa Indonesia Bisa Dipilih dalam Game

Marvel's Spider-Man 2 Bahasa Indonesia
Marvel’s Spider-Man 2 Terdapat Pilihan Bahasa Indonesia

Terlihat melalui situs resmi PlayStation, Marvel’s Spider-Man 2 sajikan berbagai bahasa lokalisasi seperti Inggris, Mandarin, Thailand, Korea, Vietnam dan untuk pertama kalinya dalam seri ini pilihan subtitle Bahasa Indonesia. Hal tersebut mengimplikasi bahwa game akan hadir dalam bahasa Indonesia baik subtitle maupun tampilan User Interface.

Kehadiran bahasa Indonesia resmi menjadi lokalisasi dalam game AAA garapan Sony tentu menjadi momen yang cukup langka, mengingat hanya segelintir game yang memberikan dukungan bahasa lokal.

Jadwal Rilis Marvel's Spider-Man 2
Marvel’s Spider-Man 2

Apalagi dengan banyaknya penggemar Spider-Man di Indonesia, bisa menjadi daya tarik bagi developer untuk mengajak mereka memainkan game baru ini.

Bukan yang Pertama Hadirkan Subtitle Bahasa Indonesia

Grafis Marvel's Spider-Man 2
Bukan yang Pertama, Returnal Juga Miliki Subtitle Bahasa Indonesia

Saat ini, koleksi game yang hadir dalam bahasa Indoensia masih dalam hitungan jari. Sebelumnya, game roguelike karya Housemarque bertajuk Returnal juga dukung bahasa Indonesia melalui versi PC, yang mencakup subtitle dan interface dalam game.

Kehadiran lokalisasi bahasa Indonesia ini juga membuktikan popularitas video game tanah air yang semakin besar, hingga mampu ter-notice oleh Sony sekalipun. Mudah-mudahan saja, hal ini mampu meningkatkan perkembangan industri game lokal, mungkin menjadi peluang bagi para dubber apabila developer berinisiatif untuk memperluas bahasa Indonesia melalui sajian audio.


Baca juga artikel-artikel Gamebrott lainnya terkait Marvel’s Spider-Man 2 serta berita terkini lainnya dari Lauda Ifram. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Alan Wake 2 Ditunda Karena Ada Game Marvel’s Spider-Man 2

Alan Wake 2 Ditunda – Remedy Entertainment pertama kali merilis Alan Wake pada tahun 2010 lalu untuk Xbox 360 lalu disusul dengan versi PC. Meski dapatkan resepsi yang cukup positif, game tersebtu tidak terlalu laris dari segi penjualan, membuat game kedua baru digarap 13 tahun kemudian.

Siap dirilis pada bulan Oktober mendatang, Alan Wake 2 lagi-lagi berada dalam posisi yang mengkhawatirkan karena dijadwalkan pada musim yang ramai game. Salah satunya ialah Marvel Spider-Man 2 yang juga akan dirilis di bulan tersebut dan menjadi franchise game berkali lipat lebih besar dari Alan Wake.

Alan Wake 2 Ditunda Karena Tahu Bakal Kalah Saing dengan Spider-Man 2

Alan Wake 2 Ditunda
Alan Wake 2 Ditunda Karena Tahu Bakal Kalah Saing dengan Spider-Man 2

Khawatir akan kalah saing dengan game superhero tersebut, Remedy Entertaiment mengalah dan memilih untuk tunda perilisan game selama 10 hari menjadi 27 Oktober 2023. Hal ini diakui oleh Sam Lake langsung selaku sutradara game.

Pada wawancara bersama IGN, Sam Lake selaku Creative Director Remedy Entertainment mengakui pada bulan Oktober menjadi bulan yang sibuk dan penuh dengan game raksasa dirilis mulai dari Assassin’s Creed Mirage, Forza Motorsport, Super Mario Bros. Wonder, Lords of the Fallen, dan Spider-Man 2.

Game yang terakhir menjadi yang paling dikhawatirkan oleh Sam Lake karena rilisnya yang begitu berdekatan ditambah lagi dengan game tersebut sudah menjadi incaran banyak gamer Playstation tahun ini.

Sam Lake
Sam Lake, Creative Director Remedy Entertainment

Oleh karenanya dia tak ingin mengambil resiko game ambisius mereka tertutupi oleh game yang dikenal dan diantisipasi. Remedy pun akhirnya mengundur game beberapa hari untuk memberi game ruang lebih banyak bermain game-game lain yang akan meluncur di bulan tersebut.

“Ya, kami melihat minggu tersebut dan menemukan banyak sekali game brilian raksasa yang akan meluncur, Spider-Man 2 dan masih banyak lagi, dan kami merasa tidak ingin saling beradu. Kami bisa untuk memundurkannya beberapa hari.”

Sam Lake, Creative Director Remedy Entertainment

Dikembangkan Hanya oleh 130 Karyawan

Alan Wake 2 Ditunda Karena Tahu Bakal Kalah Saing dengan Spider-Man 2
Alan Wake 2

Alan Wake 2 dicap sebagai proyek terambisius sekaligus uji coba pertama Remedy Entertainment menggarap game survival horror. Meskipun dicap proyek terbesar mereka, game ini hanya digarap oleh 130 karyawan selama 4 tahun menurut Thomas Pura selaku communication director.

Hal ini memperlihatkan bahwa Remedy Entertainment masih menjadi studio yang tak seberapa besarnya dibandingkan studio game AAA lain. Hal ini juga menunjukan seberapa tinggi talenta yang ada di studio tersebut hingga mampu menggarap game dengan nilai produksi tinggi dengan jumlah karyawan yang tergolong sedikit.

Game ini juga menjadi proyek paling menantang untuk Remedy karena pengembagannya dilakukan ketika pandemi global Covid-19 terjadi yang membuat banyak terjadinya perubahan dalam sistem kerja mereka.


Baca pula informasi Gamebrott lainnya tentang Alan Wake 2 beserta dengan kabar-kabar menarik lainnya seputar dunia video game dari saya, Muhammad Maulana. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Misi Marvel’s Spider-Man 2 Ada Referensi dari Spider-Verse

Misi Marvel’s Spider-Man 2 – Tidak berlebihan rasanya kalau Spider-Man saat ini adalah superhero yang merajai industri hiburan saat ini. Spider-Man Sukses lewat game besutan Insomniac dan juga sukses lewat dua film animasi Spider-Verse yang fokus ke banyak varian Spider-Man.

Baru-baru ini, ditemukan dalam beberapa misi Marvel’s Spider-Man 2 terdapat referensi yang menunjuk pada film animasi tersebut. Benarkah itu?

Terdapat Referensi Spider-Verse pada Misi Marvel’s Spider-Man 2

Misi Marvel's Spider-Man 2
Terdapat Referensi Spider-Verse Pada Misi Marvel’s Spider-Man 2

Dekat hari perilisan Marvel’s Spider-Man 2, seorang content creator yang mendapatkan early access menemukan detail menarik yang mereferensikan tokoh-tokoh Spider-Man Across the Spider-Verse pada beberapa misi gamenya.

Seorang Youtuber bernama CabooseEK yang mendapatkan review copy untuk game Marvel’s Spider-Man 2, mendapatkan referensi karakter-karakter Spider-Verse pada sebuah misi.

Dirinya tidak mau spoiler banyak mengenai misi tersebut. Namun yang jelas, pada misi itu player ditugaskan untuk mencari Spider-Bots. Berbeda dengan Spider-Bots yang biasa kalian gunakan sepanjang game, Spider-Bots yang kalian kumpulkan pada misi ini memiliki warna dan pola yang merujuk pada dua karakter film animasi Spider-Verse yaitu Penny Parker dan Spider-Gwen.

Karakter Karakter Spider Verse
Karakter Karakter Spider-Verse

Apabila kamu sudah mengumpulkan beberapa robot laba-laba ini, Ganke Lee yang menjadi rekan Miles Morales menghubungi kamu lewat telepon. Ganke Lee akan mengatakan bahwa robot-robot tersebut menerima transmisi sinyal jutaan mil jauhnya.

Tidak hanya CabooseEK yang menemukannya, salah satu reviewer dari TheGamer yang juga mendapatkan review copy, menemukan robot yang sama namun dengan pola karakter dan di misi yang berbeda. Spider-Bots tersebut mereferensikan Spider-Noir dan Spider-Man 2099.

Spider Bot
Spider Bot

Perlu kamu ingat, bahwa kedua reviewer ini belum menyelesaikan review copy mereka. Jadi bisa saja kamu sendiri akan menemukan easter eggs lainnya yang berhubungan dengan dunia Spider-Verse saat gamenya rilis nanti.

Insomniac Bantah Kehadiran Gwen Stacy pada Spider-Man 2

Gwen Stacy
Gwen Stacy

Beberapa waktu lalu sempat beredar rumor bahwa Gwen Stacy alias Spider-Gwen akan hadir dalam cerita Marvel’s Spider-Man 2. Apalagi beberapa reviewer telah menemukan referensi dari Spider-Verse, membuat rumor ini makin kuat.

Namun, informasi tersebut langsung dibantah oleh sang Narrative Director Jan Paquette. Lewat wawancara dari TheGamer, Paquette mengatakan bahwa Insomniac ingin mengulik terlebih dahulu kisah persahabatan Peter Parker dan Miles Morales lewat game keduanya. Dengan konflik Symbiote sebagai jembatannya.

Namun, Paqquette dan timnya tidak menolak ide tersebut dari para fans dan akan mempertimbangkan masuknya karakter-karakter pada film animasi Spider-Verse ke ranah game. Mengingat hak cipta Spider-Man berada pada naungan Sony.


Baca pula informasi Gamebrott lainnya tentang Marvel’s Spider-Man 2 beserta dengan kabar-kabar menarik lainnya seputar dunia video game dari saya, Ananda Pratama. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Pengisi Suara Spider-Man “Tidak Peduli” dengan Perubahan Wajah Peter Parker

Pengisi Suara Spider-Man – Bukan hanya sukses menjadi superhero terpopuler di media komik dan film, namun kehadiran tokoh Spider-Man juga sukses saat ditransformasikan ke dalam bentuk video game. Sebut saja seperti Marvel’s Spider-Man keluaran tahun 2018 kaky, yang mana kesuksesannya sendiri berhasil memicu kehadiran sekuelnya — Marvel’s Spider-Man 2.

Meski begitu, game besutan Insomniac Games ini berapa kali terkena kontroversi terlepas dari responnya yang begitu positif. Salah satunya seperti model wajah sang tokoh utama yakni Peter Parker mendapat perubahan. Banyak fans yang protes dengan perubahan, namun sang pengisi suara agaknya tidak terlalu memedulikan hal tersebut.

Pengisi Suara Spider-Man Tanggapi Kontroversi Perubahan Wajah Peter Parker

Pengisi Suara Spider-Man
Pengisi Suara Spider-Man Tanggapi Kontroversi Perubahan Wajah Peter Parker

Melalui wawancaranya dengan ComicBook.com, Yuri Lowenthal selaku pengisi suara Peter Parker alias Spider-Man mengaku “tidak peduli” dengan kontroversi perubahan wajah karakter. Bahkan dirinya mengaku sudah lelah menanggapi hal tersebut yang hingga kini masih menjadi perdebatan, terutama di Twitter.

Lowenthal juga menjelaskan bahwa dirinya tidak melakukan perubahan apapun terhadap suara yang ia sumbangkan. Sang pengisi suara juga langsung menerima perubahan ketika mendapat kabar dari developer tanpa protes. Bahkan, ia pun mempertegas dengan menyatakan tidak peduli apabila wajah diganti menjadi mirip “goblin” sekalipun.

Menurutnya, ia hanya ingin fokus terhadap kualitas performanya sebagai aktor pengisi suara. Dia berharap para fans juga melakukan hal yang sama.

Pengisi Suara Spider-Man 2
Miles Morales dan Peter Parker

Perubahan wajah Peter Parker sendiri terjadi saat perilisan Marvel’s Spider-Man Remastered dan Marvel’s Spider-Man Miles Morales. Insomniac selaku developer menyatakan tujuan model wajah diganti agar lebih sesuai dengan karakter suara. Namun, perubahan justru membuat banyak fans protes, bahkan hingga menuduh pihak Sony yang diduga mengganti wajah agar mirip dengan aktor Tom Holland, yang dikenal sebagai pemeran Spider-Man versi MCU.

Ada Opsi Subtitle Marvel’s Spider-Man 2 Bahasa Indonesia dalam Game

Pengisi Suara Spider-Man 3
Ada Opsi Subtitle Marvel’s Spider-Man 2 Bahasa Indonesia dalam Game

Didamping kontroversinya, kehadiran game Spider-Man tetap menjadi salah satu judul eksklusif Sony yang paling disegani. Bahkan sekuelnya yang bertajuk Marvel’s Spider-Man 2 menjadi game yang paling diantisipasi tahun ini.

Kehadiran game tentu menimbulkan hype di kalangan fans seluruh dunia, tak lepas juga dari Indonesia. Terlebih developer kini telah berbaik hati untuk menyediakan opsi Bahasa Indonesia, yang kemungkinan bakal hadir sebagai subtitle ataupun tampilan UI dalam game.

Sudah banyak aspek-aspek baru yang membuat fans tak sabar dengan perilisan. Terlebih dengan kehadiran musuh Venom dan juga kostum Symbiote yang ikonis. Marvel’s Spider-Man 2 siap meluncur 20 Oktober 2023 di platform PS5.


Baca juga artikel-artikel Gamebrott lainnya terkait Marvel’s Spider-Man 2 serta berita terkini lainnya dari Lauda Ifram. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Desain Lizard Marvel’s Spider-Man 2 Dibuat dengan Pelajari Kadal Asli

Lizard Marvel’s Spider-Man 2 – Dalam game Marvel’s Spider-Man 2, Peter Parker dan Miles Morales harus menghadapi banyak musuh nemesis mereka dalam melindungi semua orang. Salah satu musuh yang akan mereka hadapi adalah Doctor Connor atau lebih dikenal dengan nama Lizard.

Baru-baru ini, developer Insomniac menceritakan sedikit bagaimana mereka membuat desain karakter Lizard di sekuel game Marvel’s Spider-Man ini. Seperti apa proses pembuatannya?

Insomniac Pelajari Kadal Asli untuk Desain Lizard Marvel’s Spider-Man 2

Lizard Marvel's Spider-Man 2
Lizard Marvel’s Spider-Man 2

Dalam postingan di blog PlayStation, Senior Art Director di Insomniac Games – Jacinda Chew baru-baru ini membahas soal proses pembuatan desain Lizard di Marvel’s Spider-Man 2. Chew mengaku bahwa ia dan timnya mempelajari kadal sungguhan untuk merancang kulit dari Lizard.

Ia mengatakan bahwa kulit kadal sangat-sangat kering dan ia mengaplikasikan itu pada desain kulit Lizard itu sendiri. Untuk desain keseluruhan, Chew dan timnya mengambil inspirasi dari kadal prasejarah karena spesies kadal modern dinilai terlalu “imut”.

Selain itu, ia dan timnya juga mempelajari bagaimana mata kucing merefleksikan cahaya untuk memberi Lizard penampilan yang lebih intimidatif.

Grafis Marvel's Spider-Man 2
Marvel’s Spider Man 2

Chew mengungkap jika Lizard akan memiliki dua bentuk di Marvel’s Spider-Man yaitu Lizard yang lebih tradisional dengan jas laboratorium dan yang lebih besar serta liar seperti yang ditampilkan di trailer.

Teknologi yang Dimiliki PS5 Membantu Pembuatan Lizard

Lizard Marvel's Spider-Man 2
Berkat teknologi PS5

Lebih lanjut, Chew juga membahas soal bagaimana teknologi yang dimiliki PS5 membantu pembuatan Lizard, terutama ketika karakter tersebut berganti kulit dan berubah menjadi bentuk kedua. Ia menyebut jika timnya menggunakan program untuk mensimulasikan bagaimana kulit kadal bergerak ketika tertiup angin.

Terakhir, Chew dan timnya menjalankan simulasi otot untuk menangkap bahasa tubuh Lizard, di mana Chew mengatakan Lizard di Marvel’s Spider-Man 2 merupakan persilangan antara gerakan kadal asli yang lebih rendah ke tanah dan postur yang lebih tegak seperti di adaptasi film atau game lainnya.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Marvel’s Spider-Man 2 atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].