Intel Tunjuk Asus untuk Teruskan Eksistensi Mini PC Intel NUC

Mempercayakan lini andalan untuk menunjang produktivitas tampaknya bukan hal mudah. Sama halnya Intel yang menunjuk brand Asus untuk teruskan eksistensi mini PC andalan mereka, yang tentunya memiliki pertimbangannya tersendiri guna tetap hadirkan kemampuan dan kualitas yang selalu menjadi nilai lebih.

Mini PC yang Masih Bisa Dikembangkan

Produksi Intel Nuc Dihentikan
Ternyata masih ada kelanjutannya

Setelah sebelumnya Intel menyerah untuk mengembangkan dan meneruskan lini mini PC yang kerap menjadi andalannya, ternyata bukan berarti kubu biru benar-benar menyerah untuk hadirkan bermacam kemudahan. Karena kini, Intel tunjuk Asus untuk meneruskan eksistensi komputer ringkas yang kerap menjadi andalan.

Melansir informasi dari Wccftech, ternyata PC yang umumnya dikembangkan oleh Intel kini mendapat kesempatan kedua dengan dipindahtangankannya produksi ke salah satu brand yang cukup kita kenal, Asus.

Tidak hanya diberikan hak untuk mengembangkan komputer ringkas tersebut secara penuh, namun Asus juga diberi hak untuk menjual semua Intel NUC yang ada di pasaran ini ke pasaran.

Sam Gao Intel Mini Pc Nuc
Vice President Intel, Sam Gao

“Setelah menjadikan Intel NUC sebagai pionir dalam komputer berukuran ringkas, kami mencari cara untuk mengembangkan ekosistem komputasi ke tingkat selanjutnya. Olehnya, kami mempercayakan Asus untuk terus hadirkan produk yang senantiasa bermanfaat untuk semua mitra kami.”

Berdasarakan pernyataan Vice President Intel, Sam Gao, tampak kubu biru mempercayakan semuanya kepada Asus untuk mengembangkan komputer berukuran mungil tersebut untuk menjadi lebih baik ke depannya.

Asus Siap Teruskan Intel NUC

Joe Hsieh Pihak Asus
Joe Hsieh, COO dari Asus

Joe Hsieh, yang menjabat sebagai COO dari Asus, menjawab permintaan Intel untuk dapat meneruskan pengembangan dan eksistensi dari PC buatannya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Intel yang telah mempercayakan pengembangan Intel NUC kepada kami. Kami yakin kolaborasi ini akan mempercepat tujuan kami untuk senantiasa hadirkan perkembangan dan inovasi tiada henti untuk komputer berukuran mini yang akan menjadi standar di masa depan.”

Walau Asus memang siap untuk meneruskan pengembangan dan penjualan dari Intel NUC, belum jelas apakah ke depannya Asus akan hadirkan komputer ringkasnya sendiri, namun dengan penamaan yang berbeda.

Gimana menurutmu, brott? Apakah kamu tertarik untuk menjajal PC kolaborasi dari Intel dan Asus?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

[RUMOR] Lini Asus Zenfone Series akan Dihentikan, Ada Apa?

Asus Zenfone Series tampaknya bakalan berakhir di Zenfone 10 saja. Hal ini dikarenakan pihak Asus kemungkinan tengah merencanakan sesuatu, sampai akhirnya membuat lini Zenfone dihentikan dan tidak akan diproduksi kembali ke depannya. Lah, memangnya kenapa yah?

Ini Alasan di Balik Lini Asus Zenfone Series akan Dihentikan

Asus Zenfone 10
Baru meluncur dua bulan silam

Meski baru meluncur sekitar dua bulan yang lalu, Asus Zenfone 10 kemungkinan akan menjadi smartphone terakhir dari keluarga atau lini Zenfone Series. Asus dikabarkan tengah merencanakan sesuatu, sampai pada akhirnya terpaksa menghentikan lini Zenfone Series yang lumayan digemari.

Melansir Techlusive, alasan di balik dihentikannya lini Asus Zenfone Series ialah untuk mengembangkan smartphone terbaru dengan gabungkan dua tim pengembang, yaitu tim pengembang Zenfone, dan tim pengembang ROG.

Tampilan Dari Asus Zenfone 10
Zenfone 10 bakal jadi yang terakhir dari Asus

Bila rumor ini benar adanya, ke depannya kita tidak akan melihat Asus Zenfone 11 dan seterusnya karena fokus dari perusahaan tersebut juga mulai berbeda, dan lebih menginginkan efisiensi pada produksi.

Adanya Dugaan Restrukturisasi Perusahaan

Asus Merger Zenfone Dan Rog
Restrukturisasi perusahaan

Alasan ‘sederhana’ di atas tampaknya tidak bisa kita jadikan alasan mengapa brand sebesar Asus ingin menghentikan Asus Zenfone Series andalannya. Setelah kami ulik lebih dalam, kami mendapati informasi dari media setempat terkait adanya dugaan restrukturisasi perusahaan.

Berdasarkan informasi dari media di atas, pada bulan Juni silam Asus mengumumkan akan lakukan restrukturisasi organisasi. Di mana meski sebelumnya mereka tidak akan mengurangi karyawan, namun tampaknya amat sulit bagi perusahaan tersebut untuk tidak melalukan efisiensi.

Malahan, Asus menjanjikan karyawan dari tim lain untuk digabungkan menjadi tim pengembang smartphone, namun hal tersebut justru tidak dilakukan oleh brand ini. Hal ini makin diperparah dengan merger tim Zenfone menjadi satu tim ROG, membuat karyawan semakin tidak ada tempat untuk bekerja sesuai kemampuannya.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]