Baru Rilis, Overwatch 2 di Steam Sudah Kena Review Bomb

Overwatch 2 Steam – Pelayanan developer terhadap produknya memang menjadi salah satu penentu reputasi game. Itulah nasib yang kini menimpa Overwatch 2, dimana game banyak mendapat kritikan dari para fans berkat janji developer yang gagal terpenuhi.

Baru saja diumumkan beberapa waktu lalu bahwa game hero shooter garapan Blizzard tersebut bakal memperluas jangkauannya dengan merilis game di Steam. Sayangnya, perilisan perdana di platform garapan Valve tersebut justru langsung dihujani review negatif oleh para fans. Lho, kenapa?

Overwatch 2 di Steam Kena Review Bomb

Overwatch 2 di Steam
OW 2 Versi Steam Dihujani Review Negatif

Didampingi dengan peluncuran Season 6 Invasion, Overwatch 2 akhirnya lepas di platform Steam. Hanya dalam kurun beberapa jam setelah perilisan, game langsung mendapat kategori review Overwhelmingly Negative, mengindikasi game didominasi oleh ulasan buruk.

Saat artikel ini ditulis, game sudah mendapat 12,477 ulasan. Dimana hanya 2,816 saja yang memberikan respon positif (recommended). Sementara 9,661 lainnya melontarkan ulasan negatif (not recommended). Data juga menunjukan bahwa review negatif mencapai persentase 82%.

Alasan Overwatch 2 Dikecam Banyak Pemain

Overwatch 2 Versi Steam 1
Alasan game Dikecam Banyak Pemain

Semenjak peluncuran game, Overwatch 2 sudah menuai banyak kontroversi. Mulai dari kesulitan mengakses server hingga sistem monetesasi yang dianggap buruk. Bahkan keberadaan sekuel sendiri juga menjadi bahan kritikan lantaran tidak memberikan perbedaan yang signifikan dengan game sebelumnya.

Meski begitu, review negatif di platform Steam sepertinya hanya gertakan dari pemain yang kecewa dengan Season 6. Sebelumnya, developer Blizzard menjanjikan versi co-op campaign yang kini telah dibatalkan. Tidak menutup kemungkinan reputasi review akan membaik di masa mendatang.


Baca juga artikel-artikel Gamebrott lainnya terkait Overwatch serta berita terkini lainnya dari Lauda Ifram. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Gamer yang Tidak Puas Siap Review Bomb Starfield di Metacritic

Review Bomb Starfield Metacritic – Meski terkadang memberatkan fans, namun sistem eksklusifitas sudah lama menjadi senjata utama bagi penyedia konsol video game. Contohnya seperti Sony dan Nintendo, dimana kedua perusahaan tersebut tak jarang merilis game berkualitas, namun sayangnya hanya dapat dimainkan di konsol masing-masing.

Ingin mengikuti strategi yang sama, Xbox pun turut memberlakukan produk eksklusif untuk game terbarunya garapan Bethesda yakni Starfield. Hal tersebut justru menimbulkan kecaman dari sejumlah fans, hingga mereka berencana bakal melakukan review bombing pada saat gamenya rilis.

Berencana Review Bomb Starfield, Gamer yang Tidak Puas Siap Serbu Metacritic

Review Bomb Starfield
Skor game terbaru Bethesda disebut-sebut akan kena review bomb dari gamer yang tidak puas

Melalui sosial media X/Twitter, terlihat sejumlah fanboy gamer yang tidak puas mengutarakan kekecewaannya akan game Starfield yang hanya akan rilis secara eksklusif di Xbox dan PC. Merespon hal tersebut, mereka pun berencana bakal melakukan review bombing terhadap game pada saat perilisannya nanti.

Tak hanya sekedar memberikan skor buruk, namun sejumlah fans juga telah siapkan banyak akun. Bahkan salah satu diantara mereka mengklaim telah membuat sebanyak 1000 akun hanya untuk memberikan skor buruk game tersebut di Metacritic.

Review Bomb Starfield
Seorang gamer mempersiapkan 1000 akun untuk melakukan review bomb terhadap game Starfield di Metacritic

Tentu aksi ini mendapat kecaman dari gamer secara umum. Lantaran kasus review bombing dianggap sebagai cara yang tidak sehat dalam hal persaingan, bahkan tak jarang kasus juga menurunkan reputasi developer hingga mempengaruhi penjualan game.

Meski begitu, pelaku review bombing menyatakan bahwa aksi dilakukan sebagai balas dendam untuk fans Xbox. Itu karena diketahui mereka juga melakukan hal yang sama untuk game eksklusif PlayStation.

Kasus Review Bomb Sudah Menjadi Hal Umum

Review Bomb Starfield 2
Kasus Review Bomb Sudah Menjadi Tradisi

Sepertinya bukan hal yang mengherankan lagi bagi para gamer bahwa peristiwa review bombing sudah kerap terjadi. Akhir-akhir ini, kejadian serupa juga menimpa salah satu game FPS ternama yakni Overwatch 2.

Setelah game rilis di platform Steam, berbondong-bondong pemain langsung meninggalkan respon negatif hingga menduduki kategori review “Overwhelmingly Negative”.

Bukan tanpa alasan, banyaknya review buruk dikarenakan janji developer yang tidak terpenuhi. Seperti konten co-op campaign yang awalnya direncanakan, namun kini telah dibatalkan. Terlebih dengan berbagai problema lainnya seperti masalah pada saat game meluncur dan juga sistem monetesasi yang dianggap buruk.

Sayangnya, hingga kini pihak penyedia review game belum memiliki solusi yang pasti untuk menangani kasus review bomb. Sehingga tindak pencegahan sepertinya harus menjadi pertimbangan bagi situs seperti Metacritic dan Steam demi menekan aksi pemberian skor negatif yang tidak objektif dan tidak relevan.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Starfield serta artikel terkini dari Lauda Ifram. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Game Director Overwatch 2 Tanggapi Review Bomb Gamenya di Steam

Aaron Keller Game Director Overwatch 2 – Seperti yang sudah kalian ketahui pada artikel kami sebelumnya, game Overwatch 2 telah hadir di Steam. Namun game tersebut justru mendapatkan review negatif dari para gamer, bahkan menjadikan OW2 sebagai game dengan review terburuk di Steam.

Berbagai macam dugaan pun muncul apa yang menjadi penyebab dari review bomb dari para gamer di Steam. Menanggapi hal tersebut, Game Director OW2 memberikan tanggapannya terkait review bomb yang dialami pada game mereka.

Tanggapan Game Director Overwatch 2 Terkait Review Bomb Gamenya di Steam

Game Director Overwatch 2
Sang Game Director memberikan tanggapannya perihal banyak review bomb dari gamer saat OW2 rilis di Steam

Menyusul respon tersebut, Aaron Keller selaku Game Director OW2 membuat pernyataan resmi melalui postingan di blog. Ia mengatakan bahwa mendapat review bombed bukanlah pengalaman yang menyenangkan. Namun di sisi lain, menyenangkan untuk melihat ada banyak pemain yang baru terjun ke Overwatch 2 untuk pertama kalinya.

Ia juga mengatakan bahwa kebanyakan kritik yang disampaikan gamer di Steam adalah karena penurunan kualitas konten PvE yang sempat dijanjikan. Keller menyadari bahwa ia dan timnya gagal dalam memenuhi ekspektasi pemain, namun ia optimis dengan PvP dan PvE di game garapannya.

Aaron Keller Game Director Overwatch 2
Aaron Keller selaku Game Director OW2

Kedepannya, ia akan terus meningkatkan kualitas game tersebut dengan menghadirkan lebih banyak map, hero, mode permainan, misi, cerita, event hingga item kosmetik yang keren.

OW2 Masih Punya Komunitas yang Sangat Aktif

Sutradara Overwatch 2 Respon Review Bombing
Walau dapat review negatif, komunitas masih sangat aktif

Meski mendapat review bombing di Steam, respon untuk Invasion sebagian besar positif di mana para penggemarnya sangat menikmati misi PvE yang dihadirkan, disamping mode permainan dan map PvP baru yang dibawa.

Selain itu, game hero shooter itu juga masih memiliki komunitas yang sangat aktif. Berdasarkan data dari activeplayer.io, OW2 mengalami pertumbuhan jumlah pemain yang konsisten sejak dirilis pada Oktober tahun lalu hingga 2023.

Terlepas dari kritik yang didapatkannya, game tersebut tetap memiliki lebih banyak pemain dibanding Overwatch 1. Hal tersebut tampaknya dikarenakan game garapan Blizzard Entertainment itu jauh lebih mudah diakses dibanding pendahulunya, terutama karena tersedia secara free-to-play.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Overwatch 2 atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Game Dying Light 2 Terkena Review Bomb, Ada Apa?

Beberapa bulan lalu, Tencent mengakuisisi Techland yang merupakan developer dibalik game survival zombie apocalypse Dying Light 2: Stay Human. Dan kali ini, game tersebut memberikan update yang cukup kontroversial.

Update yang diberikan game Dying Light 2: Stay Human ini membuat para pemain memberikan review bomb negatif terhadap game tersebut. Namun, apa yang ada pada update terbaru sehingga game ini terkena review bomb?

Game Dying Light 2 Terkena Review Bomb, Dianggap Pay-to-Win?

Dapat Review Bomb Dari Para Fans
Dapat Review Bomb Dari Para Fans

Jika berbicara game Pay-to-Win, tentunya hal ini identik dengan game – game online yang membuka store dimana pemain dapat membeli item in-game yang sangat over powered dibanding item pada umumnya.

Dan ya, pada Update yang diberi nama Summertime Update pada game Dying Light 2, Techland memberikan fitur yang sepertinya tidak diterima oleh para gamer terutama fans game ini, yaitu Premium Currency.

Microtransactions sendiri bukan hal yang baru pada seri ini. Pada game sebelumnya, game tersebut menawarkan beberapa bundle yang dapat dibeli oleh para pemain. Namun bedanya, bundle tersebut dapat dibeli melalui store online dimana game tersebut juga dibeli menggunakan mata uang asli.

Berbeda dari sebelumnya, Techland mengatakan pada FAQ mereka bahwa mata uang yang disebut DL Points ini adalah cara langsung untuk pemain membeli bundle tanpa harus keluar dari game dan mempermudah akses para pemain.

Tentunya respon para pemain cukup buruk sehingga game terkena review bomb langsung. Terlihat bahwa selama ini, review game Dying Light 2 di Steam adalah Mostly Positive, namun pada bagian Recent Review, game ini mendapat review mixed.

Banyak pemain mengeluhkan fitur ini karena dengan adanya premium currency, Techland terkesan rakus dan ingin mendapatkan keuntungan yang sangat cepat. Para pemain sepertinya cukup kecewa pada bagian recent review ini.

Techland Hadiahi 500 DL Points untuk pemain, Tak bisa Belanja Item?

Dl Points Mata Uang Premium Game Dying Light 2
Dl Points Mata Uang Premium Game Dying Light 2

Hal lainnya yang cukup mengecewakan pemain adalah hadiah yang diberikan oleh game ini yaitu premium Currency sebanyak 500 DL Points untuk para pemain yang harus diklaim sebelum tanggal 7 Oktober.

Sayangnya, hadiah tersebut tidak cukup untuk membeli hal – hal yang bagus. Permasalahan menurut pemain adalah, pembelian terkecil untuk DL Points adalah 500 point seharga 5 dollar. Namun bundle memiliki harga rata – rata di 550.

Sebelum DL Points ini ada, pemain cukup mengeluarkan 6 Dollar US saja untuk membelinya. Namun kini pemain harus membeli DL Points sebesar 10 Dollar terlebih dahulu untuk dapat membeli bundle.

Tidak sedikit pemain yang kecewa dengan hal ini dan hal tersebut terbukti dengan review mixed yang hadir pada halaman steam. Techland sendiri mengatakan bahwa kekecewaan ini terjadi karena harga dari bundle yang membuat DL points menjadi tersisa dan tak terpakai.

Pihak studio ini juga menjelaskan mereka sedang mengerjakan solusi yang nantinya akan diberikan kepada komunitas. Dan hal ini membutuhkan waktu karena developer harus mengerjakan ulang sistemnya.

Hal baiknya pada update ini adalah Game Dying Light 2 kini telah mendapat banyak perbaikan bug. Dan sepertinya pemain cukup senang dengan perbaikan – perbaikan yang diberikan.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Dying Light 2 atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Peluncuran Game Diablo IV Steam Terkena Review Bomb!

Game buatan Blizzard yang satu ini pada awalnya rilis pada portal Battle.net pada bulan Juni yang lalu. Dan perilisan eksklusif tersebut membuat Diablo IV menjadi game Blizzard dengan penjualan tercepat sepanjang masa.

Dan setelah 4 bulan eksklusif, kini game tersebut akhirnya rilis untuk platform Steam. Game Diablo IV Steam hadir dan sepertinya para pemain memanfaatkan platform tersebut untuk memberi review yang selama ini tak bisa mereka lakukan di platform lain.

Game Diablo IV Steam Terkena Review Bomb oleh Pemain

Rating Saat Ini Mixed
Rating Saat Ini Mixed

Baru saja rilis di platform tersebut, Game Diablo IV Steam kini terkena review bomb oleh para pemainnya. Status review game ini berada di posisi “mixed” dengan skor 51.68%. Artinya lebih dari separuh pemainnya memberi review negatif.

Beberapa review tersebut mengeluhkan permasalahan yang selama ini terjadi pada game Blizzard tersebut. Namun tidak sedikit juga yang membuat meme ataupun lelucon mengenai permasalahan yang ada.

Permasalahan yang disebutkan oleh review – review tersebut seperti implementasi Battle Pass, Microtransactions yang mahal, hingga permasalahan UI dalam game. Beberapa review juga membandingkan game ini dengan Overwatch 2 yang juga dari Blizzard dan kini menjadi game dengan rating terburuk di Steam sepanjang masa.

Peluncuran Hanya Dimainkan Sekitar 3000 Pemain Saja

Hanya Dimainkan 3000 Pemain Saja Di Steam
Hanya Dimainkan 3000 Pemain Saja Di Steam

Meskipun beberapa perubahan pada season baru dari game tersebut meningkatkan quality-of-life yang cukup positif, namun sayangnya game ini belum menembus deretan 100 game terpopuler Steam.

Berdasarkan data dari SteamDB sendiri, puncak tertinggi dari pemain bersamaan untuk game ini hanya berada di sekitar 3000 pemain saja. Hal ini mungkin saja terjadi karena para pemain fokus bermain melalui Battle.net dan tidak membeli lagi versi Steamnya.

Saat ini, Game Diablo IV Steam telah dapat dimainkan dan rilis pada tanggal 18 Oktober 2023 kemarin. Game ini memiliki fitur cross-play namun dikabarkan bahwa fitur tersebut sedang dimatikan karena permasalahan teknis.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Baru Buka Early Access, Ark Survival Ascended Kena Bomb Review!

Setelah meraih kesuksesan dengan Ark Survival Evolved, Studio Wildcard akhirnya meluncurkan seri kedua berjudul Ark Survival Ascended. Game ini kembali melanjutkan pengalaman bertualang di dunia Dinosaurus serta ragam konten yang seru untuk diikuti.

Meski telah merilis tajuk baru untuk franchise Ark, tampaknya penyambutan game tersebut sedikit kurang disukai gamer. Karena baru – baru ini, Ark Survival Ascended terkena bomb review sejak Early Access-nya dibuka. Lho, kenapa ya?

Ark Survival Ascended Kena Bomb Review

Ark Survival Ascended Early Access
Early Access ini dapat reaksi beragam dari penggemar

Informasi ini didapat langsung dari Steam resminya, di mana “Mixed” terlihat pada kolom All Reviews di game. Jika diperhatikan, hampir separuh ulasan dari gamer memberi respon negatif terhadap Early Access Ark Survival Ascended.

Beberapa dari mereka menjelaskan masalah teknis yang dialami saat mengakses game. Lalu di antaranya juga mengalami crash ketika mencoba Ark Survival Ascended, bahkan memaksa bermain solo dan gunakan save-spamming agar dapat menyimpan achievement mereka.

Tak hanya itu saja, pemain juga mengeluhkan performa game. Beberapa komentar berkata adanya lag parah dan frame rate buruk meski telah memainkannya di pengaturan grafis terendah. Ketidakkonsistenan performa ini menjadi masalah cukup besar, di mana Ark Survival sendiri suguhkan pengalaman bermain yang mulus lewat hardware modern kini.

Reaksi Para Gamer Lainnya

Ark Survival Ascended Early Access
Kecewa dengan performa grafis dan server game

Melihat beberapa keluhan tersebut, banyak gamer yang cukup kecewa dengan performa yang disajikan oleh Ark Survival Ascended. Meski tahu sang Kakak, Ark Survival Evolved juga punya kendala sama, namun performanya tidaklah terlalu parah seperti seri terbaru ini.

Franchise ini dianggap sebagai salah satu game bertema Dinosaurus terbaik, dan para penggemar mengharapkan pengalaman bermain yang cukup mulus tanpa adanya permasalahan. Beberapa ulasan berfokus di masalah performa dan server, tanpa ada keluhan berarti terkait fitur baru yang ada di game.

Meski telah menuai beragam reaksi, hingga artikel ini ditulis, Studio Wildcard selaku developer hingga kini belum memberi klarifikasi terkait hal tersebut. Semoga saja permasalahn performa ini cepat terselesaikan ya, Brott!


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita Game atau artikel lainnya dari Nadia Haudina. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].