Yoshi-P Rencanakan Adaptasi Anime Final Fantasy 14 atau TV Seriesnya

Tidak sedikit fenomena sebuah video game merambah ke kancah hiburan animasi atau TV series, begitu pula sebaliknya. Khususnya jika game – game tersebut sudah memiliki nama dan popularitas yang tinggi; hanya menghitung waktu sampai pengumuman pelebaran sayapnya ke animasi atau film.

Naoki Yoshida atau yang dikenal sebagai “Yoshi-P” baru – baru ini membagikan idenya untuk membuat adaptasi anime Final Fantasy 14. Mengingat FF 14 sudah berusia lebih dari 10 tahun, maka penggemar juga ikut tertarik mencari tahu apakah developer miliki niatan untuk mengembangkan FF 14 di luar dunia video game.

Yoshi-P Ungkap Ide untuk Adaptasi Anime Final Fantasy 14

adaptasi anime final fantasy 14
Rencanakan ada adaptasi animenya

Dalam wawancara Yoshi-P dengan Famitsu, ia ungkapkan adanya kemungkinan untuk membuat animasi atau TV series dari Final Fantasy 14. Yoshi-P mengatakan bahwa ia terbuka dengan ide tersebut dan mungkin akan ia wujudkan.

Namun, tentu ide tersebut belum bisa ia realisasikan dalam waktu dekat. Sebab, Yoshi-P sendiri saat ini memegang posisi yang cukup banyak di Square Enix. Selain menjadi director FF 14, dia juga merupakan Head of Creative Business Unit III yang bertanggung jawab untuk Final Fantasy 16, sekaligus menjadi bagian dari Final Fantasy Committee.

adaptasi anime final fantasy 14
Image 2 4

Untungnya, Yoshida tampak tidak sepenuhnya ‘menutup harapan’ kemungkinan adanya anime Final Fantasy 14. Ia membagikan bahwa dia dan tim sudah memiliki beberapa pertanyaan dan rencana untuk proyek tersebut. Meskipun tidak dalam waktu dekat, ia memastikan penggemar bahwa Square Enix akan memberikan sesuatu yang “solid quality”.

Jadi untuk saat ini, pemain bisa menikmati hasil kerja keras Yoshida dan tim di Final Fantasy 14 dan 16.

Yoshi-P Ingin Luncurkan 3 Expansion Final Fantasy 14 Sebelum Menginjak 60 Tahun

expansion final fantasy 14

Meskipun telah berusia 10 tahun, Final Fantasy 14 masih menjadi judul Square Enix yang sukses untuk kategori game MMO. Semua berkat kerjasama producer dan director, Naoki Yoshida, dengan rekan timnya sehingga FF 14 dapat mencapai ekspektasi.

Dan baru – baru ini, Square Enix adakan Final Fantasy 14 FanFest tahunannya; sebuah event untuk penggemar MMO agar dapat berkumpul dan merayakan game ini. Dan melalui acara ini, Square Enix juga beri pengumuman besar dimana Yoshi-P ingin luncurkan 3 expansion Final Fantasy 14.

Yuk kita simak penjelasan Yoshi-P ke artikel ini!


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita Game atau artikel lainnya dari Sofie Diana. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com

Take-Two Ogah Garap Adaptasi Film Red Dead Redemption

Adaptasi Film Red Dead Redemption – Sederetan game-game Rockstar memang sering kali dikenal melalui kepopulerannya. Hampir setiap gamenya mampu meraih kesuksesan berkat dunia open world yang detail serta yang utama yakni narasi cerita yang unik dan inovatif.

Belakangan ini tren adaptasi game menjadi film dan serial TV memang semakin populer. Fans pun berharap bahwa game Rockstar seperti Red Dead Redemption mendapat perlakuan yang sama. Sayangnya, pihak Take-Two justru menolak untuk menggarap game Rockstar menjadi film ataupun serial TV.

Take-Two Tidak Tertarik Membuat Adaptasi Film Red Dead Redemption

Adaptasi Film Red Dead Redemption 1
Take-Two Tidak Tertarik Membuat Adaptasi Film Red Dead Redemption

Melalui konferensi earning call perusahaan, Strauss Zelnick berikan tanggapannya mengenai adaptasi film dari Red Dead Redemption atau game Rockstar lainnya. Ia pun merespon bahwa perusahaan memilih untuk melakukan pendekatan selektif sehingga adaptasi hanya akan terjadi apabila ada peluang secara bisnis.

Sang CEO kemudian melanjutlan bahwa adaptasi film maupun serial TV adalah hal yang beresiko dalam sudut pandang ekonomi. Meski terdapat adaptasi yang sukses seperti The Last of Us dan The Super Mario Bros. Movie, namun kedua projek tersebut tidak menutup banyaknya kegagalan berbagai adaptasi sebelumnya.

Adaptasi Film Red Dead Redemption 2
Arthur Morgan – Red Dead Redemption 2

Perlu diketahui juga bahwa Strauss Zelnick sendiri pernah menduduki posisi sebagai CEO dari studio penggarap film ternama yakni 20th Century Fox di tahun 1989-1993. Sehingga tak heran apabila langkah yang diambil cukup meyakinkan melalui pengalamannya di bidang perfilman.

Aktor Jack Black Justru Ingin RDR Diadaptasi Jadi Film

Adaptasi Film Red Dead Redemption 3
Aktor Jack Black Justru Ingin RDR Diadaptasi Jadi Film

Berbeda dengan pendapat Strauss Zelnick, aktor ternama Jack Black justru menginginkan adaptasi film Red Dead Redemption dapat terealisasi. Menurutnya, narasi cerita game tersebut justru lebih baik dari The Last of Us yang kini sudah mendapatkan adaptasi serial TV.

Jack Black sendiri juga sebelumnya terlibat melalui film The Super Mario Bros. Movie yang berhasil dinobatkan sebagai film animasi adaptasi game tersukses. Sehingga tak heran apabila dirinya berharap RDR juga mampu mencapai kesuksesan yang sama melalui adaptasi film ataupun serial TV.

Meski begitu, dari sudut pandang Rockstar, saat ini mereka juga tengah disibukan dengan perilisan port game Red Dead Redemption 1 di platform PS4 dan Nintendo Switch yang tuai banyak kritikan. Belum lagi projek paling diantisipasi gamer yakni GTA 6 yang kini masih dalam tahap pengembangan. Sehingga kemungkinan rencana adaptasi film memang belum dapat dijadikan prioritas untuk saat ini.


Baca juga artikel-artikel Gamebrott lainnya terkait Red Dead Redemption serta berita terkini lainnya dari Lauda Ifram. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Game Delta Force Baru Bakal Adaptasi Film Black Hawk Down

Game Delta Force Baru — Meski tidak sepopuler Call of Duty dan Battlefield, namun kehadiran seri Delta Force tetap menjadi salah satu penyumbang game tema perang yang masih dikenang oleh gamer lawas. Hingga kini, seri Delta Force sendiri sudah berhasil membuahkan 9 judul game semenjak pertama kali rilis di tahun 1998 lalu.

Meski sempat absen dalam beberapa tahun terakhir, kini Delta Force siap untuk berlanjut melalui game terbarunya yang siap rilis tahun depan. Uniknya lagi, kehadiran game memiliki mode campaign yang terinspirasi dari salah satu film perang ternama bertajuk Black Hawk Down.

Game Delta Force Baru Diumumkan, Bakal Kembali Adaptasi Film Black Hawk Down

Perusahaan naungan Tencent yakni TiMi Studio Group baru saja resmi mengumumkan game terbarunya yang merupakan reboot dari game FPS klasik bertajuk Delta Force: Hawk Ops. Game bakal rilis secara Free-To-Play dan menyediakan fitur cross-platform melalui PlayStation, Xbox, PC hingga perangkat mobile Android dan iOS.

Game Delta Force Baru 1
Delta Force: Hawk Ops

Bukan hanya mode multiplayer, namun game juga akan menghadirkan mode campaign single player. Melalui wawancaranya dengan IGN, Shadow Gao selaku produser menyatakan bahwa mode campaign nantinya akan mengadaptasi film ternama garapan Ridley Scott yakni Black Hawk Down.

Tim developer dikatakan juga telah melakukan research terhadap film demi menyajikan pengalaman yang autentik dan imersif. Bukan hanya dari film, namun proses penggarapan juga mempelajari kejadian sungguhan dari kisah Black Hawk Down yang diangkat berdasarkan kisah nyata.

Menariknya lagi, ini bukanlah pertama kali game Delta Force mengadaptasi film Black Hawk Down. Game sebelumnya yang digarap oleh NovaLogic rilisan tahun 2003 juga bertajuk Delta Force: Black Hawk Down dan versi ekspansinya Delta Force: Black Hawk Down – Team Sabre turut mengadaptasi film yang sama.

Bakal Ada Informasi Lebih Banyak di Gamescom 2023

Saat ini, pengumuman game hanya sekedar trailer berdurasi pendek dengan informasi yang masih cukup minim. Namun, developer berjanji akan mengemukakan lebih banyak informasi lainnya melalui penyelenggaraan event Gamescom 2023 yang berlangsung mulai 23 Agustus hingga 27 Agustus mendatang.

Game Delta Force Baru 2
Gamescom 2023

Kehadiran gamenya sendiri menggoda fans dengan pertempuran perang di medan yang cukup luas. Tak hanya sebagai tentara bersenjata, namun pemain juga dapat menjalankan sejumlah kendaraan seperti tank, helikopter, mobil Jeep, pesawat jet dan masih banyak lagi.

Berdasarkan informasi tersebut, kehadiran game dapat dikatakan cukup serupa dengan Battlefield 2042. Yang mana sebelumnya mendapat reputasi buruk di kalangan para gamer berkat berbagai problema. Sehingga tak menutup kemungkinan apabila seri Delta Force kedepannya mampu menggantikan kepopuleran seri Battelfield.


Baca juga artikel-artikel lainnya terkait Delta Force serta berita terkini lainnya dari Lauda Ifram. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Capcom Umumkan Adaptasi Serial Anime Devil May Cry Baru

Sudah sekitar empat tahun berlalu semenjak seri Devil May Cry yang kelima meluncur. Fans tentu bertanya-tanya apakah seri game hack and slash besutan Capcom tersebut akan mendapatkan kelanjutannya.

Walau tidak bisa dipungkiri bahwa Capcom sendiri agaknya tengah sibuk dengan franchise Resident Evil dan beberapa proyek lain, baru-baru ini sang developer tetiba umumkan adaptasi anime Devil May Cry baru yang akan tayang dalam format serial televisi di Netflix.

Tanpa berlama-lama, kamu bisa cek video teaser-nya di bawah ini.

Sebagai informasi tambahan, pengumuman ini merupakan bagian dari acara livestream Netflix DROP 01, di mana mereka pamerkan ragam tayangan animasi yang akan hadir di Netflix pada waktu mendatang.

Tidak dijelaskan apakah adaptasi anime Devil May Cry ini akan mengambil alur cerita dari game-gamenya atau membawakan sesuatu yang baru akan petualangan Dante sebagai Devil Hunter. Namun jika dilihat dari desain di teaser-nya, agaknya fans bisa mengekspektasikan aksi Dante muda seperti di gamenya yang ketiga.

Lebih lanjut, adaptasi animasi Devil May Cry ini ditangani oleh Studio Mir. Beberapa portofolio studio asal Korea Selatan tersebut meliputi Legend of Korra, The Boondocks, Dota: Dragon’s Blood, The Witcher: Nightmare of the Wolf, serta yang populer baru-baru ini berkat karakter tomboynya — Lois Lane di My Adventures With Superman.

Lois Lane My Adventures With Superman
Lois Lane di My Adventures With Superman (via DC Entertainment)

Belum diungkapkan tanggal pasti penayangan adaptasi anime Devil May Cry tersebut, namun dikabarkan serial televisinya ini akan miliki delapan episode dan kemungkinan besar tayang secara ekslusif di Netflix.


Baca juga informasi menarik lainnya terkait Devil May Cry atau artikel keren lainnya dari Andy Julianto. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

ConcernedApe Ingin Adaptasi Film Stardew Valley Dibuat oleh Ghibli

Adaptasi Film Stardew Valley — Adaptasi film yang diangkat dari game bukan lagi sebuah fenomena asing, namun kabarnya akan selalu dinanti-nantikan oleh banyak gamer. Sejauh ini, sudah banyak franchise game yang mendapatkan adaptasi film seperti Uncharted, Gran Turismo, dan lain sebagainya.

Kali ini, giliran ConcernedApe a.k.a Eric Barone yang mendapat pertanyaan serupa tentang adaptasi film Stardew Valley. Yuk simak jawabannya!

ConcernedApe Tak Keberatan Jika Adaptasi Film Stardew Valley Dibuat oleh Ghibli

ConcernedApe Ingin Adaptasi Film Stardew Valley Dibuat oleh Ghibli

Dilansir dari wawancara bersama IGN, Eric Barone a.k.a ConcernedApe ungkapkan lebih banyak mengenai Stardew Valley. Dia menjelaskan bahwa dia benar – benar menjaga karyanya ini dengan baik disamping popularitasnya.

Oleh sebab betapa protektifnya dia terhadap Stardew Valley, ia mengatakan bahwa adaptasi film Stardew tidak boleh sembarangan dibuat. Alasan utamanya adalah dia merasa riskan terhadap Intelectual Property (IP) Stardew Valley.

Developer Ingin Adaptasi Film Stardew Valley Dibuat oleh Ghibli
Studio Ghibli

Namun, developer beri pengecualian apabila yang menghampirinya adalah Studio Ghibli. Seperti yang kita tahu, Studio Ghibli sudah sangat berpengalaman dalam mengemas sebuah animasi dan film.

Studio Ghibli ini identik dengan filmnya yang mengandung unsur-unsur provokatif, imajinatif, emosional. Maka, tak heran film-filmnya selalu berhasil menuai pujian dari seluruh dunia.

Jika Studio Ghibli datang padaku, aku mungkin akan mengatakan okay, ayo lakukan.” tuturnya sambil terkekeh. Tampaknya developer yang satu ini sudah menaruh percaya yang tinggi kepada Studio Ghibli.

Selain Studio Ghibli, ConcernedApe Juga Setuju Jika David Lynch yang Menggarap Filmnya

Developer Ingin Adaptasi Film Stardew Valley Dibuat oleh Ghibli
David Lynch

Selain Studio Ghibli, Barone juga beri pengecualian untuk David Lynch. Sebagai informasi, David Lynch adalah seorang sutradara dan produser asal Amerika Serikat. Telah berkarir sejak 1966 dan berhasil membawa pulang penghargaan Academy Award sebagai sutradara terbaik.

Film-film garapan Lynch ini kerap membawa tema surealisme yang dibalut dengan atmosfir kelam dan penuh teka – teki. Adapun karya – karyanya adalah Mulholland Drive, Blue Velvet, Eraserhead, dan masih banyak lagi.

Apabila David Lynch menghampiriku dan ingin membuat film Stardew Valley, aku juga akan mengizinkan,” tambah Barone dalam wawancaranya. Dari dua nama studio dan sutradara yang ia sebutkan, apakah kalian sudah dapat gambaran Barone ingin filmnya dibuat seperti apa?

Bila Sungguhan, Developer Ingin Terlibat Langsung

Developer Ingin Adaptasi Film Stardew Valley Dibuat oleh Ghibli
ConcernedApe juga akan ikut andil

Dalam wawancara tersebut, memang tidak dijelaskan apakah sungguhan Stardew Valley akan dapatkan adaptasi film. Namun, dari jawaban Barone, rasanya kita sudah bisa menarik kesimpulan bahwa situasinya: “kalau beneran dibuat”.

Jika memang adaptasi film Stardew Valley sungguhan dibuat, ConcernedApe tegaskan bahwa dia ingin terlibat langsung ke dalam pembuatannya. Selain karena alasan keamanan Intelectual Property, developer juga ungkap alasan lain.

Menurutnya, tentu bakal jadi kesempatan yang keren banget untuk membuat Stardew Valley menjadi film. Namunn, dia merasa riskan apabila memberikan voice acting untuk karakter di dalam gamenya dan membuat mereka bergerak semau mereka.

Bagaimana menurut kalian, brott? Bagikan pendapat kalian di kolom komentar, ya!


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Stardew Valley atau artikel lainnya dari Sofie Diana. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com