Surat Permohonan Maaf Lord of The Rings Gollum Dikabarkan Ditulis Oleh AI


Meskipun sebelumnya game ini diundur demi memoles agar menjadi lebih baik, ternyata Lord of the Rings: Gollum masuk kedalam jajaran game dengan review terburuk di tahun 2023.

Surat permohonan maaf Lord of The Rings Gollum ditulis oleh Daedalic Entertainment karena kualitas teknis game yang cukup bermasalah. Daedalic sendiri mengatakan bahwa mereka akan melakukan update agar game dapat dinikmati.

Surat Permohonan Maaf Lord of The Rings Gollum Dibuat oleh AI?

Surat Ditulis Oleh Ai
Surat Ditulis Oleh Ai

Kini, mantan anggota dari studio Daedalic telah muncul dan memberikan informasi yang cukup mengagetkan. Mantan anggota ini memberi klaim bahwa surat tersebut dibuat oleh A.I dan tim yang membuat game tersebut sudah tahu bahwa game akan gagal.

Informasi ini didapat dari interview berbahasa jerman oleh GameTwo. Pada interview tersebut, mantan karyawan dari Daedalic Entertainment berbicara tentang apapun yang salah pada pengembangan game tersebut.

Mereka memberi klaim bahwa Daedalic sendiri tidak tahu perihal surat permohonan maaf sebelum surat beredar dan publisher Nacon yang bertanggung jawab dengan perilisan surat tersebut.

Selain itu, Akun Twitter dengan nama Knoebel memberikan beberapa bukti bahwa surat tersebut dibuat menggunakan A.I. Beberapa karyawan yang tak disebutkan namanya memberikan konfirmasi bahwa hal tersebut adalah benar.

Dan ketika di tes oleh pengguna Twitter dengan nama Underdrill, hasil penulisan ChatGPT untuk surat permohonan maaf yang ia buat sangat mirip dengan yang dibuat oleh Daedalic Entertainment.

Pada interview GameTwo juga, mantan developer ini memberikan informasi mengenai biaya pengembangan game Gollum yaitu hanya sekitar 15 Juta Euro. Angka tersebut sangat jauh dibawah standar biaya pengembangan game AAA.

Tim Pengembang Tak Bisa Sulap Game dengan Biaya Terbatas

Tak Bisa Sulap Jika Tak Ada Dana
Tak Bisa Sulap Jika Tak Ada Dana

Selanjutnya, mantan anggota tim pengembangan Daedalic Entertainment ini juga menjelaskan alasan – alasan mengapa game tersebut menjadi sangat buruk dan jauh dibawah ekspektasi gamer.

“Banyak orang yang mengerjakan game tersebut merupakan developer dengan pengalaman 10, 15, 20 tahun, dan mereka sangat bagus Namun mereka tidak dapat menyulap game karena mereka tidak mendapatkan dana yang cukup”, ungkap mantan Senior Developer Daedalic, Paul Schulze.

“Kamu tidak dapat melempar lebih banyak ke hal tersebut, bertahan untuk tahun kedepannya, dan semua akan baik – baik saja. Hal ini tidak realistis karena game dibawahnya tidak begitu”, lanjutnya.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait The Lord of the Rings Gollum atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *