Di Tahun 2023, Windows 10 Terbukti Masih Jadi Favorit Gamer


Setelah melayani selama kurang lebih delapan tahun lamanya, Windows 10 terbukti masih jadi favorit para gamer ketimbang sistem operasi yang lebih baru. Tentunya akan menarik bila kita ulik apa saja alasan mengapa mayoritas gamer lebih menyukai sistem operasi satu ini.

Windows 10 Terbukti Masih Difavoritkan Gamer

Ketenaran dari sistem operasi atau OS Windows 10 yang resmi meluncur pada tahun 2015 silam tampaknya sangat sulit untuk dikalahkan. Bahkan, delapan tahun setelahnya pun, OS ini masih saja banyak digunakan dan dibuat versi kustomnya untuk memenuhi kebutuhan para user, terutama gamer.

Data Os Favorit Statcounter 2023
Masih mendominasi OS lainnya di pasaran

Mengintip data yang dikumpulkan oleh StatCounter, dominasi Windows 10 terbukti jauh di atas OS lainnya, termasuk di antaranya Windows 11, Windows 7, Windows 8. Di bulan September saja, Windows 10 masih memimpin pasar dengan jumlah pemakaian di kisaran 71.62% jauh tinggalkan Windows 11 yang hanya duduk di 23.64%.

Market Windows 11 Hanya 20 Persen
Windows 11 hanya bisa menembus 20%

Bila dihitung, selisih sebesar 47.98% tersebut tentunya sangatlah besar. Alhasil, dapat kita simpulkan bahwa Windows 11 jarang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk menjalankan game.

Belum lagi bila kita harus memasukkan faktor bug dan sejumlah masalah lainnya, yang tentunya akan semakin membuat para gamer semakin enggan untuk mengadopsi sistem operasi terbaru dari Microsoft.

Disukai Gamer karena Lebih Ramah Spesifikasinya

Berbicara alasan di balik Windows 10 terbukti masih jadi favorit para gamer di tahun 2023 ini tampaknya dikarenakan spesifikasi yang diminta jauh lebih ramah ketimbang sistem operasi terbarunya.

Minimal Spesifikasi Windows 10 Lebih Bersahabat
Jauh lebih disukai gamer karena empat kali lebih ringan

Hal ini sangat bisa diterima dan masuk akal, dikarenakan tidak semua gamer pasti memiliki PC baik itu komputer desktop maupun laptop dengan spesifikasi kekinian. Bila para gamer gegabah menjajal Windows 11, kemungkinan akan berakhir dengan penyesalan alih-alih mendapat sejumlah peningkatan.

Tampaknya Microsoft ke depannya harus benar-benar lebih jeli dalam menentukan standar spesifikasi supaya OS berikutnya tidak berakhir seperti ini sih, brott.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *