Microsoft Sebut Keputusan Tarik Call of Duty dari Steam Adalah Kegagalan

Call of Duty Steam – Tahun 2018 hingga 2019 menjadi fenomena menarik yang banyak gamer lupakan. Tahun di mana semua publisher besar mulai dari Bethesda, Epic Games, EA, Ubisoft, dan bahkan Activision Blizzard ingin menjauh dari platform Steam milik Valve.

Salah satunya fenomena yang dilakukan oleh Activion adalah memutuskan tarik Call of Duty dari Steam. Tidak lama kemudian, banyak dari mereka merilis semua game mereka di launcher milik sendiri untuk versi PC agar dapatkan profit maksimal.

Tarik Call of Duty dari Steam Adalah Kegagalan Besar untuk Microsoft

Tarik Call of Duty dari Steam
Microsoft Sebut Keputusan Tarik COD dari Steam Adalah Kegagalan Besar

4 tahun kemudian, rencana tersebut tampaknya terbukti tidak berhasil karena banyak dari publisher ini pada akhirnya kembali ke Steam. Salah satunya ialah franchise Call of Duty yang di mana Modern Warfare (2019) dan Modern Warfare 2 (2022) rilis ke Steam selain dari Battle.net.

Meskipun tak setuju dengan sistem bagi hasil 70:30 yang ditawarkan Steam, jumlah penggunanya yang begitu luas dan sulit untuk dibujuk beralih ke launcher lain membuat perusahaan mengalah.

Microsoft yang saat ini sibuk finalisasi akuisisi Activision Blizzard ungkapkan ke sidang pengadilan melawan FTC jika keputusan melepas franchise kesayangan Activision itu dari Steam merupakan kesalahan yang sangat besar dan dicap gagal besar.

Dalam dokumen pengadilan pada tanggal 13 Juli lalu sebagaimana dilansir dari CharlieIntel, Microsoft ingin membuktikan bahwa sebuah platform mau itu console atau toko digital tidak membutuhkan Call of Duty untuk sukses.

Bulan Rilis Call of Duty Modern Warfare 3
Call of Duty

Keputusan Activision Blizzard merilis Call of Duty: Black Ops 4 eksklusif di Battle.net menjadi contoh. Activision Blizzard ingin menarik COD dari Steam dengan maksud menumbuhkan platform store digital milik mereka karena begitu percaya diri popularitas franchise itu dapat menarik perhatian gamer.

Namun hasilnya jauh dari harapan karena jumlah pemain di Battle.net per bulan tetap lah sama sedangkan jumlah audiens di Steam setiap bulannya bertambah tanpa seri FPS terbesar dunia itu.

Para pengacara Microsoft ingin membujuk pengadilan bahwa COD tidak semata-mata franchise yang menentukan kesuksesan sebuah platform.

Menepis tuduhan dan klaim dari Sony sekaligus FTC yang beranggapan bahwa Microsoft ingin menghancurkan kompetisi dan memonopoli industri game lewat akuisisi Activision Blizzard yang di mana bersamaan dengan semua franchise termasuk COD.

Semua Call of Duty Telah Muncul di Steam Terkecuali Black Ops 4

Image 41 1
Call of Duty

Black Ops 4 menjadi salah satu seri yang dilupakan oleh komunitas fans-nya. Meski penjualannya di tahun rilis tergolong sukses, game tersebut menjadi iterasi yang paling mengundang tanda tanya mulai dari penarikan konten single-player.

Selain itu, hilangnya sistem health regen, munculnya sistem operator layaknya game shooter hero-based seperti Overwatch. Belum lagi dengan kemunculan mode battle-royale perdana Call of Duty yang hanya populer sejenak.

Dua seri reboot Modern Warfare, Black Ops Cold War, dan juga Vanguard telah dirilis ke Steam, meninggalkan Black Ops 4 menjadi satu-satunya game Call of Duty yang terjebak di eksklusivitas Battle.net.

Game tersebut dapat dibilang “mati” dengan jumlah pemain yang begitu sedikit di PC, dan absennya konten campaign mungkin menjadi alasan mengapa Activision Blizzard merasa tak ada alasan untuk merilis ulang game itu.

Meskipun ditinggali Call of Duty selama beberapa tahun, Steam masih terus jaya dan tidak ada pertanda pengurangan pemain sama sekali.

Bahkan kebalikannya, platform store digital milik Valve itu terus tumbuh dan bertambah ramai meski sempat ada masa di mana tiap publisher besar ingin cabut dari layanan mereka dan juga munculnya Epic Games sebagai kompetitor baru.


Baca pula informasi Gamebrott lainnya tentang Call of Duty beserta dengan kabar-kabar menarik lainnya seputar dunia video game dari saya, Muhammad Maulana. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Call of Duty Tetap Rilis di PlayStation Berdasarkan Perjanjian Microsoft dan Sony

Perjanjian Microsoft dan Sony – Perseteruan antara Microsoft dan Sony belakangan ini memang semakin memanas. Berawal hanya dari persaingan, namun kini perkara merambat ke meja hijau semenjak Microsoft akuisisi perusahaan Activision Blizzard.

Dengan adanya akusisi, Sony khawatir salah satu game terpopulernya yakni Call of Duty kemungkinan rilis secara eksklusif di platform Xbox saja. Namun, sepertinya perdamaian kini telah tercapai melalui adanya perjanjian antara pihak Microsoft dan Sony untuk tetap hadirkan COD di PlayStation.

Microsoft dan Sony Setuju Call of Duty Tetap Rilis di PlayStation

Call of Duty Tetap Rilis di PlayStation
Game COD Tetap Rilis di PS

Pengumuman mengenai perjanjian pertama kali dinyatakan oleh bos Xbox yakni Phil Spencer melalui Twitter. Dirinya ungkap bahwa pihak Microsoft dan Sony telah menyetujui perjanjian terikat untuk tetap merilis game COD di platform PlayStation setelah adanya akusisi Activision Blizzard.

Call Of Duty Tetap Rilis Di Playstation
Pernyataan dari Boss Xbox

Meski begitu, belum ada informasi lebih lanjut mengenai isi perjanjian yang telah disetujui. Hingga kini, pihak Sony juga belum memberikan tanggapan lebih lanjut mengenai perjanjian maupun perkara akuisisi secara keseluruhan.

Sidang FTC Selesai, Microsoft Dibolehkan Akuisisi Activision Blizzard oleh Pengadilan Federal Amerika

Call Of Duty Tetap Rilis Di Playstation
Sidang FTC Selesai, Microsoft Dibolehkan Akuisisi Activision Blizzard oleh Pengadilan Federal Amerika

Dirilisnya perjanjian merupakan buah hasil dari kemenangan Microsoft atas gugatan dari pihak FTC yang menolak adanya akuisisi. Saat ini, penggabungan perusahaan sudah diperbolehkan meski hingga kini FTC mengaku masih kecewa dengan hasil persidangan.

Dalam beberapa bulan terakhir, perseteruan mengenai akusisi Microsoft dengan Activision Blizzard memang tak kunjung usai. Tak hanya Sony, namun banyak perusahaan lainnya yang tidak meyetujui keputusan Microsoft lantaran dianggap memonopoli pasar, terutama dengan game COD yang menjadi favorit para gamer.

Meski begitu, Microsoft pantang untuk menyerah dan berusaha tetap unggul dalam persaingan. Perusahaan kini tengah fokus menggarap sejumlah game-game eksklusif seperti Starfield dan Indiana Jones garapan developer Bethesda yang juga telah bergabung menjadi studio first party di Microsoft.


Baca juga artikel-artikel Gamebrott lainnya terkait Call of Duty serta berita terkini lainnya dari Lauda Ifram. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Jumlah Player Call of Duty Mencapai 90 Juta Pemain di Dunia

Jumlah Player Call of Duty — Franchise ini sudah cukup mendominasi pasar game dengan genre FPS Shooter dan playerbase yang sudah bertahan selama lebih dari 10 tahun ini cukup aktif dalam beberapa hari terakhir ini.

Tentunya, beberapa hal terkait dengan bagaimana nasib IP yang sekarang berada pada naungan Activision Blizzard ini sepertinya masih cukup menarik banyak pemain untuk tetap bermain.

Hal ini disebabkan terdapat banyak disrupsi semenjak perebutan hak eksklusifitas franchise shooter legendaris yang telah menjadi favorit para gamer. Kabar terbaru pun berhembus dengan pencapaian baru Activision Blizzard terkait dengan jumlah pemain saat ini.

Jumlah Player Call of Duty Mencapai 90 Juta Pemain Bulanan

Jumlah Player Call of Duty
Call Of Duty Raih 90 Juta Pemain Aktif Bulanan

Kabar terbaru tersebut tak lain adalah jumlah player atau pemain aktif bulanan (Monthly Active User) yang telah mencapai 90 Juta Pemain. Pemain aktif ini pun diketahui telah terakumulasi dari beragam seri Call of Duty dan faktor lainnya.

Activision Blizzard ungkap bahwa hal ini terjadi dikarenakan akumulasi dari hampir semua seri franchise ini, yang telah menjadi salah satu kontribusi jumlah pemain aktif saat ini.

Pihak Activision Blizzard pun mengungkapkan jika mereka memperoleh peningkatan pendapat sebesar 17% di setiap tahunnya per bulan ini.

Pendapatan terbesar juga diperoleh dari penjualan beberapa IP premium mereka. Call of Duty: Modern Warfare 2 (2022) diketahui menjadi salah satu produk yang menaikkan pendapatan penjualan mereka secara tajam serta hadirnya banyak pemain baru.

Call Of Duty Mobile
Call Of Duty Mobile

Penjualan lainnya yang menyebabkan meningkat tajam para jumlah pemain ini hadir dari DLC dan Mikrotransaksi CoD: Modern Warfare 2 (2022) pada Season 3 Warzone. Hal ini juga didukung dengan jumlah peminat terhadap Battle Pass BlackCell yang cukup besar.

Kemudian, dari segi penjualan pada Call of Duty Mobile dideskripsikan sebagai IP dengan tingkat engagement dan pendapatan paling stabil di setiap tahunnya. IP ini menjadi yang paling laris semenjak ia dirilis pada tahun 2019 lalu. Activision Blizzard ungkap bahwa hasil mikrotransaksi yang sudah diperoleh sekitar IDR 45 Milliar.

Masa Depan Franchise COD yang Cukup Baik

Call Of Duty Modern Warfare 2 (2022)
Modern Warfare 2 (2022)

Di saat yang sama, diketahui pula bahwa puncak player bulanan aktif terbanyak terjadi pada Oktober-December 2022 lalu yang mencapai sekitar 111 Juta Pemain Aktif Bulanan. Pada bulan-bulan tersebut diketahui merupakan perilisan Call of Duty: Modern Warfare 2 (2022) dan Warzone 2.0 yang disertai dengan beragam update baru.

Hal ini menunjukkan memang terjadi penurunan pemain aktif meskipun tidak terlalu drastis dalam kurun waktu bebeberapa bulan terakhir. Meskipun begitu, Activision Blizzard cukup mengakui dengan performa CoD Mobile.

Pernyataan Activision Blizzard ini diketahui secara tidak langsung membuktikan Game Mobile merupakan pasar yang menguntungkan sekaligus sebagai sarana promosi produk lainnya. Tidak ada salahnya jika pemain mulai bermain versi ini dengan playerbase yang stabil.

Selain itu, ada rumor pula mengatakan bahwa perilisan Modern Warfare 3 akan terjadi dalam waktu dekat, hal ini didukung pula dengan rumor akan hadirnya karakter baru dalam universe soft-reboot ini.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait dengan Call of Duty atau artikel lainnya dari Lazuardi. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Penjualan Xbox Series X Dikabarkan Meningkat Setelah Server Call of Duty Klasik Diperbaiki

Tidak ada yang bisa menyangka kalau dengan diperbaikinya server Call of Duty Classic bisa berefek pada meningkatnya penjualan konsol terbaru Xbox Series X. Hal ini membuktikan sekali lagi kalau game besutan Activision tersebut merupakan franchise game paling favorit dari dulu hingga sekarang.

Memang tidak menyangkal kalau game saat ini dihantui oleh berbagai problema. Mulai dari chat yang terlampau toxic, hingga banyaknya masalah glitch dan bug yang tidak sedikit.

Penjualan Xbox Series X Dikabarkan Meningkat Pasca Server CoD Diperbaiki

penjualan xbox series x
CoD Black Ops II

Hanya saja kalau ditanya tentu gamer akan lebih memilih judul classic Call of Duty seperti CoD Modern Warfare 2 dan Black Ops 2. Game klasik tersebut mendapatkan update server oleh Microsoft dimana matchmaking jadi cepat dan langsung mendapatkan match dalam hitungan detik.

Tentu banyak gamer yang mencoba memainkan kembali game lawas ini dan berujung seperti yang sudah bisa kalian tebak, membeli konsol Xbox Series X. Yang pertama tentu penjualan game tersebut naik drastis di versi digitalnya.

penjualan xbox series x
Server CoD diperbaiki, penjualan Series X langsung naik

Tak hanya itu, Xbox Series X dikabarkan mengalami kenaikan penjualan. Menurut akun Twitter Xbox news, beberapa toko retail yang menjual konsol tersebut mengalami sold out. Penjualan secara online via Amazon juga meningkat tajam sebesar 84%.

Server Klasik CoD Dihantui oleh Hacker dan Cheater

penjualan xbox series x
Masih penuh cheater dan hacker

Walau belum bisa dipastikan apakah benar atau tidak, yang jelas memang ada beberapa gamer yang senang jika game lama mereka sudah bisa dimainkan kembali, meski tetap ada cheater dan hacker.

Akhirnya ada juga berita menarik setelah sekian lama berkutat pada akuisisi Activision-Blizzard yang untungnya sudah ada titik terang. Pengadilan federal Amerika sendiri sudah menyetujui akuisisi oleh Microsoft, untuk sekarang masih harus menunggu keputusan akhir dari CMA di Inggris Raya.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita Games atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Call of Duty Modern Warfare 2 dan Warzone Season 5 akan Hadir Bulan Depan

Tak lama lagi, game perang populer besutan Infinity Ward akan kedatangan Call of Duty Modern Warfare 2 dan Warzone Season 5. Dikabarkan pula bahwa update Season selanjutnya akan hadirkan beragam fitur – fitur yang sebelumnya tidak ada di Season 4. Penasaran apa saja? Yuk kita ulik bersama!

Call of Duty Modern Warfare 2 dan Warzone Season 5

Call of Duty Modern Warfare 2 dan Warzone Season 5
Fitur – fitur baru CoDMW 2 dan Warzone Season 5

Melansir dari Steam, akan ada dua map terbaru yang ada di Call of Duty Modern Warfare 2. Map tersebut ialah Punta Mar dan Strike, di mana Punta adalah tepi pantai yang berhadapan dengan pantai Las Almas, penuh dengan toko – toko kosong, lorong, dan pemandangan yang indah.

Sedangkan Strike adalah map yang sebelumnya telah hadir di Call of Duty 4: Modern Warfare pertama, dan kini ia hadir kembali ke Season 5. Pasar, menara jam, dan jalan utama yang panjang bakal jadi temanmu di mana bahaya akan menanti di tiap belokan.

Tak hanya itu, akan ada pula Havoc dan Big Capture the Flag. Havoc sendiri adalah mode di mana kamu akan mengeliminasi 60 lawan di battlefield berbekal senjata yang dapat direload otomatis saat kamu mengalahkan lawan.

Sedangkan Capture the Flag adalah mode merebut bendera dalam 20v20, di mana kamu bebas bergerak dan menyerang lawan menggunakan senjata, tank, helikopter, dan masih banyak lagi.

Fitur Terbaru Call of Duty Warzone Season 5

Call Of Duty Modern Warfare 2 Dan Warzone Season 5 Snoop Dogg
Snoop Dogg

Untuk Warzone sendiri, akan ada map baru Fort Resurgence, yaitu kamu dapat adu mekanik senjata satu sama lain di Benteng Al Magra milik Al Mazrah di sekitar Ashika Island dan Vondel.

Selain map baru, ada pula kendaraan baru MRAP dan Dirt Bike, serta Champion’s Quest yaitu bertarung dalam Mini Battle Royale di Vondel dan kumpulkan elemen yang dibutuhkan untuk membuka quest satu ini.

Terakhir, pemain bakal kedatangan operator baru CEO dari Shadow Company Commander Graves, guest operator Snoop Dogg, Nicki Minaj, dan 21 Savage, serta senjata baru FR Avancer (assault rifle), dan Carrack .300 (sniper rifle).

Call of Duty Modern Warfare 2 dan Warzone Season 5 direncanakan rilis tanggal 2 Agustus 2023.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita Game atau artikel lainnya dari Nadia Haudina. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Nicki Minaj Resmi Masuk Call of Duty

Nicki Minaj Call of Duty – Maraknya event crossover membuktikan bahwa aspek tersebut memang cukup ampuh untuk maningkatkan kepopuleran. Contohnya seperti Fortnite yang sudah tak jarang menghadirkan karakter dari berbagai media pop culture, bahkan gimmick itulah yang membuat game menjadi populer hingga kini.

Tak hanya Fortnite, game Call of Duty sepertinya juga mengikuti jejak yang sama. Setelah sukses berkolaborasi dengan serial The Boys, game kini kembali mengadakan event crossover unik. Yakni dengan musisi rapper ternama yakni Nicki Minaj.

Nicki Minaj Call of Duty Bakal Hadir di Season 5 Bersama Snoop Dogg dan 21 Savage

Nicki Minaj Call of Duty
Nicki Minaj Resmi Masuk COD Warzone Season 5 Bersama Snoop Dogg dan 21 Savage

Sebelumnya sempat dirumorkan, kehadiran rapper Nicki Minaj sebagai operator di COD akhirnya resmi diumumkan. Operator akan tersedia baik untuk Modern Warfare 2 dan Warzone 2, didampingi oleh musisi Hip Hop lainnya seperti 21 Savage dan Snoop Dogg yang akan kembali hadir.

Seluruh operator tersebut rencananya akan rilis pada saat peluncuran Season 5 di tanggal 2 Agustus mendatang. Selain itu, pemain juga akan mendapatkan War Track Packs gratis apabila melakukan login sebanyak 4 kali di antara tanggal 7 Agustus dan 16 Agustus.

Nicki Minaj Resmi Masuk Call Of Duty
COD Warzone Season 5

Perlu diketahui bahwa bundle operator penyanyi tersebut dan karakter lainnya tidaklah gratis. Namun saat ini, harga bundle masih belum diketahui. Activision pastikan bahwa informasi lebih lanjut akan segera diumumkan.

Developer juga turut mengonfirmasi bahwa pengisi suara operator masing-masing akan diperankan langsung oleh orang aslinya.

Activision Blizzard Juga Rencanakan Crossover untuk Overwatch 2

Nicki Minaj Resmi Masuk Call Of Duty
Activision Blizzard Juga Rencanakan Crossover untuk Overwatch 2

Setelah terbukti sukses melalui event crossover di Call of Duty, developer rencananya juga akan membawa event ke dalam game Overwatch 2. Hal tersebut berkat inspirasi Jon Spector selaku VP Overwatch yang kagum dengan kesuksesan Fortnite melalui beragam skin karakter yang unik.

Game Call of Duty sendiri sebelumnya juga sudah sempat menghadirkan event crossover. Seperti kolaborasi dengan serial The Boys, anime Attack on Titan, musisi Snoop Dogg bahkan hingga menggaet atlet pesepak bola ternama yakni Lionel Messi.

Dengan suksesnya event, tak heran apabila akan ada lebih banyak crossover di masa mendatang yang pastinya patut untuk dinantikan.


Baca juga artikel-artikel Gamebrott lainnya terkait Call of Duty serta berita terkini lainnya dari Lauda Ifram. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Call of Duty Modern Warfare 2 Klasik Diserang Hacker

Call of Duty: Modern Warfare 2 Hacker – Komunitas COD saat ini sedangg dihebohkan dengan kabar kurang menyenangkan untuk salah satu game lamanya, yaitu Call of Duty: Modern Warfare 2 klasik yang rilsi pertama kali tahun 2009 lalu.

Lobby dari game tersebut ternyata sudah lama menjadi sarang hacker mau itu di console maupun PC. Hal ini membuat tak ada alasan untuk gamer mengunjungi game lama. Namun kasus yang muncul dalam beberapa hari ini tergolong lebih parah dari sekedar lobby dipenuhi aimbotter.

Call of Duty Modern Warfare 2 Klasik Diserang Hacker, Pemain Terjangkit Malware

Call of Duty Modern Warfare 2 Klasik
COD Modern Warfare 2 Klasik Diserang Hacker, Pemain Terjangkit Malware

Dilaporkan oleh salah satu gamer di Steam forum, COD Modern Warfare 2 (2009) kini tidak aman untuk dimainkan sama sekali karena hacker menyuntikkan malware jenis worm ke dalam lobby, membuat siapa pun yang masuk akan terinfeksi.

Serangan hacker tersebut membut Activision memutuskan untuk matikan server game yang telah berusia 14 tahun tersebut. Hal in dikonfirmasi langsung oleh representatif dari Activision Neil Wood lewat Twitter.

“Multiplayer untuk Call of Duty: Modern Warfare 2 (2009) di Steam dimatikan selagi kami menginvestigasi laporan masalah

Call of Duty: Modern Warfare 2 (2009) sebenarnya tidak begitu ramai lagi dimainkan, dan mayoritas yang masih memainkannya lebih karena nostalgia atau juga kumpulan modder. Pada saat artikel ini ditulis, jumlah pemain rata-rata game tersebut berada di angka 600 pemain.

Call of Duty Modern Warfare 2
Remember, No Russians

Meskipun tak banyak, masih menjadi kasus yang serius ketika sebuah game dengan server resmi dari developer terinfeksi dengan malware, khususnya yang dapat menyebar hanya dengan bergabung ke suatu lobby.

Server Call of Duty Jadul Diperbaiki di Versi Xbox

Image 59 2
Call of Duty: Modern Warfare 2

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Call of Duty diabaikan begitu saja ketika iterasi baru muncul. Semakin tua seri tersebut, semakin tak diurus juga segi teknisnya. Hal ini membuat COD lawas dibanjiri oleh hacker, atau juga tak dapat dimainkan sama sekali.

Microsoft secara mendadak memperbarui server dari banyak seri lama. Hal ini membuat banyak fans veteran kunjungi kembali game kesayangan mereka. Call of Duty: Black Ops 2 mendapat 10 ribu pemain kembali di versi Xbox 360 sementara Modern Warfare 3 mendapat 7 ribu pemain.

Kedua game dibuat lancar kembali sistem matchmaking-nya, namun tampaknya masalah hacker dan cheater yang telah menghantui game-game tersebut masih sering terjadi meski dengan perbaruan server.



Baca pula informasi Gamebrott lainnya tentang Call of Duty beserta dengan kabar-kabar menarik lainnya seputar dunia video game dari saya, Muhammad Maulana. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Activision Banned 14.000 Cheater Call of Duty Modern Warfare 2

Activison Banned Cheater – Bukan rahasia umum lagi jika Activision terus berusaha untuk menyempurnakan fitur anti-cheat internal di beberapa game live-service mereka seperti Call of Duty. Salah satu usaha yang dilakukan adalah memperbarui sistem Ricochet seperti dengan membuat gamer non-cheater tidak bisa dilihat oleh cheater.

Selain itu, pembaruan lain yang dihadirkan juga membuat gamer non-cheater tidak bisa terkena damage ketika ditembaki cheater. Implementasi Ricochet kedalam Call of Duty terbukti berhasil di mana baru-baru ini, Activision mengungkap bahwa mereka telah membanned ribuan pemain.

Ada 14 Ribu Cheater Call of Duty Modern Warfare 2 dan Juga Warzone di Banned Activision

Cheater Call of Duty Modern Warfare 2
Activision baru saja nge-banned 14 ribu cheater di game COD Modern Warfare 2 dan juga Warzone

Melalui Twitter, Activision menyatakan bahwa mereka telah membanned lebih dari 14,000 cheater dari Call of Duty Modern Warfare 2 dan Warzone.

Meski angka tersebut tidak sebesar dulu ketika Activision membanned sekitar 90,000 cheater dari Warzone, perlu dicatat jika Richocet mendeteksi 14,000 akun nakal itu dalam kurun waktu 24 jam saja.

Jadwal Rilis Call of Duty Modern Warfare 3 (2023)
COD MW2

Dengan Activision yang kini tengah bersiap-siap untuk pembaruan Modern Warfare 2 dan Warzone Season 5, bukan tidak mungkin jika dalam beberapa hari kedepan akan ada lebih banyak akun cheater yang di-banned.

Activision Terbilang Aktif dalam Memperbarui Fitur di Ricochet

Activision Banned 14.000 Cheater di Call of Duty
Aktif memperbarui fitur anti-cheat

Dalam beberapa bulan terakhir, Activision memang terbilang aktif dalam memperbarui fitur Richocet garapan mereka.

Salah satu yang ditambahkan adalah tool bernama “Replay Investigation” yang memungkinkan mereka untuk mengidentifikasi dan mempelajari kebiasaan cheater di semua mode multiplayer di game-game mereka.

Hanya waktu yang masih menjawab seberapa efektif implementasi fitur-fitur anyar di sistem Ricochet mengingat pastinya akan selalu ada resiko pemain non-cheater yang terkena banned.

Meskipun begitu, Activision akan terus melakukan penyempurnaan untuk sistem anti-cheat tersebut menyusul Season 5 dengan banyak konten baru seperti skin Nicki Minaj, Snoop Dog dan 21 Savage.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Call of Duty atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].