Elon Musk Tuntut CCDH, Inginkan Kebebasan Berbicara di Platformnya?

Rasanya tiada hari tanpa drama di media sosial. Benar saja, kali ini kami mendapati Elon Musk tuntut CCDH, sebuah organisasi non profit yang melawan ujaran kebencian di platform miliknya. Lah, memangnya ada apa gerangan sampai dituntut begini yah, brott?

Alasan Mengapa Elon Musk Tuntut CCDH

Kantor Twitter X Terbaru
Kantor Twitter atau X dengan logo barunya

Masalah demi masalah tampaknya masih setia menemani salah satu orang terkaya di dunia tersebut. Kali ini, Elon Musk tuntut organisasi non profit yang kedapatan melawan ujaran kebencian di platform atau media sosial yang ia miliki tersebut. Tentunya akan menarik bila kita kupas tuntas apa sih alasan di balik ia tega melakukan hal tersebut, bukan?

Alasan Elon sampai hati menuntut organisasi non profit tersebut tidak lain dan tidak bukan ialah dikarenakan misinformasi yang diberitakan oleh organisasi tersebut amat mungkin tidak kredibel, membuat para pengiklan tidak tertarik untuk beriklan pada Twitter yang kini berubah nama menjadi X tersebut.

Serius dengan ucapannya, Elon Musk tuntut CCDH atau Center for Countering Digital Hate, mengancamnya karena organisasi tersebut telah menimbulkan kerugian yang tidak bisa diukur.

Tuduhan yang Tidak Berdasar?

Surat Tuntutan Dari X Ke Ccdh
Melayangkan tuntutan karena tidak mendukung kebebasan berbicara?

Menanggapi tuduhan Elon Musk tuntut CCDH yang merupakan organisasi non profit tersebut, pihak terkait membalas empunya media sosial  Twitter atau X tersebut sebagai tuduhan yang tidak memiliki dasar sama sekali.

Lalui pengacara dari CCDH, organisasi tersebut melawan balik dan mengatakan bahwasanya X telah mengintimidasi mereka yang memiliki keberanian untuk melawan hasutan, ujaran kebencian, dan konten berbahaya di internet.

Hal tersebut didasari oleh data yang dikumpulkan oleh organisasi non profit tersebut pada bulan Juli silam, di mana mereka temukan kasus ujaran kebencian telah meningkat secara drastis terhadap komunitas minoritas di platform tersebut.

Namun hal tersebut tidak berhenti sampai di situ saja. Linda Yaccarino selaku CEO dari Twitter atau X tegaskan bahwa semua data yang dikumpulkan organisasi tersebut salah dan mengacu pada metrik yang salah, menyesatkan, dan ketinggalan zaman.

Linda Yaccarino CEO Baru Twitter
Linda Yaccarino, CEO dari Twitter atau X

Saat artikel ini dibuat, pihak CCDH masih belum membalas pernyataan dari pihak Twitter atau X, dan bisa saja akan terjadi perdebatan seru dalam waktu dekat ini.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]