Butcher’s Creek Pamer Atmosfir Horor Ala Manhunt dan Condemned: Criminal Origins

Genre horor kembali lagi dengan game terbaru yang dibesut oleh developer indie David Szymanski (DUSK) bertajuk Butcher’s Creek. Membawa nuansa horor ala Manhunt dan Condemned: Criminal Origins, game ini akan mengajakmu bertualang ke suatu tempat dengan misi mematikan nantinya.

Penasaran seperti apa? Yuk kita ulik bersama!

Kilas Info Game Butcher’s Creek

Butcher's Creek
Video tape misterius yang berisi kejadian menyeramkan

Butcher’s Creek, dilansir dari Game Rant mengambil latar di tahun 1993, berkisah tentang tokoh utama yang nekad memasuki kabin terbengkalai setelah mendengar desas – desus tentang video tape misterius.

Namun, setelah datang ke kabin tersebut, sang tokoh ternyata harus menghadapi kejadian mengerikan di mana ia diburu oleh pembunuh sadis. Premis ini cukup mirip dengan Manhunt, dan gameplay-nya juga terdengar mirip dengan Condemned.

Hal pertama yang bisa kita lihat adalah, Butcher’s Creek akan mengambil perspektif first-person dan fokus pada melee combat menggunakan kapak, pipa, pisau, dan masih banyak lagi.

Tak hanya itu, game juga suguhkan beragam tempat seperti pertanian terbengkalai, pabrik – pabrik runtuh, serta klub kumuh di hutan Appalachia. Gabungan rekaman video misterius dan atmosfir gelap nan suram tentunya cukup membuat kita bergidik ngeri dibuatnya.

Berikut fitur gameplay dapat kalian lihat di bawah ini:

Butcher's Creek
Rumah dengan kabin terbengkalai di dalamnya
Butcher's Creek
Diburu oleh pembunuh sadis
Butcher's Creek
Ragam senjata yang dapat kamu gunakan sebagai perlindungan diri

Meski trailernya belum dirilis dan baru saja diumumkan lewat Steam, Butcher’s Creek dikabarkan akan rilis tahun 2024 mendatang.

Paranormal Tales Unjuk Atmosfir Horor Menegangkan dalam Unreal Engine 5

Paranormal Tales
Paranormal Tales

Masih dengan game horor, developer Digital Cybercherries telah mengumumkan game terbaru mereka berjudul Paranormal Tales. Membawa nuansa horor vibe Blair Witch, game ini akan mengajakmu bertualang ke berbagai tempat misterius dengan ragam misteri yang belum terungkap.

Paranormal Tales menampilkan gameplay dengan visual grafis memukau namun juga menyeramkan. Game ini terinspirasi dari PT milik Hideo Kojima dengan perspektif bodycam first-person.

Selengkapnya dapat kalian baca di sini.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita Game atau artikel lainnya dari Nadia Haudina. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Developer Amnesia Pertimbangkan “Move On” dari Genre Horor

Developer Amnesia Pertimbangkan – Frictional Games, studio di balik seri Amnesia, Penumbra, dan Soma dikenal akan seri survival horor. Sejak studio didirikan, developer ini hanya menggarap proyek game horor dengan rilisan terakhir ialah Amnesia: The Bunker.

Namun terkadang hanya mengerjakan satu jenis proyek membuat tim bosan dan jenuh, belum lagi dengan genre horor yang sulit untuk dipasarkan di era let’s play sekarang yang membuat gamer lebih memilih menonton gameplay ketimbang memainkan langsung karena takut.

Alasan Developer Amnesia Pertimbangkan “Move On” dari Genre Horor

Developer Amnesia Pertimbangkan
Dev Amnesia Pertimbangkan “Move On” dari Genre Horor untuk Proyek Selanjutnya

Hal ini membuat Frictional Games kemungkinan besar akan “move on” dari genre horor untuk proyek game selanjutnya, tetapi mempertahankan aspek lain yang mereka pandai eksekusi yakni enviromental storytelling dan immersive gameplay.

Lewat wawancara bersama 80.lv, Thomas Grip selaku Creative Director sekaligus Co-Founder ungkapkan bahwa studio-nya mempertimbangkan beralih dari horor karena ingin fokus pada storytelling.

“Di Frictional, kami membuat game secara holistik. Hal ini menjadi tahap krusial akan bagaimana game kami terlihat dan terasa. Meskpun game kami utamanya horor, yang kami benar-benar coba lakukan ialah memberikan ‘imersi yang playable’.”

Thomas Grip, Creative Director dan Co-Founder Frictional Games

Jadwal Rilis Amnesia The Bunker
Amnesia: The Bunker

Dia juga menambahkan kalau mereka punya rencana proyek selanjutnya untuk game terbaru. Rencananya mereka ingin membuat game yang lebih imersi dari sebelumnya.

“Untuk proyek selanjutnya, saya rasa kami akan mengurangi sedikit aspek horor agar dapat fokus pada kualitas emosional lainnya. Saya yakin bahwa game-game ini akan tetap seperti game garapan Frictional. Imersi, perjalanan personal, dan visi holistik yang telah menjadi ciri khas Frictional Game – Tak hanya sekedar horor.”

Thomas Grip, Creative Director dan Co-Founder Frictional Games

Frictional Games Telah Kembangkan Game Horor Sejak Tahun 2007

Image 51 1
Frictional Games

Sejak didirikan, Frictional Games telah menggarap game horor dimulai dari seri Penumbra yang tergolong menjadi seri niche. Namun kesuksesan mereka baru memuncak ketika merilis Amnesia: The Dark Descent pada tahun 2010 yang di mana menjadi viral karena let’s play Youtuber seperti Pewdiepie dan Markiplier.

Mereka mencoba bereksperimen dengan aspek psikologis dan fokus storytelling lewat game SOMA yang di mana dipuji banyak orang akan cerita yang mengundang banyak tanya akan eksistensi semesta, tetapi dikritik akan aspek horor yang tak seseram dulu.

Game terbaru mereka Amnesia: The Bunker menjadi percobaan pertama mengusung game dengan elemen combat ketimbang sekedar petak umpet, game tersebut mendapat resepsi sangat baik meskipun banyak yang komentari durasinya yang pendek.


Baca pula informasi Gamebrott lainnya tentang Amnesia beserta dengan kabar-kabar menarik lainnya seputar dunia video game dari saya, Muhammad Maulana. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Game Horor Quantum Error PS4 Batal Rilis

Quantum Error PS4 Batal Rilis – Quantum Error merupakan game horor anyar yang menghadirkan anggota pemadam kebakaran sebagai protagonis utama dan game tersebut menjadi salah satu game paling diantisipasi di 2023 oleh penggemar genre horor.

Tak lama setelah diumumkan untuk PS5 saja pada 2020 kemarin, TeamKill Media selaku developer mengumumkan bahwa game tersebut tidak lagi akan jadi game eksklusif PS5, karena juga akan dirilis di Xbox Series X/S dan PS4.

Namun, pengembangan game horor itu untuk konsol generasi sebelumnya tampaknya menemui masalah dan berakhir dengan kabar mengecewakan.

Alasan Game Quantum Error PS4 Batal Rilis

Quantum Error PS4 Batal Rilis
Game versi PS4 Batal Rilis

Lewat sosial media, TeamKill Media selaku developer mengumumkan bahwa Quantum Error versi PS4 resmi dibatalkan. Mereka menjelaskan jika sulit untuk membuat game tersebut berjalan di 60fps di PS4 yang punya HDD dengan kecepatan lambat.

Akan butuh banyak downgrade dan perubahan aset, dan mereka merasa jika tidak adil apabila pemain PS4 tidak mendapatkan pengalaman yang serupa dengan pemain di PS5.

Quantum Error
Quantum Error

Sebagai gantinya, TeamKill Media saat ini juga mengembangkan Quantum Error versi PC meski mereka masih belum tahu kapan mereka akan merilis versi tersebut. Yang pasti, versi PC-nya tidak akan dirilis bersamaan dengan versi PS5 dan Xbox Series X/S.

Tidak Seperti Versi PS5, Versi Xbox Series X/S Dikabarkan akan Punya Loading Screen

Quantum Error Batalkan Versi PS4
Versi Xbox Series X/S Dikabarkan akan Punya Loading Screen

Kabar mengecewakan itu bukan yang pertama ketika berbicara soal game versi non-PS5. Sebelumnya, TeamKill Media juga mengungkap bahwa versi Xbox Series X/S untuk game horor itu kemungkinan akan memiliki loading screen disaat versi PS5-nya tidak memiliki itu sama sekali.

Meski telah dikonfirmasi bahwa pengembangan Quantum Error telah mencapai akhir, hingga kini belum ada tanggal rilis pasti untuk game tersebut.

Namun, telah dikonfirmasi bahwa game itu akan berjalan di 2K 60fps di PS5 dan Xbox Series X/S, dan kemungkinan akan lebih tinggi lagi di PC nantinya.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Quantum Error atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Game Horor Stray Souls Umumkan Jadwal Rilis Resmi

Genre Horor kembali menunjukkan eksistensinya di kancah industri game. Salah satu studio indie Jukai Studio datang dengan game perdana mereka bertajuk Stray Souls. Game ini dikonfirmasi telah mendapatkan jadwal rilis dan bakal suguhkan nuansa seram yang berbeda nantinya.

Penasaran kapan game ini akan dirilis? Mari kita ulik bersama!

Jadwal Rilis Resmi Stray Souls

Stray Souls
Game horor baru ini akan hadir temani Halloween-mu

Jadwal rilis tersebut disampaikan langsung oleh developer lewat X/Twitter resmi. Melalui cuitannya, Jukai juga membagikan video trailer perdana Stray Souls yang dapat kalian lihat di bawah ini:

Melalui cuitannya juga, game ini dijadwalkan rilis di tanggal 25 Oktober 2023, lima hari sebelum Halloween dimulai melalui platform PS4, PS5, Xbox One, Xbox Series X/S, dan PC via Steam.

Sinopsis Singkat

Stray Souls
Daniel, remaja yang mendapat warisan dari Neneknya rumah di Aspen Falls

Didukung oleh Unreal Engine 5, game ini berkisah tentang Daniel, seorang remaja yang baru saja mewarisi rumah Neneknya di Aspen Falls yang bebas hutang. Meski tidak memiliki hipotek, ternyata rumah baru ini menjadi kisah menyeramkan yang dipenuhi mimpi buruk.

Publisher Stray Souls, Versus Evil mengungkap lewat situs resminya bahwa gameplay terinspirasi dari aksi horor klasik dengan sentuhan soulslike. Hal ini cukup menarik perhatian para gamer, di mana mekanisme baru dalam genre horor ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi pemainnya.

Stray Souls
Suguhkan horor dibalut bumbu Soulslike di dalamnya

Tambahan lainnya, Versus Evil juga menjelaskan game ini dapat dimainkan secara berulang kali, dan pemain akan menemui musuh beragam yang menakutkan, lokasi item, puzzle, scene menarik dan lainnya di berbagai tempat.

Yang membuatnya lebih menarik lagi, Akira Yamaoka selaku komposer legendaris di franchise Silent Hill juga akan mengisi soundtrack game. Bagaimana? Kamu tertarik dengan game horor satu ini, Brott?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita Game atau artikel lainnya dari Nadia Haudina. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Don’t Scream, Game Horor Pendek yang Melarangmu Berteriak Keras!

Genre Horor terkenal dengan suasana gelap dan seram yang dapat membuat pemainnya bergidik ngeri. Jika horor identik dengan jumpscare yang bikin shock dan auto teriak, game baru Don’t Scream justru membuatmu harus berbuat sebaliknya.

Game ini cukup menarik perhatian kalangan gamer berkat aturan sistemnya yang tidak biasa. Seperti apakah itu? Mari kita ulik bersama!

Dilarang Teriak di Game Don’t Scream

Don't Scream
Kamu dilarang teriak di game ini

Dilansir melalui Steam resminya, Don’t Scream merupakan game indie horor buatan dua orang Joure & Joe. Pada game ini, diperlihatkan video perdana footage dalam perspektif first-person.

Didukung Unreal Engine 5, kamu akan menjelajahi tempat bernama Pineview Forest yang mencekam selama sekitar 18 menit. Yang membuat game satu ini unik adalah, pemain diharuskan menghidupkan mikrofon dan tidak boleh berteriak saat bertemu jumpscare menyeramkan.

Suara Sekecil Apapun Dianggap Sebagai Jeritan

Don't Scream
Suara sekecil apapun, auto game over

Lebih uniknya lagi, game ini dapat merekam suara sekecil apapun sebagai jeritan. Jika mengeluarkan suara sedikit saja, maka game dianggap selesai alias game over, dan pemain harus mengulang lagi dari awal.

Video rekaman hitam putih di tahun 90-an menjadi tema utama di game ini. Berbeda dari game Horor lainnya, game ini seakan mengajak pemainnya terjebak dalam cerita dan mekanisme gameplay cukup kompleks. Sederhananya, Don’t Scream merupakan “Scare Simulator” yang mendorong rasa takut pemainnya selama game dimainkan.

Meski bukan game co-op yang bisa dimainkan bersama teman, tim developer jelaskan bahwa game ini tidak terbatas untuk melakukan solo saja. Sebaliknya, ini adalah ajang unjuk keberanian baik bersama keluarga, teman, maupun saudara-mu.

Berikut videonya dapat kalian tonton di bawah ini (via IGN):

Early Access Don’t Scream dijadwalkan rilis 27 Oktober 2023. Belum ada informasi di tanggal dan bulan berapa game diluncurkan secara resmi, jadi mari tunggu saja kabar selanjutnya dari developer ya, Brott!


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita Game atau artikel lainnya dari Nadia Haudina. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].