Developer BattleBit Remastered Optimis EA Bisa Buat Battlefield Lebih Baik

Developer BattleBit Remastered – BattleBit Remastered menjadi game indie viral baru dalam beberapa bulan ini. Game mungkin terlihat seperti Roblox, tetapi dapat menampung 254 pemain, sesuatu yang Battlefield masih belum dapat capai.

Tentunya skala pemain yang begitu besar ini dikarenakan visual game yang lebih minimalis ketimbang game garapan DICE yang menginspirasinya itu, tetapi dari segi keseluruhan gameplay, gamer juga menganggap game indie tersebut lebih dari semua rilis Battlefield beberapa tahun terakhir.

Developer BattleBit Remastered Yakin EA Dapat Buat Game Battlefield Lebih Baik

Developer BattleBit Remastered
Dev Yakin EA Dapat Buat Game Battlefield Lebih Baik Kedepannya

Ketika ditanyai oleh komunitas Reddit apa pendapat developer akan Battlefield baru-baru ini dan apa yang tim DICE atau EA harus pelajari dari game mereka, salah satu anggota tim developer dengan username ‘TheLiquidHorse’ berikan komentar positif.

Ia merendahkan diri, mengatakan bahwa mereka hanya kumpulan orang baru di industri game dan tim yang telah berkerja di DICE atau EA pasti lebih tahu apa yang harus mereka lakukan dengan franchise mereka.

“Kami hanya orang baru di sektor ini, developer di sana mungkin lebih mengerti apa yang lebih baik untuk dilakukan.”

TheLiquidHorse

Battlebit Remastered
Battlebit Remastered

Dia tak dapat memungkiri fakta bahwa Battlefield tengah alami masa-masa yang buruk beberapa tahun terakhir setelah perilisan game kelima yang menuai protes karena trailer dan representasi diversitas yang dipaksa dan juga Battlefield 2042 yang penuh akan masalah teknis hingga membuat pemain lupa akan eksistensi game tersebut dalam hitungan hari.

Baginya, itu tidak sepenuhnya salah developer, ada berbagai faktor yang pengaruhi masalah yang ada di sebuah game dan ia yakin DICE atau EA mampu memutar balikan keadaan dalam kesempatan selanjutnya.

“Apa yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir tidak sepenuhnya salah mereka [developer], saya rasa mereka masih mampu memberikan Battlefield luar biasa jika diberi waktu dan kebebasan.”

TheLiquidHorse

Sukses Besar di Steam

Image 44 3
BattleBit Remastered

BattleBit Remastered menjadi rilis terpopuler di Steam dalam beberapa pekan in. Skala pemain yang besar dan gameplay yang begitu mulus meski dengan visual kotak-kotaknya membuat game tersebut menjadi alternatif penggemar Battlefield usai kekecewaan mereka dengan Battlefield 2042.

BattleBit telah dikerjakan sejak tahun 2016 silam dan telah dirombak sebanyak 2 kali sepanjang pengembangannya. Banyaknya perubahan dan penyesuaian dilakukan selama 7 tahun pembuatan menjadi alasan mengapa game tersebut mendapat tulisan “Remastered”.

Game saat ini dalam fase early access, tetapi telah sukses terjual 1,8 juta kopi sejak perilisan di bulan Juni 2023 lalu. Game versi penuh belum dapat diprediksi kapan bakal terjadi.


Baca pula informasi Gamebrott lainnya tentang Battlebit beserta dengan kabar-kabar menarik lainnya seputar dunia video game dari saya, Muhammad Maulana. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

CEO Ubisoft Sebut Akuisisi Activision Blizzard oleh Microsoft Adalah Berita Baik

Persoalan akuisisi Activision Blizzard oleh Microsoft tampaknya memang tinggal menunggu waktu saja sampai berhasil dilaksanakan. Karena Microsoft tinggal menunggu hasil sidang di Inggris Raya setelah kemarin keputusan pengadilan Amerika menyetujui merger senilai $68,7 miliar ini.

Keputusan ini tentu berdampak langsung pada skema gaming setelahnya dan berbagai pihak dari publisher lain seperti diberikan lampu hijau untuk mengakuisisi perusahaan game. Salah satunya adalah Ubisoft, dimana CEO dari perusahaan tersebut mengungkapkan kalau akuisisi ini adalah hal yang baik.

CEO Ubisoft Sebut Akuisisi Activision Blizzard ‘Berita Baik’

ceo ubisoft sebut akuisisi activision blizzard
CEO Yves Guillemot

CEO Ubisoft Yves Guillemot memberikan komentar soal akuisisi Microsoft terhadap perusahaan game Activision-Blizzard. Ketika Yves ditanya tanggapannya soal akuisisi Activision-Blizzard pada kesempatan earning call dengan investor, mengatakan kalau akuisisi ini adalah hal yang baik, melansir dari EuroGamer.

Ubisoft
Game ikonik mereka

Saya kira ini adalah berita bagus kalau transaksi itu bisa lewat berarti itu menunjukkan kekuatan dari IP dan kemana industri bergerak setelahnya. Jadi, ada banyak kesempatan untuk semua perusahaan di masa depan.

Itu juga menunjukkan nilai dari IP sekarang bisa berada di konsol dan PC, namun juga untuk mobile, dan menjadi judul yang mendunia, serta kalau kita membicarakan mendunia berarti benar di seluruh dunia, dan itu menjadi kesempatan yang fantastis.

Microsoft mengatakan kalau bagian mobile dari perjanjian Activision ini sangat penting, hingga investasi kami agar semakin kuat di lini mobile selaras dengan itu, hingga elemen-elemen tersebut akan membantu nilai perusahaan berkembang.

Yves Guillemot, CEO dari Ubisoft

Ubisoft Mulai Serius Kejar Platform Mobile

Rainbow Six Mobile
Rainbow Six Mobile

Pendapatan Ubisoft memang mengalami penurunan, menurut laporan pendapatan Q1 di earning calls itu juga. Hanya saja perusahaan tersebut memang baru memulai merambah ke mobile dan efeknya baru akan terasa di tahun fiskal ini.

Beberapa judul mereka antara lainnya adalah Rainbow Six Mobile, Assassin’s Creed Jade, dan beberapa judul lainnya. Tampaknya bisnis game mobile memang menjadi target berbagai publisher game beberapa tahun terakhir.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita Games atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Cuma 160W, Performa Intel Core i5-14600K Jauh Lebih Baik dari Generasi Sebelumnya

Performa dari Intel Generasi ke-14 alias Raptor Lake Refresh tampaknya tidak usah kita sangsikan. Hal tersebut berdasarkan pengujian terbaru, di mana performa Intel Core i5-14600K diklaim jauh lebih baik dari generasi sebelumnya dengan konsumsi daya yang lebih bersahabat. Benarkah demikian?

Terbukti Lebih Hemat Daya?

Setiap kali peluncuran generasi terbaru di dunia tekno, pastinya akan menawarkan lompatan performa, membuat produk sebelumnya menjadi sedikit kurang relevan dengan zaman.

Tidak butuh lama, sampai pada akhirnya ada user dari BiliBili bernama ECSM_Official yang memamerkan performa Intel Core i5-14600K yang ia miliki. Ia menjajal kemampuan prosesor tersebut dan kombinasikannya dengan Z790 dan AMD RX 7900 XTX – yang dirasa sudah lebih dari cukup untuk temani pengujian yang akan dilakukan.

Ecsm Menambahkan Voltase I5 14600k
ECSM menambahkan voltase sampai ambang teratas

Spesifikasi yang ditawarkan pun juga kurang lebih sama, namun dengan konsumsi daya yang kini lebih bersahabat, menunjukkan adanya efisiensi dalam konsumsi daya yang dibutuhkan untuk menjalankan prosesor mid-range dengan kemampuan yang memadai untuk zaman now.

Performa Intel Core i5-14600K Jauh Lebih Baik dari Generasi Sebelumnnya

Untuk makin membuat kita semakin salty, tidak lupa ia memamerkan performa Intel Core i5-14600K yang lebih baik dari generasi sebelumnya. Berbekal voltase yang cukup tinggi di kisaran 1.4V dan dibuat 200MHz lebih cepat, suhunya terpantau aman di kisaran 75 derajat dan hanya memakan daya 160W saat diuji coba.

14600k Hanya Butuh 160w
Intel Raptor Lake Refresh ini Hanya membutuhkan 160W saja

Mulai dari Cinebench 2024, performa Intel Core i5-14600K ini setidaknya 10% lebih cepat dari i5-13600K secara keseluruhan. Walau penilaian dari kedua aplikasi berbeda, namun bila kalian bandingkan hasil tersebut, kemampuan dari prosesor Raptor Lake Refresh ini bahkan sudah di atas prosesor AMD Ryzen Threadripper 2990WX.

Cinebench 2024 Vs R23 Intel 14600k
Intel Core i5-14600K (Kiri, Cinebench 2024) vs Intel Core i5-13600K (Kanan, Cinebench R23)

Namun, untuk hasil yang lebih pasti,  tampaknya kita tetap masih harus menanti ulasan dari reviewer andal kita untuk menjajalnya secara langsung bukan, brott?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

CEO Playstation Anggap Pembelian Bungie Lebih Baik dari Activision Blizzard

CEO Playstation Bungie – Akuisisi Activision Blizzard oleh Xbox memicu kontroversi yang tak kunjung usai. Perusahaan PlayStation menjadi faktor mengapa pembelian publisher Call of Duty dan Overwatch itu menjadi berkepanjangan. Untuk antisipasi, pihak PlayStation telah mengakuisisi developer Bungie.

Baru-baru ini, CEO PlayStation anggap pembelian tersebut lebih baik daripada Activision Blizzard. Kenapa?

CEO Playstation Anggap Pembelian Bungie Lebih Baik Daripada Activision Blizzard

CEO Playstation Anggap
CEO Playstation Anggap Pembelian Bungie Lebih Baik Daripada Activision Blizzard

Studio di balik Halo dan juga Destiny itu telah dibeli dengan harga $3,6 milyar di tahun 2022 lalu. CEO dari merk PlayStation yakni Jim Ryan mengungkap bahwa pembelian mereka tersebut “lebih menguntungkan” daripada pembelian Activision Blizzard senilai $69 milyar.

Hal tersebut disampaikan ketika saat Jim Ryan diwawancarai oleh para investor tahun lalu. Dilansir dari Exputer, Jim mengatakan bahwa pembelian Bungie akan jauh lebih efisien ketimbang apa yang perusahaan rival lakukan.

“Dari segi penempatan modal Sony, jika Anda melihat [akuisisi] 69 milyar dolar untuk Activision dibandingkan 3,6 milyar untuk Bungie, kami percaya bahwa Bungie mampu berikan lebih banyak ketimbang akuisisi 69 milyar Activision.”

Jim Ryan

Playstation Jim Ryan Clowned 1
Jim Ryan

Meski kini menjadi bagian dari PlayStation, Bungie kemungkinan besar akan dibiarkan merilis game-game mereka secara multiplatform khususnya untuk franchise seperti Destiny melihat besarnya potensi keuntungan yang dihasilkan dari model live service yang diusung bila semua platform utama dapatkan akses game tersebut.

Hal ini membuat pembelian Bungie sama seperti apa yang dilakukan oleh Xbox terhadap Mojang yang di mana mereka biarkan studio itu rilis game mereka ke semua platform melihat audiens game yang begitu luas.

Anggap Xbox Game Pass Sulit Dibuat Berhasil

Image 44 2
PS5

Selain membicarakan soal akuisisi studio, Jim Ryan juga ditanya apakah Playstation bakal meniru konsep subskripsi Game Pass yang diperkenalkan oleh Xbox di mana pemain dapat mengakses katalog game selama miliki langganan bulanan bagaikan Netflix untuk game.

Jim berpendapatan bahwa Xbox Game Pass belum hasilkan untung dan bakal sulit untuk memujuk para studio untuk memasukan game mereka ke katalog layanan tersebut. Game Pass kemungkinan hanya akan berhasil karena deretan game dari studio first party mereka, dan akan terus sulit untuk membujuk publisher third-party agar tertarik.

Oleh karenanya, Jim merasa tak ada tekanan besar untuk mengikuti apa yang dilakukan Xbox dan mengucapkan bahwa PS Plus lebih menjadi layanan subskripsi yang lebih berarti.


Baca pula informasi Gamebrott lainnya tentang PlayStation beserta dengan kabar-kabar menarik lainnya seputar dunia video game dari saya, Muhammad Maulana. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Map GTA 6 Lebih Baik Kecil dan Padat, Ungkap Mantan Developer

Grand Theft Auto 6 (GTA 6) adalah salah satu game yang sangat dinanti – nanti saat ini oleh para gamer. Dan tentunya informasi mengenai game ini sangat dicari karena para gamer penasaran.

Rasa penasaran ini tentu memiliki alasan. Dengan sangat suksesnya GTA V, tidak aneh rasanya jika para gamer memiliki ekspektasi ataupun harapan yang sangat tinggi untuk seri selanjutnya.

Dan kini, sepertinya informasi mengenai game tersebut dijelaskan oleh salah satu mantan pegawai Rockstar. Dan informasi ini tentunya berhubungan dengan ukuran map GTA 6 yang selama ini masih misteri.

Mantan Pegawai Rockstar Pikir Ukuran Map GTA 6 Seharusnya Lebih Kecil dan Padat

Inginkan Map Yang Lebih Kecil Dan Padat
Inginkan Map Yang Lebih Kecil Dan Padat

Perdebatan tentang ukurang map GTA 6 selalu panas dimana beberapa pemain menginginkan map yang besar dan luas, sementara pemain lainnya menginginkan map yang kecil saja.

Kini, salah satu mantan pegawai Rockstar yaitu Tony Gowland mengungkap keinginannya mengenai apa yang ingin ia liat tentang map game tersebut. Sebelumnya, Tony mengerjakan GTA: Liberty City Stories, Vice City Stories, Red Dead Redemption, dan Chinatown Wars.

Dilansir dari Interview dengan PCGamesN, Tony menjelaskan keinginannya. “Dari segi apa yang saya harapkan, saya pribadi ingin game ini membawa lebih kecil ukuran dunianya”, ungkap Tony mengenai GTA 6.

“Menurut saya, (ukuran) yang lebih kecil dan lokasi yang lebih padat mungkin akan membawa kembali beberapa navigasi yang memorable yang kusuka dari versi original”, lanjut Tony.

Rockstar Selalu Beri Dunia yang Cukup Padat

Red Dead Redemption 2 Miliki Map Yang Luas Dan Padat
Red Dead Redemption 2 Miliki Map Yang Luas Dan Padat

Pernyataan dari Tony ini cukup menarik dimana banyak game yang saat ini memiliki dunia yang luas namun kosong. Terkadang dunia yang luas ini hanya berisikan hal – hal yang diulang kembali sehingga cukup membosankan.

Rockstar sendiri memang memiliki pengalaman yang cukup tinggi untuk menciptakan dunia yang padat meskipun memiliki ukuran map yang luas. Salah satu contoh paling jelas adalah pada game Red Dead Redemption 2 yang memiliki dunia yang luas dan tidak membosankan.

Namun Rockstar masih belum memberikan detail mengenai ukuran map GTA 6 yang sebenarnya. Jadi rasanya harapan tersebut mungkin saja salah karena game ini masih dalam tahap pengembangan dan bisa saja berubah.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]