Cow Level di Diablo 4 Masih Dicari Player, Developer, “Apa Itu?”

Cow Level Diablo 4 – Bagi komunitas game Diablo, menemukan banyak rahasia di dalam game menjadi salah satu keseruan bagi mereka. Terlebih jika mereka berhasil menemukan sebuah level rahasia bernama Cow Level. Belum lagi jika mereka berusaha mencari Cow Level di Diablo 4.

Cow Level atau biasa dikenal Moo Moo Farm adalah sebuah level rahasia yang pertama kali ditemukan di game Diablo II. Level tersebut bisa dibuka dengan membuka portal rahasia dengan menggabungkan Wirt’s Leg dan Tome of Town Portal di Horadric Cube. Di sana Player akan menemukan banyak sapi ganas yang akan menyerang.

Level rahasia tersebut sudah menjadi sesuatu yang ikonik di komunitas game Diablo, bahkan kembali muncul di Diablo III. Dengan perilisan game terbarunya, yaitu Diablo 4, para gamer berekspektasi bahwa mereka mereka juga akan menemukan level rahasia ini di dalam game.

Developer Tidak Tahu Cow Level di Diablo 4?

Cow Level di Diablo 4
Masih banyak Player mencari level rahasia ini

Hingga saat ini, masih banyak Player berusaha mencari cara untuk bisa menemukan level rahasia Cow Level di Diablo 4. Meskipun belum ada satupun Player menemukan level tersebut, namun antusias mereka masih tinggi dan terus mencarinya hingga dapat.

Penasaran apakah level rahasia tersebut beneran ada atau tidak di gamenya, pihak IGN menanyakan hal ini kepada Joe Piepiora selaku Associate Game Director game Diablo 4.

Ketika diberikan pertanyaan mengenai keberadaan Cow Level di game terbaru Diablo, Piepiora menolak untuk mengonfirmasinya. Bahkan dia mengklaim bahwa dirinya tidak tahu apa itu Cow Level yang banyak bicarakan oleh gamer.

Joe Piepiora Diablo 4
Joe Piepiora

Berikut ini pernyataan dari Piepiora.

“Aku tidak tahu apa itu Cow Level, jadi aku tidak terlalu paham apa menariknya dari level itu. Aku banyak mendapatkan pertanyaan soal ini ketika orang-orang membicarakannya dan mungkin aku tidak paham maksud referensinya.”

“Hanya saja banyak hal terjadi di saat orang-orang selalu menanyakan soal sapi dan mereka ingin tahu mengenai Cow Level dan aku hanya bisa menjawab, ‘Aku tidak tahu. Apa maksudnya itu? Dan apa itu?”.

Joe Piepiora, Associate Game Director Diablo 4

Beneran Tidak Tahu atau Cuma Pura-pura?

Cow Level Diablo 4
Cow Level Diablo 4

Pernyataan dari Piepiora ini juga telah dikonfirmasi oleh Rod Fergusson. Sang Director mengatakan kalau Cow Level tidak ada di Diablo 4. Menurutnya, level tersebut rasanya agak aneh dan “tidak berdasar” dari feel yang ada di dalam game.

Meskipun sudah dikonfirmasi berulang kali oleh staf developer, namun Player masih tetap mencari level rahasia tersebut di dalam game. Banyak yang berasumsi kalau pernyataan dari mereka berdua masih mencurigakan karena mereka dengan sengaja merahasiakan level tersebut ke Player agar para pemain bisa menemukannya sendiri.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Diablo 4 atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

[Rumor] Game Spider-Man 2 Banned di Timur Tengah, Ada Apa?

Game Spider-Man 2 Banned – Sepertinya Game Super Hero Marvel yaitu Spider-Man 2 menjadi game selanjutnya yang terkena sensor di daerah Timur Tengah dan terindikasi terkena ban atau pengunduran waktu perilisan.

Sebelumnya, Sony telah membuka Pre-order untuk game yang rilis di platform PS5 bulan lalu setelah perusahaan ini mengumumkan tanggal rilis game Spider-Man 2 pada tanggal 20 Oktober 2023.

Game Spider-Man 2 Banned di Timur Tengah, Kemungkinan Diundur?

Game Spider Man 2 Banned Karena Tak Lulus Sensor
Game Spider Man 2 Banned Karena Tak Lulus Sensor

Setelah pembukaan Pre-order untuk game tersebut, beberapa pengguna konsol PlayStation yang berada di region Timur Tengah seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Kuwait sepertinya tidak dapat melakukan Pre-Order.

Rating Usia untuk Game Spider-Man 2 juga dilaporkan telah dicabut dari situs lokal PlayStation seperti di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab meskipun halaman tersebut masih memperlihatkan tanggal perilisan yaitu 20 Oktober 2023 dan juga “released date to be determined”.

Kemungkinan besar game ini akan mengalami pengunduran perilisan untuk region Timur Tengah. Pihak Sony sendiri masih belum memberikan penjelasan terkait status game tersebut pada region ini.

Game Spider-Man 2 Terindikasi Diundur Karena Sensor?

Game Spider Man 2 Ada Moment Yang Tak Sesuai Adat Dan Budaya Timur Tengah
Game Spider Man 2 Ada Moment Yang Tak Sesuai Adat Dan Budaya Timur Tengah?

Game Spider-Man 2 di region Timur Tengah kemungkinan diundur karena proses sensor untuk menyesuaikan dengan nilai adat dan budaya region tersebut. Saat ini belum ada pernyataan mengenai sensor game tersebut.

Namun film Spider-Man: Across the Spider-Verse sebelumnya tidak lulus sensor dan tidak dirilis di Uni Emirat Arab karena gagal memenuhi peraturan sensor negara tersebut. Hal ini karena beberapa bagian film yang dianggap tidak sesuai denga nilai adat dan budaya.

Game PlayStation 5 lainnya yang juga terkena Banned di region tersebut adalah Final Fantasy 16 karena pihak Square Enix dikabarkan menolak untuk mengubah game untuk memenuhi persyaratan sensor.

Saat ini hanya region Timur Tengah saja yang terkendala proses sensor dan penyesuaian game. Region lainnya direncanakan rilis sesuai dengan jadwal. Game Spider-Man 2 direncanakan rilis pada tanggal 20 Oktober 2023 untuk Platform PlayStation 5.


Baca juga informasi menarik lainnya terkait Game Android atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Leaker Starfield Ini Tiba-Tiba Masuk Penjara! Ada Apa?

Leaker Starfield Masuk Penjara — Sebelumnya kita telah mengetahui bahwa Starfield adalah salah satu game Bethesda Game Studios yang telah lama ditunggu kalangan gamer. Bahkan game ini didapuk menjadi game Bethesda yang paling ambisius sejauh ini.

Ke-ambisiusan game ini terlihat dari lamanya pengembangan, hadirnya fitur menarik, serta gameplay yang terbilang panjang menurut petinggi Bethesda. Hal ini sukses membuat leaker tertarik mencari – cari informasi seputar gamenya. Namun, perilaku ini malah membuat seorang leaker masuk jeruji besi! Kok bisa ya?

Penyebab Leaker Starfield Masuk Penjara

Leaker Starfield Masuk Penjara
Terbukti mencuri leak copy gamenya

Kabar ini dilansir dari Kotaku di mana Darrin Haris, pria berumur 29 tahun ditangkap di Shelby County, Tennessee karena terbuki mencuri leak copy alias kopian game besutan Bethesda, Starfield yang hingga kini belum dirilis secara resmi.

Tak tanggung – tanggung, Harris juga memperlihatkan bocoran gameplay Starfield di internet. Rekaman itu dibocorkan olehnya Selasa lalu yang diambil dari ponsel lalu diunggah ke kanal Youtube miliknya.

Saat mencoba game, meski bukan gamer, ia merasa kagum dan me-mention Todd Howard bahwa Starfield adalah game terbaik.

Bukan hanya membocorkan gameplay saja, Harris juga ketahuan menjual salinan game Starfield. Bahkan ia berani menjual Constellation Edition yang seharga 300 Dolar di situs jual beli online Mercari, di mana link pembelian telah di-takedown setelah ia tertangkap.

Berkat tindakan ilegalnya tersebut, Darrin Harris dituntut dengan tuduhan kejahatan pencurian properti senilai 2500-10.000 Dolar. Lewat situs web Sheriff Shelby County, Harris diketahui telah membayar uang jaminan sebesar 10.000 Dolar, meski belum jelas dampak hukum apalagi yang harus ia hadapi nanti setelahnya.

Bukan Pertama Kali Melakukan Tindak Kriminal

Leaker Starfield Masuk Penjara
Harris juga ketahuan melakukan tindak ilegal lainnya

Meski tertangkap karena terbukti mencuri dan menjual kopian game Starfield secara ilegal, rupanya ini bukan pertama kalinya Darrin Harris melakukan tindak kriminal.

Harris terbukti telah melakukan pencurian properti senilai 1000 Dolar atau kurang. Tak hanya itu, ia juga dituntut dengan kejahatan kepemilkan ganja berdasarkan laporan dari situs web Sheriff Shelby County.

Saat artikel ini ditulis, video bocoran gameplay tersebut telah di-takedown sepenuhnya. Namun, tindakan ilegalnya tersebut telah di re-upload lewat forum Reddit dan kini menjadi topik hangat di komunitas game.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita Game atau artikel lainnya dari Nadia Haudina. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

[RUMOR] Lini Asus Zenfone Series akan Dihentikan, Ada Apa?

Asus Zenfone Series tampaknya bakalan berakhir di Zenfone 10 saja. Hal ini dikarenakan pihak Asus kemungkinan tengah merencanakan sesuatu, sampai akhirnya membuat lini Zenfone dihentikan dan tidak akan diproduksi kembali ke depannya. Lah, memangnya kenapa yah?

Ini Alasan di Balik Lini Asus Zenfone Series akan Dihentikan

Asus Zenfone 10
Baru meluncur dua bulan silam

Meski baru meluncur sekitar dua bulan yang lalu, Asus Zenfone 10 kemungkinan akan menjadi smartphone terakhir dari keluarga atau lini Zenfone Series. Asus dikabarkan tengah merencanakan sesuatu, sampai pada akhirnya terpaksa menghentikan lini Zenfone Series yang lumayan digemari.

Melansir Techlusive, alasan di balik dihentikannya lini Asus Zenfone Series ialah untuk mengembangkan smartphone terbaru dengan gabungkan dua tim pengembang, yaitu tim pengembang Zenfone, dan tim pengembang ROG.

Tampilan Dari Asus Zenfone 10
Zenfone 10 bakal jadi yang terakhir dari Asus

Bila rumor ini benar adanya, ke depannya kita tidak akan melihat Asus Zenfone 11 dan seterusnya karena fokus dari perusahaan tersebut juga mulai berbeda, dan lebih menginginkan efisiensi pada produksi.

Adanya Dugaan Restrukturisasi Perusahaan

Asus Merger Zenfone Dan Rog
Restrukturisasi perusahaan

Alasan ‘sederhana’ di atas tampaknya tidak bisa kita jadikan alasan mengapa brand sebesar Asus ingin menghentikan Asus Zenfone Series andalannya. Setelah kami ulik lebih dalam, kami mendapati informasi dari media setempat terkait adanya dugaan restrukturisasi perusahaan.

Berdasarkan informasi dari media di atas, pada bulan Juni silam Asus mengumumkan akan lakukan restrukturisasi organisasi. Di mana meski sebelumnya mereka tidak akan mengurangi karyawan, namun tampaknya amat sulit bagi perusahaan tersebut untuk tidak melalukan efisiensi.

Malahan, Asus menjanjikan karyawan dari tim lain untuk digabungkan menjadi tim pengembang smartphone, namun hal tersebut justru tidak dilakukan oleh brand ini. Hal ini makin diperparah dengan merger tim Zenfone menjadi satu tim ROG, membuat karyawan semakin tidak ada tempat untuk bekerja sesuai kemampuannya.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

[Opini] Apa Penyebab Suksesnya Game Superhero Modern Sehingga Dilirik Kembali?

Apabila ditanya apa penyebab suksesnya game superhero, baik gamers maupun penggemar superhero tersebut akan menyebutkan bahwa akurasi cerita yang sama dengan versi komiknya merupakan hal pertama yang harus diperhatikan oleh sang developer game. Pernyataan ini cukup umum saya jumpai pada forum-forum video game maupun penggemar superhero.

Namun, apabila kamu gamers yang besar dengan konsol-konsol retro seperti PS1 dan PS2, kamu merasa game-game superhero terkesan mudah dilupakan dan tidak begitu unik. Lantas, apa yang membuat game-game superhero modern jauh lebih diapresiasi ketimbang game superhero jaman dulu?

Penyebab Suksesnya Game Superhero Modern, Tidak Sebatas Memanfaatkan Hype Penggemar

Penyebab Suksesnya Game Superhero Modern
Penyebab Suksesnya Game Superhero Modern

Awalnya, tren game superhero dikalangan developer game mulai mencuat pada era keemasan PS1 dan PS2. Banyak developer game mulai dari raksasa sampai yang masih berkembang, memiliki IP superhero dari dua universe superhero yaitu Marvel dan DC.

Sayangnya, game-game tersebut kurang menggugah selera gamers dan dianggap sekedar alat pemasaran untuk dua perusahaan komik tersebut.

Stigma ini tidak muncul begitu saja. Gamers menganggap bahwa developer game kurang memberikan effort pada game-game tersebut, digarap secara pas-pasan dengan mekanik gameplay yang terasa repetitif. Sehingga, audiens yang bisa menikmati format seperti itu hanyalah anak-anak dan penggila dari superhero tersebut.

Game Game Superhero Era Ps1 Dan Ps1 Kurang Diingat Gamers
Game Game Superhero Era PS1 Dan PS2 Kurang Diingat Gamers

Padahal, video game adaptasi superhero dipercaya dapat mendongkrak pertumbuhan penggemar, serta menaikkan nama superhero tersebut apabila dibuat dan direncanakan matang-matang.

Waktu terus berjalan hingga pada era PS3, tepatnya pada tahun 2009 gamers disegarkan dengan game superhero berkualitas yaitu Batman Arkham Asylum yang mampu memberikan gameplay imersif serta cerita yang sangat menggambarkan sang Dark Knight.

Hebatnya lagi, seri Batman Arkham memiliki story arc yang cukup panjang hingga membutuhkan 4 game untuk menyelesaikan ceritanya. Sebuah kasus langka apabila kita bandingkan dengan para game superhero pendahulunya yang sekedar dibuat utuk “kejar setoran”.

Batman Arkham Series Jadi Angin Segar Bagi Gamers Pada Masanya
Batman Arkham Series Jadi Angin Segar Bagi Gamers Pada Masanya

Butuh waktu cukup lama pasca seri Batman Arkham, sampai kita mendapatkan game superhero berkualitas lagi, yaitu Marvel’s Spider-Man besutan Insomniac.

Karena keberhasilan Marvel’s Spider-Man, Sekarang beberapa nama superhero sudah ‘dikapling’ oleh beberapa developer game seperti Iron Man, Wolverine, Captain America, Guardian of the Galaxy, hingga Black Panther.

Kini Superhero Lain Akan Kebagian Jatah Video Game Mereka
Kini Superhero Lain Akan Kebagian Jatah Video Game Mereka

Kali ini, kita akan bedah aspek-aspek yang membuat sebuah game superhero punya Potensi tinggi memuaskan gamers dan para penggemar superhero itu sendiri, dengan referensi dari game-game sebelumnya yang dinilai sukses.

Saya tidak akan mencontohkan game-game superhero yang berbasis Lego. Dikarenakan arah pengembangan game ini lebih ke memasarkan Lego dengan nama superhero sebagai pendukungnya.

Pilihlah Superhero yang akan Diadaptasi Dengan Bijak

Pilih Superhero Yang Akan Diadaptasi Dengan Bijak
Pilih Superhero Yang Bakal Diadaptasi Dengan Bijak

Sebuah game superhero sukses memiliki pola yang sama, menggandeng nama-nama pahlawan super yang namanya sudah sangat populer bahkan di telinga orang awam. Strategi pemilihan ini terus bertahan hingga sekarang.

Teknik ini sudah dipraktekkan oleh Insomniac dan EA. Iron Man dibooking oleh EA yang terkenal lewat debut MCU yang kisahnya ditutup dengan rapi, dan Wolverine yang diambil Insomniac baru hendak memulai karirnya di MCU. Pendapat ini memang agak bertabrakan dengan pendapat saya mengenai game superhero hanya sebatas cash grab dan memanfaatkan hype penggemar.

Namun, apabila game tersebut digarap dengan serius, memikirkan matang-matang mekanik gameplay, hingga storytelling yang menarik, saya yakin stigma buruk mengenai game superhero tersebut akan redup dengan sendirinya seperti saat ini.

Deadpool Juga Sempat Memiliki Video Gamenya Sendiri
Deadpool Juga Sempat Memiliki Video Gamenya Sendiri

Teknik kedua, dengan cara mengadaptasi superhero yang belum begitu populer namun punya potensi apabila ditarik dari komik ke game. Hal ini terjadi pada kasus game Deadpool besutan High Moon Studios. Penokohan superhero penembus fourth Wall ini sangat dikemas bagus sehingga berkesan hanya Deadpool yang bersinar pada game itu.

Gameplay Sang Superhero yang Sesuai Dengan Ekspetasi Fans

Gameplay Superhero Harus Sesuai Dengan Karakteristiknya
Gameplay Superhero Harus Sesuai Dengan Karakteristiknya

Kamu membeli game superhero, tentunya kamu juga berharap gameplay dari game tersebut benar-benar menggambarkan superhero idola kamu dengan sangat akurat. Mulai dari combat, metode travelling yang sesuai dengan karakteristik superhero, hingga penokohan superhero yang kamu mainkan.

Pada poin ini kita akan fokus pada gameplay, terutama combat yang pada game-game superhero di era PS1 serta PS2 kurang diperhatikan karena keterbatasan teknologi serta market gamenya yang tidak fokus ke pasar gamers tulen. Hal ini yang membuat game-game superhero di masa itu kurang memorable bagi kalangan gamers.

Banyak Game Yang Combat Nya Terinspirasi Dari Batman Arkham Series
Banyak Game Yang Combat Nya Terinspirasi Dari Batman Arkham Series

Combat game-game superhero modern terinspirasi oleh Batman Arkham Series, dimana sistem counter serangan musuh pada game ini terasa dinamis. Skenario sang Dark Knight dikeroyok oleh banyak pejahat terasa nikmat ditonton, terutama bila sudah bertarung bersama Robin melakukan combo yang animasinya satisfying.

Mekanik Berayun Dimatangkan Pada Marvels Spider Man
Mekanik Berayun Dimatangkan Pada Marvels Spider Man

Sementara pada game Marvel’s Spider-Man, apa yang membuat Spider-Man begitu ikonik adalah metode bepergiannya yang selalu berayun dari satu gedung ke gedung lainnya. Mekanisme ini menjadi tantangan tersendiri bagi developer game yang hendak menggarap game Spider-Man untuk membuat perjalanan dengan jaring terasa tidak clunky, punya beragam animasi yang tidak monoton, dan bermobilitas tinggi.

Apabila kita melihat lebih jauh lagi, Hulk sempat juga memiliki gamenya sendiri untuk konsol PS2. Dengan gameplay desktruktif dan juga memberikan banyak kebebasan untuk kamu mengamuk sebagai Hulk.

Combat Game Hulk Yang Lebih Brutal Lagi
Combat Game Hulk Yang Lebih Brutal Lagi

Dari poin ini, kita bisa dapat gambaran seperti apa gameplay dari game-game superhero selanjutnya yang akan muncul. Wolverine kemungkinan besar akan fokus pada combo-combo panjang serta grafik dan animasi yang dengan gore kental.

Sementara Iron Man yang sudah diambil oleh EA bisa saja memiliki dua tipe gameplay, pertarungan udara yang seperti layakya game-game pesawat tempur, serta hand to hand combat untuk didarat.

Story Original atau Adaptasi dari Komik?

Cerita Original Vs Adaptasi Komik
Cerita Original Vs Adaptasi Komik

Dua pendekatan ini punya pro dan kontra masing-masing dari perspektif developer. Untuk ‘meta’ zaman sekarang, developer merancang story original mereka sendiri. Tentunya hal ini akan membuat kreatifitas dari sang penulis cerita dan sutradara lebih tinggi dan bebas.

Apabila developer memilih story yang benar-benar berdasarkan dari komik, maka sang penulis dan sutradara harus ekstra hati-hati dalam mengadaptasi story agar sesuai dengan event-event yang terjadi di komik. Banyak penggemar yang mengharapkan untuk bisa mendalami cerita lebih dari dalam komik tersebut. Apabila tidak sesuai, siap-siap mendapatkan hujatan dari fans komiknya.

Namun, kunci dari membuat story game superhero yang bagus menurut saya justru datang dari vibe cerita yang bisa ditangkap secara efektif berdasarkan komiknya. Baik itu story original maupun story adaptasi komik.

Batman Arkham Series Sukses Berkat Cerita Original
Batman Arkham Series Sukses Berkat Cerita Original

Kita bisa ambil contoh lagi dari Batman Arkham Series. Rasa yang dibawakan oleh game ini pada masanya bisa dibilang lebih dark dari filmnya dalam beberapa aspek, terutama dari sisi detektif Batman dan betapa gilanya villain Batman selain Joker.

Sementara pada Marvel’s Spider-Man. Pendekatan Story lebih ke pesan moral dan pembawaan Spidey yang cerewet dan humoris. Namun, pada beberapa babak banyak kejadian-kejadian menyedihkan dijadikan pengembangan karakter dari Spider-Man.

Intinya, Developer harus mampu mengambil sweet spot pembawaan dari cerita yang ditawarkan. Sehingga, cerita tersebut tak terasa kaku dan memang sesuai dengan superhero yang kita kenal selama ini.

Detail-Detail Menarik pada Dunia Gamenya Sebagai Fan Service

Detail Dan Easter Eggs Sering Diburu Gamers
Detail dan Easter Eggs Sering Diburu Gamers

Detail-detail seperti franchise superhero lainnya namun masih di universe yang sama juga bisa memancing audiens untuk memainkannya, detail yang bisa diberikan oleh developer pada dunia game superhero bisa dibilang nyaris tak terbatas.

Mulai dari detail dari villain lain yang sedang melancarkan aksinya di kota yang sama namun ‘belum’ kebagian screen time, detail seputar karakter-karakter minor, side mission sindiran kehidupan nyata, atau sekedar easter egg untuk lucu-lucuan.

Pemburuan detail-detail seperti ini kerap dilakukan oleh para gamers dan penggemar superhero itu sendiri. Hal ini juga didongkrak oleh penggunaan media sosial dimana gamers sering ‘melaporkan’ sesuatu yang aneh, lucu, atau menarik didalam sebuah game.

Meme Spider Man Saling Tunjuk Yang Dibuat Ulang Pada Gamenya
Meme Spider Man Saling Tunjuk Yang Dibuat Ulang Pada Gamenya

Sementara untuk game superhero, salah satu fenomena yang paling populer mengenai pemburuan detail tersembunyi ini, adalah disematkannya meme dua Spider-Man yang saling menunjuk.

Meme ini sangat terkenal hingga Insomniac membuat ulang meme tersebut langsung pada game Marvel’s Spider-Man. Tentunya, jagat maya cukup terkejut dan hype dengan meme tersebut. Mendongkrak lagi penjualan gamenya yang pada saat itu memang sudah tergolong tinggi.

Crossover Dengan Superhero Lain dan Multiverse? Kenapa Tidak?

Multiverse Dan Crossover Sangat Memungkinkan Pada Game Superhero
Multiverse Dan Crossover Sangat Memungkinkan Pada Game Superhero

Sub-genre dari crossover dan Multiverse dewasa ini sangat populer berkat Film-film The Avengers hingga film-film Marvel lainnya pasca kejadian The Avengers: End Game. Meskipun hanya tergolong sub-genre, Tidak ada salahnya bagi developer game untuk mencoba membuat game superhero dengan tema serupa.

Lagi-lagi, Spider-Man kebagian jatah untuk segmen ini. Sang pahlawan laba-laba sempat memiliki game dengan judul Spider-Man Shattered Dimensions pada tahun 2010. Fokus utama cerita berpijak pada 4 varian Spider-Man yang sudah kamu lihat pada film Across the Spider-Verse.

Wolverine Juga Pernah Hadir Pada Salah Satu Game Spider Man
Wolverine Juga Pernah Hadir Pada Salah Satu Game Spider Man

Sementara untuk Crossover, pada Spider-Man Web of Shadow, Wolverine dan Moon Knight sempat hadir pada game tersebut dan ikut andil dalam ceritanya. Bahkan Wolverine menjadi salah satu boss di game tersebut.

Sekali lagi, konsep seperti ini sangat bisa dipakai pada game-game superhero mendatang. Namun dengan risiko akan menjadi hujanan fans apabila tidak dieksekusi dengan baik. Kita sudah lihat contohnya pada game Marvel’s Avengers milik Square Enix yang kurang mendapatkan review baik dari gamers.

Kemungkinan lain, kita bisa menunggu ada satu developer game yang ‘cukup gila’ untuk membuat multiverse superheronya sendiri baik dari dunia Marvel maupun dunia DC. Tentunya, yang seperti ini butuh modal.

Itulah analisa aspek-aspek yang membuat game superhero bisa sukses dipasaran. Bagaimana? Apakah kamu punya penilaian sendiri terhadap genre game satu ini?


Baca pula informasi Gamebrott lain dan kabar-kabar menarik lainnya seputar dunia video game dari saya, Ananda Pratama. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

[Rumor] Game Red Dead Redemption 3 Dalam Pengembangan, Apa Benar?

Game Red Dead Redemption 3 – Rockstar merupakan salah satu developer yang sangat terkenal dan memiliki serial game yang selalu dimainkan oleh para fans seperti Grand Theft Auto dan juga Red Dead Redemption.

Beberapa waktu belakangan ini beredar rumor yang cukup menghebohkan para fans game Rockstar terutama serial game Red Dead Redemption 3. Rumor beredar bahwa bahwa game tersebut kini memasuki waktu pengembangan.

Asal Mula Rumor Game Red Dead Redemption 3 Dalam Pengembangan

Asal Rumor Game Red Dead Redemption 3 Dari Twitter
Asal Rumor Game Red Dead Redemption 3 Dari Twitter

Rumor ini berasal dari Akun Twitter dengan nama pengguna MyTimeToShineH yang merupakan leaker dari film – film Marvel. Dirinya mengatakan bahwa game tersebut resmi dalam pengembangan.

Namun dirinya tidak memberi sumber ataupun menjelaskan apapun secara detil mengenai informasi ini. Berdasarkan riwayatnya, akun twitter ini cukup akurat memberikan bocoran perihal film – film Marvel.

Sumber lainnya mengenai Rumor ini juga berasal dari beberapa situs yang mengatakan bahwa Red Dead Redemption 3 telah dikonfirmasi oleh induk perusahaan Rockstar yaitu Take Two Interactive.

Rumor Game Red Dead Redemption 3 Merupakan Kesalahan Informasi?

Rumor Adalah Sebuah Misinformasi
Rumor Adalah Sebuah Misinformasi

Rumor ini cukup aktif dibahas pada forum Reddit dimana beberapa Redditor menanggapi kejelasan rumor yang beredar. Salah satu pengguna Reddit menjelaskan bahwa hal ini adalah sebuah misinformasi.

Redditor dengan nama pengguna RedOcean7 ini menjelaskan bahwa rumor ini beredar karena interview petinggi Take Two Interactive, Strauss Zelnick pada tahun 2021 lalu mengenai GTA dan juga RDR.

Pada interview tersebut, Zelnick menjelaskan bahwa dirinya dapat melihat Serial Red Dead dapat berlanjut di masa depan karena kesuksesan seri tersebut. Dan beberapa pihak menangkap pernyataan elnick sebagai konfirmasi bahwa RDR3 telah dikerjakan.

Zelnick sendiri hanya menjelaskan kemungkinan untuk seri ini terbuka namun tidak mengatakan atau menyebutkan konfirmasi bahwa game sedang dikerjakan. RedOcean7 juga menjelaskan bahwa yang menyebarkan rumor hanya ikut – ikutan dan berspekulasi terlalu cepat.

Menurutnya juga, banyak orang berpikir bahwa apa yang dikatakan Zelnick adalah pernyataan resmi atau konfirmasi yang pasti, namun faktanya ini hanya sebuah kemungkinan saja. Petinggi perusahaan selalu mengatakan hal tersebut setiap waktu dan bukan sesuatu yang menghebohkan.

Komentar RedOcean7 ini juga direspon oleh banyak netizen yang setuju bahwa hal ini merupakan sebuah Game of Telephone dimana informasi menjadi berubah total setelah berpindah berkali – kali.

Saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari Rockstar maupun Take Two Interactive mengenai status game Red Dead Redemption 3. Namun memang kemungkinan untuk game selanjutnya masih terbuka di masa depan nanti.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Red Dead Redemption atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Muncul Notifikasi Personalized Ads di Google Chrome yang Buat Panik, Ada Apa?

Masalah keamanan data memang bukan sesuatu yang bisa dikatakan sepele. Setelah data milik pribadi tersebar di internet, kita sudah tidak punya kuasa apapun atas penggunaannya. Hal inilah yang sebenarnya banyak jadi kekhawatiran netizen.

Berbicara tentang privasi data, ada banyak yang sebenarnya bisa dikoleksi oleh peramban seperti Google Chrome tentang preferensi seorang user. Mulai dari riwayat browsing hingga data tersebut bisa digunakan sebagai iklan tertarget.

Muncul Notifikasi Personalized Ads di Google Chrome yang Buat Panik

Personalized Ads Di Google Chrome
Muncul notifikasi yang diluar dugaan

Melansir dari MsPowerUser, Google Chrome baru-baru ini memunculkan sebuah notifikasi baru yang mengisyaratkan kalau mereka akan mengoleksi data riwayat browsing pengguna untuk digunakan sebagai iklan tertarget atau personalized ads.

Notifikasi berjudul Enhanced ad privacy in Chrome tersebut akan mengoleksi topik minat pengguna selama browsing beberapa minggu terakhir. Chrome dikabarkan juga akan membagikan 3 topik yang menjadi profil iklan tertarget pengguna sembari merahasiakan identitas pengguna.

personalized ads di google chrome
Enhanced ad privacy di Chrome

Browser tersebut juga dikabarkan akan menghapus data yang sudah berumur lebih dari 4 minggu dan setiap pengguna melakukan browsing, akan muncul topik baru sesuai dengan apa yang dicari pengguna.

Tidak Ingin Di-Tracking? Ikuti Cara Ini

personalized ads di google chrome
Cara agar tidak di-tracking

Tentu beberapa pengguna merasa tidak nyaman dan tidak ingin di-tracking datanya oleh sebuah korporasi. Tapi, ternyata ada cara yang bisa dilakukan kalau tidak ingin mendapatkan iklan tertarget.

Cara untuk menghentikan Google Chrome memunculkan iklan sesuai riwayat browsing adalah sebagai berikut: Pertama kalian buka Settings pada Google Chrome lalu pilih Privacy and Security. Setelah itu pilih Ad privacy dan pada toggle bagian Ad topic, geser ke arah kiri atau sampai tidak berwarna biru lagi.

Dengan cara seperti itu kalian sudah tidak lagi mendapatkan iklan tertarget karena Chrome tidak lagi memakai riwayat browsing kalian. Bagaimana menurut kalian soal ini? Kalau mau rekomendasi peramban selain Chrome, bisa cek artikel yang ini, brott.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Game Dying Light 2 Terkena Review Bomb, Ada Apa?

Beberapa bulan lalu, Tencent mengakuisisi Techland yang merupakan developer dibalik game survival zombie apocalypse Dying Light 2: Stay Human. Dan kali ini, game tersebut memberikan update yang cukup kontroversial.

Update yang diberikan game Dying Light 2: Stay Human ini membuat para pemain memberikan review bomb negatif terhadap game tersebut. Namun, apa yang ada pada update terbaru sehingga game ini terkena review bomb?

Game Dying Light 2 Terkena Review Bomb, Dianggap Pay-to-Win?

Dapat Review Bomb Dari Para Fans
Dapat Review Bomb Dari Para Fans

Jika berbicara game Pay-to-Win, tentunya hal ini identik dengan game – game online yang membuka store dimana pemain dapat membeli item in-game yang sangat over powered dibanding item pada umumnya.

Dan ya, pada Update yang diberi nama Summertime Update pada game Dying Light 2, Techland memberikan fitur yang sepertinya tidak diterima oleh para gamer terutama fans game ini, yaitu Premium Currency.

Microtransactions sendiri bukan hal yang baru pada seri ini. Pada game sebelumnya, game tersebut menawarkan beberapa bundle yang dapat dibeli oleh para pemain. Namun bedanya, bundle tersebut dapat dibeli melalui store online dimana game tersebut juga dibeli menggunakan mata uang asli.

Berbeda dari sebelumnya, Techland mengatakan pada FAQ mereka bahwa mata uang yang disebut DL Points ini adalah cara langsung untuk pemain membeli bundle tanpa harus keluar dari game dan mempermudah akses para pemain.

Tentunya respon para pemain cukup buruk sehingga game terkena review bomb langsung. Terlihat bahwa selama ini, review game Dying Light 2 di Steam adalah Mostly Positive, namun pada bagian Recent Review, game ini mendapat review mixed.

Banyak pemain mengeluhkan fitur ini karena dengan adanya premium currency, Techland terkesan rakus dan ingin mendapatkan keuntungan yang sangat cepat. Para pemain sepertinya cukup kecewa pada bagian recent review ini.

Techland Hadiahi 500 DL Points untuk pemain, Tak bisa Belanja Item?

Dl Points Mata Uang Premium Game Dying Light 2
Dl Points Mata Uang Premium Game Dying Light 2

Hal lainnya yang cukup mengecewakan pemain adalah hadiah yang diberikan oleh game ini yaitu premium Currency sebanyak 500 DL Points untuk para pemain yang harus diklaim sebelum tanggal 7 Oktober.

Sayangnya, hadiah tersebut tidak cukup untuk membeli hal – hal yang bagus. Permasalahan menurut pemain adalah, pembelian terkecil untuk DL Points adalah 500 point seharga 5 dollar. Namun bundle memiliki harga rata – rata di 550.

Sebelum DL Points ini ada, pemain cukup mengeluarkan 6 Dollar US saja untuk membelinya. Namun kini pemain harus membeli DL Points sebesar 10 Dollar terlebih dahulu untuk dapat membeli bundle.

Tidak sedikit pemain yang kecewa dengan hal ini dan hal tersebut terbukti dengan review mixed yang hadir pada halaman steam. Techland sendiri mengatakan bahwa kekecewaan ini terjadi karena harga dari bundle yang membuat DL points menjadi tersisa dan tak terpakai.

Pihak studio ini juga menjelaskan mereka sedang mengerjakan solusi yang nantinya akan diberikan kepada komunitas. Dan hal ini membutuhkan waktu karena developer harus mengerjakan ulang sistemnya.

Hal baiknya pada update ini adalah Game Dying Light 2 kini telah mendapat banyak perbaikan bug. Dan sepertinya pemain cukup senang dengan perbaikan – perbaikan yang diberikan.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Dying Light 2 atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Meta Luncurkan WhatsApp Channels Secara Global, Seperti Apa Fungsinya?

Setelah sempat rilis lebih dulu di beberapa negara, akhirnya WhatsApp Channels kini diluncurkan secara global. Fitur terbaru untuk aplikasi perpesanan instan Meta ini merupakan sebuah penambahan fitur yang asyik bagi mereka yang ingin mengikuti update resmi dari organisasi/individu kesayangan mereka.

Fitur yang kini hadir secara resmi untuk global akan dibagikan secara bertahap hingga semua konsumen dapatkan beberapa minggu kedepan. Tapi, sebenarnya apa sih WhatsApp Channels itu?

WhatsApp Channels Rilis Secara Global

whatsapp channels
Tampilan Channels

Melalui media sosial resmi Mark Zuckerberg, pria pemilik Meta ini mengumumkan kalau fitur WhatsApp Channels kini hadir secara global. Fitur baru ini merupakan cara untuk pengguna mendapatkan update dari orang atau organisasi yang mereka ikuti.

Fitur Channels ini nantinya akan punya tab terpisah dan pengguna lain tidak akan bisa melihat Channels apa saja yang sudah kalian follow. Adapun informasi privasi pengguna seperti nomor telepon dan lain sebagainya tidak akan bisa dilihat oleh admin maupun follower Channels lainnya.

whatsapp channels
Follower bisa balas dengan emoji

Sejatinya fitur Channels ini memang diberikan sebagai salah satu cara untuk berbagi update dengan khalayak ramai. Otomatis tentu komunikasi disana hanya terjadi secara sepihak saja. Tapi tenang, follower di suatu Channels masih bisa memberikan react berupa emoji pada post Channels.

Sudah Lebih Dulu Rilis Dibeberapa Negara Sejak Juni

Whatsapp Channel
Sudah lebih dulu rilis di beberapa negara

Awalnya fitur ini sudah terlebih dulu hadir di beberapa negara seperti Singapura dan Kolombia pada bulan Juni lalu. Meta lalu melakukan ekspansi fitur ini secara bertahan di 150 negara pada bulan Juli.

Untuk saat ini, Meta masih membatasi individu untuk membuat Channels sendiri. Namun, mereka juga membuka peluang agar individu juga bisa punya kanal sendiri kedepannya. Bagaimana menurut kalian soal ini brott? Apakah kalian termasuk salah satu yang senang akan hadirnya fitur ini di WhatsApp?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Kebijakan Unity Kini Beratkan Store Platform, Apa Benar?

Kebijakan Unity yang diumumkan kemarin yaitu mengenai perubahan sistem serta adanya Unity Runtime Fee tentunya membuat para developer protes. Dan protes ini datang dalam berbagai bentuk.

Pihak Unity sendiri telah menjelaskan beberapa waktu lalu perihal kebijakan ini. Namun sepertinya ada beberapa perubahan terkait pembayaran Runtime Fee ini. Dikabarkan bahwa kini yang dibebani adalah PlayStation, Xbox, Nintendo dan Store Platform lainnya. Apa Benar?

Kebijakan Unity Beratkan Entitas yang Mendistribusikan Game

Kebijakan Unity Beratkan Entitas Terkait
Kebijakan Unity Beratkan Entitas Terkait

Beberapa developer menganggap bahwa Unity membebani mereka dengan Runtime Fee ini. Dan berdasarkan FAQ dari engine ini sendiri, Biaya tersebut akan dibebankan kepada Entitas yang mendistribusikan game tersebut.

Dan tentunya hal ini membuat berbagai penafsiran. Mulai dari sang Developer, Publisher, bahkan Store platform miliki PlayStation, Xbox, Nintendo, Epic, maupun Steam juga terkena dampaknya.

Namun jika ditelaah lebih dalam lagi, sebenarnya pihak store platform ini tidak terkena biaya karena mereka hanya meletak game terkait pada halaman toko saja. Yang mendistribusikan tentunya tetap sang Publisher ataupun Developer jika tidak memiliki publisher.

Jadi Entitas yang dimaksud disini adalah pihak yang mendistribusikan saja. Namun, apakah PlayStation, Xbox, ataupun Nintendo tidak terkena dampaknya? Hal ini hanya berdampak kepada pihak – pihak tersebut jika game first party yang mereka miliki menggunakan Engine tersebut.

Hal ini juga berlaku kepada penyedia langganan seperti PlayStation+, Game Pass, Nintendo Switch Online yang memasukkan game – game dengan engine unity kedalam langganan mereka. Pihak penyedia langganan akan dibebani biaya runtime fee tersebut jika game diinstall melalui platform langganan terkait.

Dampaknya Kepada Industri Game Sangat Besar

Dampak Yang Diakibatkan Kebijakan Sangat Besar
Dampak Yang Diakibatkan Kebijakan Sangat Besar

Para penyedia Langganan yang menyediakan game – game dengan engine Unity saat ini masih belum memberikan penjelasan mengenai kebijakan terbaru ini. Namun beberapa Developer kini berpikir beberapa kemungkinan.

Dengan kebijakan terbaru ini, para penyedia langganan mungkin akan berpikir dua kali untuk memasukkan game – game yang dikembangkan dengan engine tersebut. Dan hal ini berdampak besar kepada pengembang indie yang menggunakan Engine Unity.

Bahkan publisher sekelas Develover Digital yang terkenal blak – blakan kini mengatakan bahwa jika ada developer yang memberikan pitch game kepada mereka, diharapkan untuk mencantumkan engine yang digunakan karena hal tersebut merupakan informasi yang sangat penting.

Masih belum ada penjelasan secara detil dari pihak engine tersebut mengenai siapa entitas yang dimaksud dalam hal ini. Namun pastinya jika developer yang menggunakan engine ini tidak memiliki publisher, maka kemungkinan besar developer sendiri lah yang akan menanggungnya.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Unity atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]